Beberapa waktu yang lalu, di hari kedua Google’s annual I/O conference, Google memberikan pratinjau new report (tab laporan baru) terbaru ke Search Console.

New report untuk indeks video di google search console
Via seo-blognews.com

Menu atau tab new report ini dirancang untuk menyajikan data yang lebih banyak mengenai video yang telah diindeks di Google Search.

Sebagai langkah pengindeksan video agar lebih mudah dilacak dan dianalisis, maka Google akan menambahkan sejumlah data baru ke dalam Search Console.

Saat ini, Google Search Console hanya menyajikan report video yang terkait dengan structured data (data terstruktur).

Itu artinya, jika teman-teman mempublikasikan video ke website dan memberikan markup (menandainya) dengan structured data, maka Anda dapat menggunakan Search Console untuk mengecek apakah markup tersebut valid dan melihat berapa banyak impression yang video itu dapatkan.

Nantinya, Anda bisa menggunakan Google Search Console untuk melakukan pengecekan status indexing video dan landing page tempat video tersebut tampil.

Baca juga: Daftar Indikator Performa Technical SEO dalam Google Search Console

Video Page Indexing Report (Laporan Pengindeksan Halaman Video)

Teman-teman perlu tahu, langkah pertama untuk mengindeks video adalah dengan mengindeks landing page di mana video tersebut disematkan. 

Setelah itu, Google akan mencoba mengenali video di halaman web dan mengambil informasi penting dari video tadi.

Video Page Indexing report yang baru di Google Search Console ini akan menampilkan semua ringkasan halaman web yang terdapat video di dalamnya.

Sehingga Anda bisa melihat berapa banyak halaman web yang terdeteksi menyematkan video, dan melihat apakah Google dapat mengindeks videonya.

Baca Juga:   Update Algoritma Google Terbaru 31 Maret 2022: Page Experience untuk Desktop Ranking hingga Google Search Console URL Inspection API

Tab report ini nantinya akan menyajikan berbagai macam jenis data seperti affected video pages URL. Anda juga bisa men-download daftar yang ditampilkan untuk melakukan pengecekan ulang.

Dengan adanya report baru ini, teman-teman bisa mengerucutkan detailnya dan memahami apa yang menjadi masalah serta cara mengatasinya.

Sama seperti report lainnya di Search Console, report ini akan memiliki tombol Validate Fix (Validasi Perbaikan) untuk memberitahu Google bahwa Anda telah melakukan perbaikan.

Baca juga: Google: Status Discovered – Currently Not Indexed (Ditemukan – saat ini tidak diindeks) di Search Console bisa Bertahan Selamanya!

Check Video Indexing Status (Memeriksa Status Pengindeksan Video)

Anda dapat memeriksa status pengindeksan video dengan memasukkan URL landing page ke URL inspection tool.

Tindakan ini akan menunjukkan status URL saat ini, serta status pengindeksan video pada halaman tersebut. Teman-teman juga akan melihat apakah Google mendeteksi adanya video di halaman tersebut dan apakah video tersebut dapat diindeks.

Harap diingat, Google hanya akan mengindeks satu video per halaman meskipun terdapat beberapa video di halaman tersebut.

Baca juga: Google Search Console Meluncurkan Page Experience Report untuk Halaman Versi Desktop

Kesimpulan

Dengan tab report baru ini maka Anda mampu:

  • Melihat berapa banyak landing page video yang Google temukan dan berapa banyak video yang diindeks dari halaman web tersebut
  • Memeriksa penyebab video tidak diindeks pada landing page video
  • Menggunakan daftar affected video page URL untuk melakukan debug dan perbaikan
  • Menggunakan tombol validate fix agar Google melakukan re-crawling pada affected URL tersebut
  • Mengecek status video indexing dari halaman video yang spesifik menggunakan URL inspection tool

Mari bersama-sama membangun industri SEO di Indonesia yang sehat tanpa trik spammy, dan silakan ajukan pertanyaan seputar SEO dan Digital Marketing di grup Telegram DailySEO ID, yuk gabung di sini!

Sumber:

Baca Juga:   Panduan Dasar Google Featured Snippet: Cara Kerja & Tipe-tipenya

https://www.searchenginejournal.com/google-i-o-search-console-update-new-report-for-indexed-videos/449989/

Author

SEO Learner | Jr. SEO Specialist at Farmaku & DokterSehat | SEO Freelancer | First time meet SEO in 2014 and diving more deeply in 2019.

2 Comments

    • Apri Reply

      Ini berlaku untuk semua video yang ada (tampil) di setiap landing page, baik self-hosted atau embedded dari pihak ketiga.

      Saya sendiri pernah mencari sesutau di Google Search, lalu pilih tab video, di tab video ini tampil sejumlah video yang diindeks dari website tertentu, ketika dibuka ternyata video-nya disematkan dari pihak ketiga (Youtube).

      Terima kasih.

Write A Comment