Google SGE (search generative experience) AI adalah topik yang hangat di dunia SEO sekarang ini.

Perkembangannya sering dipantau oleh praktisi SEO karena teknologi ini bisa mengubah bagaimana perilaku user dalam menggunakan mesin pencari.

Baru-baru ini, ada kabar bahwa Google mulai mengetes SGE (search generative experience) dengan cara mengeset fitur ini pada pengguna Google di Amerika Serikat, bahkan pada pengguna yang tidak memilih untuk menggunakan fitur Google SGE di labs.

Apa saja yang perlu diketahui oleh update ini? Simak selengkapnya di artikel ini.

Baru Tersedia di Amerika Serikat

Sampai saat ini, Google SGE baru tersedia di Amerika Serikat saja untuk user yang tidak memilih untuk mengaktifkannya di labs.

Untuk negara lain seperti Indonesia, kita perlu mengatur agar SGE-nya muncul pada saat kita melakukan penelusuran lewat Google.

Jika Anda di negara non-Amerika Serikat dan ingin menggunakan layanan Google SGE, maka Anda bisa mengaksesnya melalui tautan ini.

Langkah untuk Mempersiapkan SGE di Seluruh Dunia, Termasuk Indonesia

Penerapan Google SGE di Amerika Serikat ini merupakan langkah awal untuk mempersiapkan Google SGE secara Global.

Apalagi, mesin pencari seperti Bing sudah terlebih dahulu menerapkan AI untuk mesin pencari-nya.

Tentunya, Google sebagai market-leader mesin pencari secara global tidak mau ketinggalan dengan fitur/teknologi untuk mesin pencari mereka.

Google mengatakan bahwa mereka menginginkan umpan balik (feedback) dari para pengguna Google SGE untuk mendapatkan gambaran tentang bagaimana Google SGE dapat membantu pengguna mereka.

Baca Juga:   Mengenal "Zero Click" di Google Search, Klik yang Tidak Jadi Traffic Website: Studi Semrush

Dengan diperkenalkannya Google SGE, mungkin ada kekhawatiran di kalangan praktisi search engine marketing (SEM) tentang potensi pengaruhnya terhadap kampanye iklan mereka.

Namun, penting untuk dipahami bahwa Google Ads beroperasi secara normal tanpa gangguan, meskipun ada penerapan Google SGE.

Mengapa Praktisi SEO perlu Memperhatikan Perkembangan Google SGE?

Praktisi SEO perlu memperhatikan perkembangan Google SGE karena hal ini berpotensi besar akan mengubah perilaku pengguna Google secara signifikan.

Bisa terlihat jelas bahwa Google SGE cukup memakan layar. Gambar di atas adalah contoh hasil dari penggunaan Google SGE yang diakses melalui desktop.

Dengan jawaban yang instan, besar kemungkinan situs yang diuntungkan adalah situs yang dijadikan sebagai referensi oleh Google SGE.

Prediksi dampaknya:

  • Ranking di Google SERP (search engine result page) menjadi kurang relevan
  • Klik dari Google akan berkurang untuk situs yang tidak masuk di Google SGE
  • Situs yang menerapkan E-E-A-T dan membuat konten berkualitas akan paling diuntungkan

Selain itu, sebagai praktisi SEO, kita tidak boleh ketinggalan dengan perkembangan teknologi, apalagi yang berdampak pada dunia SEO.

Google akan selalu berkembang untuk memberikan user experience terbaik untuk user-nya dan Google SGE ini adalah contoh dari penerapannya. Tentu sebagai praktisi SEO, kita dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perubahan seperti ini.

Jadikan Google SGE sebagai Peluang

Salah satu prediksi dampak dari Google SGE adalah berkurangnya relevansi dari ranking di SERP karena jawaban dari kueri user lagsung terjawab dengan Google SGE. Tentunya hal ini jadi ancaman tersendiri bagi praktisi yang berprinsip ranking adalah segalanya.

Namun, ada juga peluang yang bisa kita lihat, yaitu bagaimana caranya masuk ke Google SGE. Salah satunya adalah situs yang menerapkan E-E-A-T dan membuat konten berkualitas. 

Baca Juga:   Update Google Gemini, Integrasinya ke Google Search, dan Search Generative Experience (SGE)

Kesimpulannya, sebagai praktisi SEO, Anda sebaiknya tidak menyia-nyiakan peluang untuk masuk ke Google SGE. Justru, Google SGE adalah kabar baik bagi Anda yang selalu membuat konten berkualitas bagi audiens Anda.

Jangan tunggu Google SGE resmi hadir di Indonesia untuk membuat konten berkualitas. Lakukanlah mulai dari sekarang juga.

Yuk Gabung Komunitas SEO!

DailySEO ID adalah komunitas SEO yang sangat bermanfaat untuk networking, terutama jika Anda belajar dan mencari insights menarik seputar SEO.

Ayo bergabung di grup Telegram DailySEO ID untuk dapat berdiskusi tentang topik seputar SEO dengan praktisi SEO lainnya!

Saat ini, DailySEO ID juga memiliki series webinar dengan materi SEO ter-update untuk teman-teman yang tertarik belajar SEO langsung dari founder DailySEO ID, Ilman Akbar.

Jika tertarik, teman-teman bisa langsung mendaftarkan diri untuk belajar SEO di sini.

Referensi:

Dapatkan berita terbaru seputar SEO Gratis!
Subscribe Sekarang!

Author

SEO Specialist at sirka.io and currently developing farisyudza.com. I started diving into SEO in early 2022 and eager to learn more!

Write A Comment