Sejak artikel ini ditulis, data performance report di Google Search Console telah mengalami keterlambatan pembaruan selama 76 jam. 

Kejadian serupa pernah terjadi pada Mei 2023, ketika data performance report juga mengalami keterlambatan lebih dari 60 jam. 

Detail mengenai kejadian tersebut dapat Anda baca pada artikel “Performance Report Google Search Console Mengalami Keterlambatan Update“. 

Tahun ini, situasinya bahkan lebih parah, dengan keterlambatan pembaruan yang sudah berlangsung lebih dari 3 hari sejak 29 Juni 2024.

Pemberitahuan Resmi dari Google

Menanggapi keterlambatan pembaruan data performance report di Google Search Console, akun resmi Google Search Console di X (@googlesearchc) merilis pernyataan sebagai berikut:

Dalam pernyataan tersebut, Google mengakui adanya masalah latensi pada performance report dan memastikan bahwa mereka sedang berupaya untuk segera menyelesaikan masalah ini. 

Google juga berjanji akan memberikan pembaruan lebih lanjut setelah masalah ini teratasi, sambil meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

Link resmi untuk informasi lebih lanjut juga disertakan dalam tweet tersebut: Support Google.

Tanggapan John Mueller

Selain rilis resmi dari Google, John Mueller, Google Search Advocate, juga memberikan penjelasan melalui komentar pada posting LinkedIn milik Rüdiger Dalchow. 

John Mueller menjelaskan bahwa dashboard status pencarian Google (Google Search Console) biasanya digunakan untuk melaporkan masalah inti seperti crawling, indexing, atau ranking

Baca Juga:   Google Meluncurkan "AI Overviews" di Amerika Serikat, Indonesia Menyusul

Karena keterlambatan ini hanya terkait dengan pelaporan data, sehingga tidak berdampak langsung pada ranking pencarian.

We’d track it in the search status dashboard if this were affecting one of the core search systems – like crawling, indexing, or ranking. In this case, it’s ‘just’ reporting, and we don’t track those in the status dashboard. Maybe we should? The incident management process adds quite a bit of overhead, which I don’t think would be appropriate for a relatively / potentially short-term issue like this. I find the datestamp in the UI pretty helpful in at least confirming the age of the data, which is why we added it like that there.

Our process currently has fixed points at which we’d post about it on social media, add an information bar into Search Console, or mention it in the data anomalies page. It’s a balance between unnecessarily alerting people for things they’re not looking at & letting others know that Google’s engineers are working to resolve a pending issue.

John Mueller juga menjelaskan bahwa menangani masalah seperti ini bisa menambah pekerjaan yang tidak perlu, terutama untuk masalah jangka pendek. 

Dia menekankan bahwa fitur tanggal pada Google Search Console sudah cukup membantu pengguna untuk mengetahui kapan data terakhir diperbarui. 

Toh saat ini, Google memiliki cara untuk memberikan informasi tentang masalah seperti ini, yaitu dengan memposting pembaruan di media sosial, menambahkan pemberitahuan di Search Console, atau mencatatnya di halaman anomali data.

Hikmah dan Pelajaran yang Perlu Kita Ambil

Selain pendapat dari John Mueller, Ilman Akbar selaku CEO DailySEO ID juga turut memberikan tanggapannya melalui LinkedIn post.

Baca Juga:   Yuk Ikut SEO Salary Survey 2024, Pertama di Indonesia!

Ia menekankan bahwa penting memiliki backup data dan tidak bergantung pada satu sumber seperti Google Search Console.

Sebagai alternatif, Google Analytics bisa digunakan untuk memantau performa SEO karena menyediakan data langsung (first party data) yang lebih dapat diandalkan dibandingkan tools pihak ketiga seperti Ahrefs atau Semrush.

Praktisi SEO harus tetap konsisten dalam reporting, bahkan jika terjadi keterlambatan, untuk menghindari kebingungan pada stakeholders maupun klien.

Keterlambatan data dianggap sebagai ketidaknyamanan kecil yang tidak mempengaruhi strategi SEO jangka panjang, namun berdampak lebih besar pada channel lain seperti Google Ads atau Meta Ads yang memerlukan data real-time untuk keputusan yang dinamis dan taktis.


Sebagai penutup, menghadapi keterlambatan data di Google Search Console, yang terbaik adalah tetap bekerja seperti biasanya dan fokus pada strategi SEO yang sudah Anda buat dan jalankan. 

Jangan biarkan keterlambatan ini mengganggu rutinitas Anda. Tetaplah fokus pada optimasi konten dan website Anda, memastikan bahwa semua aspek SEO di situs Anda berjalan dengan baik. 

Selain itu, terus pantau perkembangan situasi ini melalui pembaruan resmi dari Google di media sosial atau halaman anomali data mereka.

Jangan lupa juga untuk terus meng-update skill dan pemahaman kita tentang SEO, kabar baiknya, DailySEO ID telah membuka pendaftaran SEO Fundamental Course Batch 6, jangan sampai terlewat, langsung amankan kursi Anda sekarang!

Dapatkan berita terbaru seputar SEO Gratis!
Subscribe Sekarang!

Author

SEO Consultant & Content Editor at DailySEO ID

Write A Comment