Keyword (kata kunci) merupakan salah satu senjata bagi praktisi SEO untuk menjalankan SEO-nya.

Ketika menggunakan keyword yang tepat dan sesuai dengan search intent, teman-teman berpeluang meraih performa yang baik, yaitu organic traffic yang tinggi.

Lantas, bagaimana caranya memanfaatkan media sosial untuk keyword research?

Berikut pembahasan lengkapnya.

Tips Menggunakan Media Sosial untuk Keyword Research

Agar tidak menjadi teori yang menguap tanpa aksi, sebaiknya teman-teman bisa langsung mempraktikkan berbagai tips ini.

1. Memanfaatkan Facebook Ads

Bagi teman-teman yang bergerak di dunia digital, bukan hanya SEO (Search Engine Optimization) saja, menggunakan Facebook Ads untuk meningkatkan engagement tentu sudah menjadi hal yang biasa.

Namun, tahukah Anda bahwa platform ini sebenarnya juga sangat efektif untuk memperluas daftar kata kunci kita?

Seperti yang sudah diketahui, platform media sosial seperti Facebook mengumpulkan data pengguna secara masif, mulai dari produk yang dibeli, topik yang diminati, hingga data demografi yang mendalam.

Saat Anda menjalankan Facebook Ads, tersedia berbagai fitur penargetan yang sangat spesifik, antara lain:

  • Lokasi geografis
  • Rentang usia dan jenis kelamin
  • Minat dan perilaku (interests & behaviors)
  • Status hubungan

Melalui data penargetan ini, Anda dapat memahami profil audiens secara lebih komprehensif sekaligus menemukan ide keyword baru untuk kebutuhan konten website Anda.

Sebagai contoh, jika hasil data menunjukkan bahwa mayoritas target audiens Anda berada di rentang usia 18–23 tahun (kategori remaja/dewasa muda).

Berbekal informasi ini, teman-teman dapat mengumpulkan kata kunci yang relevan dengan tren yang ada, lalu mengemas artikelnya dengan gaya bahasa yang santai dan kasual agar lebih mudah diterima, tentunya harus disesuaikan dengan brand voice Anda.

Anda juga dapat mengeksplorasi berbagai Grup Facebook yang relevan dengan lini bisnis Anda.

Caranya cukup sederhana, amati topik atau kendala apa yang sedang hangat didiskusikan oleh para anggota di dalam grup tersebut.

Dari sana, Anda akan mendapatkan inspirasi kata kunci yang organik dan sesuai dengan kebutuhan pasar yang nyata.

2. Menganalisis Kolom Search Twitter

Penulis yakin sebagian besar dari Anda merupakan pengguna aktif Twitter (X).

Baca Juga:  7 Kesalahan dalam Praktik Keyword Research yang Perlu Dihindari

Seperti yang kita tahu, platform media sosial ini sangat unggul dalam menyajikan berita dan informasi yang sedang hangat secara real-time.

Potensi inilah yang dapat kita manfaatkan untuk menciptakan konten yang relevan dengan tren terkini demi mendatangkan traffic yang tinggi.

Untuk menemukan keyword potensial di Twitter, Anda cukup mengoptimalkan fitur pencarian.

Dari sana, kita dapat menganalisis topik apa saja yang sedang ramai diperbincangkan oleh pengguna.

Agar topik yang ditemukan tetap relevan dengan industri bisnis Anda, ada beberapa langkah penyesuaian yang bisa dilakukan:

  • Filter Berdasarkan Lokasi: Sesuaikan tren dengan wilayah target pasar Anda saat ini.
  • Kurasi Akun & Tagar (Hashtag): Amati pembahasan dari akun-akun berpengaruh atau tagar spesifik yang Anda ikuti di industri tersebut.

Melalui Twitter, Anda dapat menjaring banyak long-tail keyword.

Hal ini tentu akan sangat membantu Anda dalam menyusun konten berkualitas yang mampu menarik lebih banyak audiens ke situs web Anda.

3. Menelusuri Hashtag Instagram

media sosial untuk keyword research
Dok. Maulana Adieb

Selain berfungsi memperluas jangkauan unggahan, hashtag (tagar) di Instagram ternyata sangat efektif untuk mencari ide keyword.

Melalui fitur ini, teman-teman bisa menemukan berbagai long-tail keyword potensial yang relevan dengan industri bisnis Anda.

Proses risetnya pun cukup mudah.

Anda hanya perlu memanfaatkan kolom pencarian Instagram dengan langkah berikut:

  • Gunakan Simbol Tagar: Ketik kata kunci yang diinginkan dengan diawali tanda pagar (misalnya, #belajarseo).
  • Amati Rekomendasi: Instagram akan menampilkan berbagai variasi tagar terkait.

Volume unggahan ini menjadi indikator penting.

Semakin tinggi jumlah postingannya, berarti tagar tersebut semakin populer dan banyak digunakan oleh audiens target Anda.

4. Memanfaatkan YouTube Autocomplete

Dok. Maulana Adieb

Selain menonton video yang menarik di YouTube, teman-teman juga bisa memanfaatkan koleksi keyword melalui YouTube Autocomplete.

Cara menggunakannya juga terbilang mudah, mirip-mirip dengan Google Autocomplete.

Anda hanya perlu mengetikkan satu dua keyword di kolom pencarian YouTube, kemudian teman-teman akan menemukan beragam keyword terkait seperti yang tampil pada gambar screenshot di atas.

Cara ini juga bisa Anda gunakan ketika hendak memaksimalkan SEO untuk konten video YouTube Anda.

5. Telusuri Pencarian Pinterest

Ya, media sosial yang satu ini yang biasanya digunakan untuk rekomendasi style, dekorasi rumah, ataupun travel bucket list.

Terlepas dari semua itu, ternyata Pinterest juga bisa kita pakai untuk melakukan keyword research

Baca Juga:  6 Tips Optimasi Keyword yang Bisa Meningkatkan Visibilitas Website Anda!

Sama seperti Twitter ataupun Instagram, Anda hanya perlu menelusuri kolom search atau pencarian di Pinterest.

Ketikkan satu atau dua kata di kolom pencarian, maka akan muncul rekomendasi-rekomendasi sugesti keyword terkait yang bisa memperkaya target kata kunci Anda.

6. Memanfaatkan LinkedIn

Teman-teman pasti juga seringkali menggunakan media sosial seperti LinkedIn untuk mencari informasi seputar industri ataupun pekerjaan yang sedang digeluti.

Berbeda dengan media sosial lainnya, LinkedIn cenderung menjadi platform yang biasanya dipakai untuk profesional.

Menurut data internal LinkedIn, media sosial yang satu memiliki jumlah pengguna sekitar 1,3 miliar.

Di LinkedIn, Anda juga pasti menemukan banyak sekali influencer yang membagikan postingan-postingan mengenai dunia pekerjaan dan industri terkait. 

Teman-teman bisa memanfaatkan hal tersebut untuk menemukan ide kata kunci yang relevan.

Selain itu, Anda juga bisa memaksimalkan kolom pencarian LinkedIn untuk melakukan keyword research.

Sama seperti halnya Instagram, Anda hanya perlu mencari hashtag mengenai industri yang dicari, kemudian akan ada banyak sekali ide keyword yang bisa teman-teman dapatkan.

7. Gunakan BuzzSumo

Tool yang satu ini memberikan manfaat yang besar bagi para digital marketer untuk menemukan topik konten yang paling menarik.

Tidak berhenti di situ saja, teman-teman juga bisa memanfaatkan BuzzSumo untuk menemukan keyword.

Ada banyak sekali topik-topik hangat yang sedang diperbincang di seluruh dunia dan bisa Anda monitoring melalui tool ini.

Terlebih, Anda juga bisa mengatur filter seperti lokasi, jenis konten, dan lain-lain untuk menemukan keyword yang tepat melalui BuzzSumo. 

Sebagai contoh, ini hasil pencarian dari B2B sales:

Dok. Search Engine Journal

Itu dia berbagai macam cara yang bisa Anda lakukan untuk melakukan keyword research dengan memanfaatkan platform media sosial.

Cara di atas bisa teman-teman pakai ketika sedang butuh ide keyword yang relevan selain menggunakan tool yang biasa Anda gunakan seperti Ahrefs atau Semrush.

Jika teman-teman memiliki pertanyaan silakan tuliskan di kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.

Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!

Referensi:

https://www.searchenginejournal.com/keyword-research/social-media/

Author

SEO Content Specialist, Median Digital Indonesia | Former SEO Content at Zenius, Hipwee, and Glints | SEO Enthusiast

Write A Comment