Bagi teman-teman yang telah memiliki pengalaman dalam menjalankan SEO, tentunya pernah mendapati masalah dimana traffic website mengalami penurunan, dan bingung bagaimana cara menemukan penyebabnya. 

Meskipun merupakan sesuatu yang sangat wajar, kejadian turunnya traffic pada website penting untuk menjadi perhatian Anda, apalagi jika traffic website Anda turun terus menerus.

Bisa jadi—meskipun tidak selalu demikian—hal itu menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang salah pada website Anda, atau mungkin sudah saatnya Anda melakukan pembaruan konten pada website. 

Lantas bagaimana cara efektif dalam mengidentifikasi penyebab turunnya traffic website Anda? Berikut langkah-langkah sederhananya.

Langkah 1: Periksa Sumber Turunnya Traffic Website

grafik traffic website google analytics

Menemukan grafik seperti gambar di atas pada platform analitik Anda memang merupakan hal yang cukup mengerikan. Dan terkadang, banyak orang yang seketika panik tanpa terlebih dahulu menyelidiki lebih lanjut darimana sumber traffic website yang mengalami penurunan.

Padahal, penurunan traffic website tidak selalu terjadi pada kanal organik. Mungkin saja penurunan tersebut terjadi karena kampanye PPC Anda telah selesai atau dihentikan.

Informasi terkait sumber traffic website Anda dapat ditemukan lewat Google Analytics pada bagian Acquisition > All Traffic > Channels.

tab channel google analytics

Namun jika telah dikonfirmasi bahwa kanal organik merupakan sumber utama dari penurunan traffic website, Anda bisa mengikuti langkah selanjutnya.

Baca juga: Panduan Lengkap Google Analytics untuk SEO: GA4 dan Universal Analytics

Langkah 2: Mencari Tahu Halaman yang Mengalami Penurunan Traffic

Informasi ini bisa teman-teman dapatkan dengan mudah, masih lewat Google Analytics. Setelah berada pada bagian Channels, Anda bisa klik channelOrganic Search”, dan melakukan perbandingan traffic dengan periode waktu sebelum terjadinya penurunan.

Baca Juga:   Seperti Apa Cara Kerja Google Search Engine?

Lalu, pada tabel di bagian bawah dashboard, klik tab “Landing page” untuk menemukan data perbandingan traffic setiap halaman sebelum dan setelah terjadinya penurunan traffic.

data perbandingan traffic google analytics

Jika persentase penurunan traffic tidak terlalu signifikan, besar kemungkinan bahwa hanya beberapa halaman pada website Anda sajalah yang bermasalah.

Jika memang betul demikian, Anda akan melihat beberapa halaman website urutan teratas pada tabel—yang merupakan halaman dengan traffic terbanyak—mengalami penurunan traffic, namun tidak dengan halaman-halaman website di bawahnya.

Jika tenyata penurunan traffic terlihat merata di hampir seluruh halaman website, maka bisa jadi hal ini merupakan indikasi bahwa website Anda terdampak oleh update algoritma terbaru Google atau bahkan mendapatkan penalti.

Namun, skenario seperti di atas sebetulnya jarang terjadi (dan sebaiknya kita memang jangan sedikit-sedikit mengkhawatirkan algoritma mesin pencari). Situasi lebih umum yang mungkin Anda temukan adalah penurunan traffic hanya terjadi pada beberapa halaman, sedangkan halaman lainnya tidak atau bahkan mengalami peningkatan traffic.

Untuk melakukan analisis lebih jauh, kumpulkan list URL dari halaman website Anda yang mengalami penurunan traffic.

Langkah 3: Analisis Data Ranking Pencarian

Sebelum melakukan analisis pada data ranking pencarian halaman website Anda, penting untuk diketahui bahwa turunnya traffic secara perlahan tanpa adanya penurunan pada ranking pencarian merupakan sesuatu yang umum terjadi.

Kondisi tersebut bisa terjadi setidaknya karena dua hal:

  1. Orang-orang sudah tidak menggunakan kata kunci pencarian yang menjadi sumber traffic utama halaman tersebut.
  2. Munculnya elemen atau snippet baru yang lebih menarik pada Search Engine Result Page (SERP) dari kata kunci yang Anda optimasi.

Lalu bagaimana cara mengetahui apakah terjadi penurunan ranking pencarian dari website Anda?

Baca Juga:   Wawancara Eksklusif Botify: Tren SEO bagi Bisnis di 2022, Mengenal Lebih Jauh Enterprise SEO, dan Platform SEO untuk Enterprise

Cara paling awam yang bisa teman-teman lakukan adalah dengan menggunakan Google Search Console. Lewat platform gratis dari Google ini, Anda dapat menganalisis pergerakan ranking pencarian website Anda menggunakan tab “Compare” pada bagian “Search Results”.

Lewat fitur tersebut Anda dapat membandingkan rata-rata posisi ranking pencarian dari setiap kata kunci yang digunakan untuk masuk ke website Anda.

seach console data

Pada bagian yang sama Anda juga dapat melihat perbandingan jumlah klik yang menjadi dampak dari perubahan posisi ranking pencarian.

Langkah 4: Menemukan Penyebab Penurunan Ranking

Langkah ini merupakan tahap yang paling sulit untuk dilakukan, karena terdapat banyak sekali faktor yang mungkin menjadi alasan turunnya ranking pencarian dari sebuah halaman website.

Namun, skenario yang paling umum terjadi adalah turunnya ranking pencarian karena search engine menemukan halaman web lain yang lebih baik dari halaman web Anda. Karenanya, search engine akan menggantikan halaman web Anda pada SERP dengan halaman web yang baru.

Ini lah yang menjadi alasan mengapa melakukan pemantauan berkala pada ranking pencarian website Anda menjadi sangat penting. Untuk mempermudah, Anda bisa menggunakan tool SEO seperti Ahrefs yang dapat menampilkan data historikal dari posisi ranking pencarian SERP sebuah kata kunci.

data ranking ahrefs

Ketika Anda sudah menemukan halaman apa yang menggantikan posisi halaman web Anda pada SERP, maka langkah selanjutnya yang perlu Anda jalankan adalah melakukan analisis pada halaman web tersebut.

Cobalah untuk cari tahu faktor apa yang sekiranya menjadi asalan bagi search engine untuk menggantikan halaman web Anda dengan halaman web tersebut. Beberapa dari banyak hal yang mungkin menjadi alasannya adalah:

  • Halaman tersebut memilki konten yang lebih updated
  • Kualitas konten yang lebih baik
  • Konten yang lebih relevan dengan kata kunci pencarian
  • Kualitas backlink yang lebih baik
  • Authority yang lebih baik
Baca Juga:   Subdomain, Subdirectory & ccTLD: Mana yang Lebih Baik untuk SEO?

Baca juga: 5 Daftar Indikator Performa Technical SEO dalam Google Search Console

Kesimpulan

Turunnya traffic website merupakan sesuatu yang hampir mustahil untuk dihindari. Namun meskipun begitu, bukan berarti kenyataan tersebut menjadi alasan bagi Anda untuk mengabaikannya.

Analisis yang mendalam terkait penurunan taffic website tetap diperlukan agar dapat mengetahui penyebabnya dan merumuskan strategi yang tepat untuk mengatasinya.

Beberapa tahap di atas bisa Anda lakukan sebagai analisis awal dari penurunan traffic pada website Anda. Tentunya, analisis lebih dalam bisa Anda lakukan misalnya dengan mencari tahu tren musiman dari kata kunci yang Anda optimasi, atau mencari tahu apakah baru saja terjadi pembaruan algoritma pencarian oleh search engine.

Jika Anda masih memiliki kesulitan, Anda bisa bergabung dan berdiskusi di grup Telegram DailySEO! Di situ Anda dapat mengikuti diskusi terkait cara mencari tahu penyebab turunnya traffic website atau topik seputar SEO lainnya!

Sumber:

Author

SEO & SEM Specialist at Meson Digital

1 Comment

  1. segala cara sudah saya lakuakan tapi real nya naik sehari 4 hari kemudian turun lagi,, apakah karena situs lain mempunyai banyak backlink…dan saya harus membeli baklink….iklan di adword tidak ada reaksi apa apa untuk web saya… mohon petunjuk suhu

Write A Comment