SEO adalah taktik brand marketing.

Dan tujuannya sederhana: membantu memperluas reach bisnis Anda dengan memanfaatkan mesin pencari.

Sehingga brand Anda bisa mencapai orang-orang ketika mereka sedang mencari informasi tentang produk atau layanan yang Anda tawarkan.

Dan menjangkau orang-orang ketika mereka siap untuk membeli apa yang Anda tawarkan.

Dan menjangkau orang-orang yang bahkan belum mengetahui keberadaan Anda.

Dalam bahasa lain, SEO adalah reach.

Salah satu alasan mengapa orang enggan menggunakan SEO adalah sulitnya menetapkan ROI (Return on Investment).

Sebenarnya, bahkan hari ini, orang-orang akan mengatakan kepada saya bahwa mereka membayar untuk PPC dan sangat puas dengan hasilnya serta tidak ingin mengeluarkan biaya untuk SEO.

(catatan redaksi: PPC adalah Pay Per Click, istilah lain dari Google Ads atau SEM, Search Engine Marketing. Baca lebih lanjut tentang perbedaan SEO & SEM di sini).

Dan itu wajar; hanya saja bisnis mereka tidak akan berkembang (kalau hanya melakukan PPC).

Dan juga, ketika semakin banyak orang yang ikut bidding alias memasang iklan di sana, profit Anda akan menurun (karena cost akan meningkat).

Organic search tidak bekerja seperti itu.

Ini adalah investasi langsung ke bisnis Anda sendiri.

Cara terbaik untuk memahami SEO adalah dengan memikirkan masa depan brand Anda.

Anda mungkin tidak bisa melihatnya sekarang, tetapi bayangkan bisnis/brand Anda di masa depan.

Apakah brand tersebut masih harus mengandalkan PPC?

Atau apakah orang mencari nama bisnis tersebut secara langsung?

Apakah brand tersebut harus membayar Google setiap hari untuk mendapatkan calon pembeli?

Atau apakah brand Anda memiliki ranking organik dan menjangkau lebih banyak orang secara gratis?

Baca Juga:   Apakah Terlalu Banyak Plugin bisa Memengaruhi Performa SEO?

SEO adalah investasi untuk masa depan bisnis Anda.

PPC hanya menangkap pembeli hari ini.

Dan jika Anda tidak pernah berinvestasi dalam SEO, Anda akan selalu hanya menangkap jumlah pembeli yang sama… mungkin lebih sedikit.

Inilah salah satu alasan mengapa para praktisi SEO tidak perlu terlalu khawatir mengenai masalah SGE (Search Generative Experience) ini.

Mereka yang mengandalkan PPC lah yang seharusnya merasa khawatir.

Organic search berkaitan dengan reach.

PPC berkaitan dengan ROI.

Dan ROI tersebut berkaitan langsung dengan kehadiran Anda dalam menarik pembeli hari ini.

Ingat, di PPC Anda membayar untuk clicks, bukan conversion.

Jika traffic SEO Anda turun, tidak berarti Anda kehilangan bisnis.

Anda hanya kehilangan reach.

Reach yang tidak perlu Anda bayar setiap hari.

Dan sebagian besar reach tersebut hanyalah konten informatif yang tidak menghasilkan conversion. Konten tersebut hanya memperkenalkan brand Anda.

Ini tidak akan banyak berpengaruh terhadap pendapatan Anda.

Tetapi jika Google mengubah cara iklan ditampilkan secara online, Anda akan melihat perubahan signifikan dalam jumlah pendapatan yang bisnis Anda dapatkan.

Ada alasan logis di balik ini.

PPC pada dasarnya bekerja dengan menampilkan link kepada calon pembeli yang siap membeli.

Mereka mengklik, kemudian convert, dan itulah saat ROI terjadi.

Anda harus membayar agar link Anda ditampilkan; jika Google mengubah layout SERP, Anda akan mendapatkan lebih sedikit peluang untuk diklik dan harus membayar lebih mahal untuk mengaksesnya.

Google tidak akan mengalami perubahan pendapatan secara signifikan, justru mereka akan membiarkan Anda terlibat dalam persaingan bidding di Google Ads.

Secara sederhana, sangat mungkin bahwa jika Anda hanya mengandalkan PPC, Anda akan melihat cost naik secara signifikan, bahkan melihat resiko kehilangan bisnis Anda.

Baca Juga:   Tips Menyusun Strategi SEO Efektif ala Eli Schwartz di Era Generative AI

Jadi, para praktisi SEO tidak perlu terlalu khawatir tentang masalah SGE ini.

Organic search tidak akan menghilang.

Organic search tetap akan menjangkau semua orang yang bisa dijangkau.

Yang mungkin akan mengalami kerugian pendapatan adalah bisnis yang (hanya) bergantung pada PPC.

Pilih SEO.

Dan lakukan sekarang juga.

Image credit: JBH.co.uk

Catatan DailySEO ID

Diterjemahkan dan disadur dari status LinkedIn Andrew Holland. Andrew adalah Director of SEO di JBH, sebuah agensi digital PR & SEO di Manchester, Inggris.

Opini ini sangat relate bagi pelaku industri SEO, karena:

1) dengan adanya conversational AI seperti ChatGPT, semua orang berteriak bahwa SEO sudah mati! Andrew berargumen: tidak.

2) masih banyak pemilik bisnis yang rela mengeluarkan budget hingga beratus juta untuk SEM (Google Ads), tapi tidak rela meluangkan budget untuk SEO.

Mudah-mudahan opini Andrew Holland ini bisa membuka mata para pemilik bisnis akan pentingnya SEO.

Dan meyakinkan hati para praktisi & penyedia jasa SEO, bahwa SEO akan masih penting bagi bisnis.

Dapatkan berita terbaru seputar SEO Gratis!
Subscribe Sekarang!

Author

Founder, DailySEO ID | SEO Instructor & Curriculum Creator at RevoU | Former Digital Marketing Lead at Glints | Former Head of SEO & Product Manager at Traveloka | Father of 3

Write A Comment