Selama ini, mungkin ada beberapa dari praktisi SEO yang mengira bahwa hanya situs-situs besar dengan kesepakatan lisensi yang bisa muncul dalam search index (indeks pencarian) ChatGPT.

Namun, data terbaru menunjukkan hal yang cukup berbeda dan sangat menarik.

Ternyata, situs kecil pun memiliki peluang yang sama untuk tampil di search index ChatGPT!

Temuan Penting dari Indeks “Labrador”

Berdasarkan investigasi dari konsultan SEO asal Prancis, Resoneo, search index internal milik OpenAI yang diberi kode Labrador ternyata dapat menangani/melayani situs yang tidak memiliki kesepakatan konten dengan cara yang sama persis dengan mitra berlisensi mereka.

Data yang diraih dari 1.249 jawaban ChatGPT pada bulan Juli menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan dalam format, panjang jawaban/respon, maupun tentang kapan informasi tersebut dipublikasikan (freshness) antara situs yang bekerja sama dan tidak.

Temuan ini sekaligus mengoreksi anggapan sebelumnya yang menyebut bahwa indeks tersebut hanya terbatas untuk publisher (penerbit) besar seperti news media atau Wikipedia.

Cara ChatGPT Melihat Halaman Website

Perlu teman-teman ketahui bahwa indeks internal OpenAI ini tidak menyimpan seluruh isi halaman Anda dalam database mereka seperti bagaimana search engine bekerja.

Berdasarkan analisis terhadap ratusan halaman yang disitasi, inilah yang umumnya tersimpan dalam snippet mereka:

  • Judul Halaman (H1): Sekitar 83,6% cuplikan menyertakan tag H1
  • Panjang Teks: Cuplikan biasanya terpotong setelah sekitar 200 karakter
  • Konten Awal: Informasi yang diambil umumnya berasal dari bagian awal konten halaman, bukan dari meta description

Jika situs Anda tidak memiliki tag H1, ChatGPT akan mengambil subheading (subjudul) apa pun yang tersedia pada situs Anda sebagai snippet pembuka.

Baca Juga:  Studi: Brand Baru Masih Berkesempatan Muncul di AI Search

Apa Pengaruhnya bagi SEO?

Kabar ini bisa menjadi angin segar bagi pemilik situs kecil atau mereka yang tidak memiliki kerja sama resmi dengan OpenAI.

Apa maksudnya?

Maksudnya, situs Anda tetap bisa muncul dalam jawaban ChatGPT yang melayani jutaan pengguna dengan status akun gratis tanpa harus menjadi news media mapan.

Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa hasil data ini hanya fokus pada bagaimana halaman disimpan dan disajikan, bukan pada apakah kesepakatan lisensi membuat sebuah situs lebih sering dikutip atau tidak.

Yang jelas, potensi situs web “kecil” untuk “eksis” di generative AI seperti ChatGPT dalam kasus ini, kini menjadi terbuka lebih lebar.

Namun pastikan tujuan situs Anda sejalan dengan bisnis dan tentunya tetap mengutamakan kepuasan audiens, bukannya engine, bot, atau yang semisalnya.

Demikianlah artikel mengenai data yang menunjukkan bahwa situs “kecil” juga bisa masuk ke search index ChatGPT ini, apabila Anda memiliki pertanyaan terkait, silakan tuliskan pada kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.

Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!

Referensi:

https://think.resoneo.com/chatgpt-retrieval

https://www.searchenginejournal.com/chatgpts-search-index-serves-small-sites-too-data-shows/585388

Author

I began my SEO journey in 2017 and deepened my expertise in 2019. Since then, I’ve managed SEO for Farmaku.com, DokterSehat.com, and Impulse Digital Agency, while also contributing to DailySEO ID. Now, as a full-time freelancer, I focus on helping B2B companies improve their search visibility and achieve their goals.

Write A Comment