Banyak praktisi SEO yang sering bicara seputar crawl budget atau dengan kata lain batas jumlah laman yang di-crawling oleh Google dalam periode tertentu. 

Mengenai crawl budget ini, tentunya kita perlu mengoptimasi website dengan cara memprioritaskan laman yang akan di-indeks dan mana yang tidak.

Baru-baru ini, tim Google search relation (penasihat yang berisikan search advocate Google untuk membantu pemilik situs agar bisa sukses di pencarian Google) memberikan informasi mengenai gambaran bagaimana prioritas Google dalam melakukan crawling

Spoiler: Konten berkualitas di-crawl lebih sering!

Lalu, bagaimana sebenarnya prioritas Google dalam melakukan crawling pada website? Simak selengkapnya di artikel ini ya!

Prioritas Google dalam Melakukan Crawling

Konsultan SEO Dave Smart bertanya tentang crawl budget yang sering dibahas di dunia SEO, menurutnya istilah tersebut cukup membingungkan.

Gary Ilyes merespon dengan pertanyaan “Oke, jika saya bertanya balik. Andai saya yang memegang kontrol dari crawling, kira-kira laman apa yang akan jadi prioritas?“.

David Smart menjawab Gary Ilyes dengan jawaban berikut “Kamu harus mencari apa yang diketahui sebagai garis start. Dari sana, kamu mendapatkan tautan dan banyak hal, lalu kamu bisa menentukan mana yang penting sekarang dan apa yang bisa ditunggu, dan bahkan mungkin tidak penting sama sekali“.

Gary Ilyes akhirnya menjelaskan bagaimana Google memprioritaskan crawling, yaitu lewat istilah bernama search demand.

Salah satu penjadwal berkata, bahwa saya ingin crawl ini, tetapi hal itu dikontrol oleh feedback dari pencarian. Jika search demand turun, maka hal tersebut berkorelasi dengan crawl limit yang turun“.

Baca Juga:   Mengenal Anchor Text dan Cara Optimasinya, Pemula Wajib Paham!

Gary Ilyes sendiri tidak menjelaskan secara spesifik tentang apa itu search demand, namun dari pernyataannya, bisa ditarik secara implisit bahwa search demand adalah permintaan dalam pencarian.

Contohnya, jika banyak yang mencari informasi soal desain rumah skandinavia, maka crawler akan lebih sering melakukan crawling ke topik tersebut daripada kueri yang jarang orang bahas seperti topik-topik akademisi/pendidikan tinggi.

Gary Ilyes menutup jawabannya dengan “Jika Anda ingin sering di-crawl oleh kami, maka Anda harus meyakinkan penelusuran bahwa konten Anda layak untuk di-fetch yang pada dasarnya adalah hal yang didengarkan oleh penjadwal.”

Bagian “meyakinkan penelusuran” tidak dijelaskan lebih detail oleh Gary, namun bisa kita interpretasikan bahwa kontennya harus berkualitas dan up-to-date.

Kemudian, Gary Ilyes juga menambahkan bahwa penjadwalan crawling itu sangat dinamis. “Setelah kami mendapatkan sinyal dari search indexing bahwa kualitas kontennya terus bertambah pada berbagai URL, maka demand-nya akan kami naikkan“.

Jadi, Google sendiri telah mengonfirmasi bahwa konten berkualitas akan lebih sering di-crawl.

Pentingnya Kualitas Konten dan Cara Membuatnya

Konten berkualitas adalah konten yang relevan, up-to-date, faktual, dan bisa memuaskan search intent dari user. 

Tentunya ada caranya tersendiri untuk membuat konten berkualitas, yaitu:

  • Pahami search intent
  • Ketahui target user Anda
  • Lakukan riset secara mendalam
  • Mengambil informasi lebih dari satu referensi terpercaya 
  • Tunjukkan bahwa konten memenuhi (E-E-A-T) seperti dibuat oleh ahli di bidangnya
  • Pakai format yang sesuai (video, blog, ebook, template dll.)
  • Memastikan kalau kontennya mudah dicerna oleh audiens (seperti readability yang bagus)
  • Update kontennya jika mengalami outdate
  • Mengevaluasi metrik konten seperti engagement time, bounce rate, dll.

Ayo Buat Konten Berkualitas!

Google telah mengonfirmasi bahwa mereka lebih sering melakukan crawling pada situs yang memiliki konten berkualitas.

Baca Juga:   Kapan Waktu yang Tepat untuk Content Audit?

Membuat konten berkualitas tentunya bukanlah perkara mudah.

Perlu riset mendalam, resource penulis/kreator yang bagus, dan proses penyuntingan yang tidak sedikit.

Namun, cara inilah yang akan membuat Anda bertahan dalam waktu yang panjang di dunia SEO.

Akhir kata, lebih baik 1 konten berkualitas daripada 100 konten yang tidak bermanfaat sama sekali untuk user.

Yuk Gabung Komunitas SEO!

DailySEO ID adalah komunitas SEO yang sangat bermanfaat untuk networking, terutama jika kamu belajar dan mencari insights menarik seputar SEO.

Ayo bergabung di grup Telegram DailySEO ID untuk dapat berdiskusi tentang topik seputar SEO dengan praktisi SEO lainnya!

Saat ini, DailySEO ID juga memiliki series webinar dengan materi SEO ter-update untuk teman-teman yang tertarik belajar SEO langsung dari founder DailySEO ID, Ilman Akbar.

Jika tertarik, teman-teman bisa langsung mendaftarkan diri untuk belajar SEO di sini.

Referensi:

Dapatkan berita terbaru seputar SEO Gratis!
Subscribe Sekarang!

Author

SEO Specialist at sirka.io and currently developing farisyudza.com. I started diving into SEO in early 2022 and eager to learn more!

Write A Comment