Google baru saja mengumumkan update algoritma terbarunya pada 5 Maret 2024, sebuah update yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hasil pencarian dan pengalaman pengguna secara signifikan.

Tidak tanggung-tanggung, ada 2 update: core update dan spam update.

Google Search Status Dashboard

Dengan update kali ini, Google bertujuan untuk lebih memahami kebutuhan pengguna dengan hasil yang lebih relevan dan berkualitas dan memberantas praktik-praktik spamming yang memunculkan hasil tidak berkualitas di SERP.

Sekilas info, core update terakhir terjadi tahun lalu, di November 2023, sementara spam update terakhir pada Oktober 2023.

Bagaimana detailnya? Simak sampai selesai ya!

Garis Besar Google Core Update Maret 2024

Dalam pengumuman terbaru di situs resminya, Google memberikan pandangan mendalam tentang core update Maret 2024, yang mana mengubah sistem lama.

Inti dari pembaruan kali ini adalah evolusi dalam sistem penilaian konten, dimana Google bertujuan untuk lebih efektif mengidentifikasi dan menghadirkan konten yang benar-benar bermanfaat bagi pengguna.

Praktisi SEO harus bersiap.

Pasalnya, menurut Google; akan terjadi lebih banyak fluktuasi ranking daripada core update biasa.

Mereka mengatakan bahwa core update ini kemungkinan besar akan selesai dalam sebulan.

Google menekankan bahwa tidak ada tindakan khusus yang perlu dilakukan oleh kreator konten selain terus fokus pada pembuatan konten yang mendahulukan kebutuhan pengguna.

Kebijakan Spam yang Baru

Google terus berupaya meningkatkan kualitas hasil pencariannya, dan salah satu langkah terbarunya adalah pengenalan kebijakan spam yang diperbarui.

Kebijakan baru ini ditujukan untuk mengatasi tiga area utama yang sering dijadikan celah oleh praktik spam.

Baca Juga:   Halaman Web "Sempurna" Ternyata Tidak Efektif, Ini Kata Google!

#1 Expired Domain Abuse

Expired domain adalah domain yang telah habis masa registrasinya.

Biasanya domain ini diperjualbelikan di pasar domain. Tujuan dari jual-beli domain ini variatif, salah satu yang cukup populer adalah untuk aktivitas link farming atau PBN.

Salah satu contoh penyalahgunaan dari expired domain ini adalah membeli domain dengan niche kesehatan, lalu membuat konten soal judi dengan harapan ranking di Google akan sangat bagus karena sebelum expired, domain tersebut memiliki reputasi yang bagus.

Google melawan praktik semacam ini karena penyalahgunaan ini dilakukan dengan memanfaatkan nama baik/reputasi pemilik situs sebelumnya untuk membuat konten tidak bermanfaat untuk berguna.

Di Indonesia sendiri, lazim sekali ditemukan praktek jual beli expired domain, seperti di screenshot berikut ini.

Contoh praktek jual beli expired domain yang banyak terjadi di Indonesia

Selain digunakan untuk PBN (Private Blog Network), belakangan ini expired domain sering digunakan juga untuk situs judi online.

Contoh situs judi online yang memanfaatkan expired domain

#2 Scaled Content Abuse

Scaled content abuse adalah kondisi di mana banyak penambahan halaman yang bertujuan untuk memanipulasi hasil pencarian dan tidak membantu user

Contoh prakteknya adalah banyak memproduksi konten tidak original (biasanya hasil plagiat) yang tidak memberikan value apapun untuk user.

Aturan ini dibangun berdasarkan aturan lama soal auto-generated content, sehingga Google bisa memberikan respon yang baik terhadap penyalahgunaan ini, tidak peduli bagaimana proses pembuatan kontennya, apakah lewat automasi, manusia, atau gabungan dari keduanya.

Dari update ini, sebenarnya ada pesan untuk pengguna AI yang memproduksi konten secara massal. Pastikan bahwa kontennya helpful untuk user, tidak hanya mengejar kuantitas konten belaka.

Di Indonesia, praktek seperti ini pun lazim terjadi. Contohnya berikut ini:

Contoh penjual tools/plugin untuk mass create content
Contoh software AGC (auto generated content) yang banyak digunakan untuk membuat konten secara masif

#3 Site Reputation Abuse

Terakhir tentang penyalahgunaan reputasi situs website.

Baca Juga:   Bagaimana Menyederhanakan Struktur Web Internasional/Multibahasa? Ini Kata Google

Maksud dari penyalahgunaan ini adalah dimana sebuah halaman website pihak ketiga dipublikasikan dengan sedikit atau tanpa pengawasan langsung dari pihak pertama.

Tujuannya adalah untuk mencegah manipulasi ranking pencarian dengan memanfaatkan “sinyal” ranking dari website utama.

Halaman pihak ketiga ini bisa mencakup konten yang bersponsor, iklan, partner, atau halaman lain yang biasanya berdiri sendiri dari website utama dan seringkali tidak memberikan nilai tambah bagi pengguna.

Kebijakan baru ini tidak menganggap semua konten pihak ketiga sebagai pelanggaran, hanya konten yang di-hosting tanpa pengawasan ketat dan bertujuan untuk memanipulasi ranking pencarian. Contohnya adalah advertorial atau provider pembayaran dari 3rd party (biasanya perusahaan fintech).

Contoh real di Indonesia adalah perusahaan judi online yang melakukan hacking situs pemerintah (domain .go.id) sebagai landing page situs judinya. Praktik ini selain spam di mata Google, juga melanggar UU ITE karena melakukan akses/hacking tanpa izin.

Situs judi online yang memanfaatkan reputasi situs pemerintah berdomain .go.id

Semua Kembali Lagi ke User Experience

Kita bisa lihat bahwa dari core update Maret 2024 kali ini, Google kembali menekankan bahwa yang terpenting adalah user experience.

Dalam penutup dari laman resmi core update Maret 2024, Google menyatakan bahwa aturan/update baru yang mereka keluarkan bertujuan untuk perbaikan secara konstan dan melawan spam agar pihak-pihak yang membuat konten yang helpful bisa “menang” melawan spammer.

Jika Anda masih bingung tentang konten yang helpful, Google pernah menjelaskannya di halaman ini.

Sebagai penutup, mari tinggalkan teknik spam yang jelas-jelas tidak akan bertahan lama dan mulai fokus untuk membangun situs dengan user experience yang bagus dan long-lasting!

Yuk Gabung DailySEO ID!

DailySEO ID adalah komunitas SEO yang sangat bermanfaat untuk networking, terutama jika kamu belajar dan mencari insights menarik seputar SEO.

Baca Juga:   Google Penalty: Memahami Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ayo bergabung di grup Telegram DailySEO ID untuk dapat berdiskusi tentang topik seputar SEO dengan praktisi SEO lainnya!

Saat ini, DailySEO ID juga memiliki series webinar dengan materi SEO ter-update untuk teman-teman yang tertarik belajar SEO langsung dari founder DailySEO ID, Ilman Akbar.

Jika tertarik, teman-teman bisa langsung mendaftarkan diri untuk belajar SEO di sini.

Referensi:

Dapatkan berita terbaru seputar SEO Gratis!
Subscribe Sekarang!

Author

SEO Specialist at sirka.io and currently developing farisyudza.com. I started diving into SEO in early 2022 and eager to learn more!

Write A Comment