Apa yang terlintas di pikiran teman-teman saat hendak melakukan keyword research (riset kata kunci)?

Yap, sebagian besar para praktisi SEO tentu akan tertuju ke satu istilah SEO, yaitu search volume (volume pencarian).

Bagi teman-teman yang sudah bertahun-tahun di dunia SEO, search volume bisa menjadi pegangan dalam proses pembuatan konten.

Namun, search volume bukan satu-satunya pegangan yang bisa Anda andalkan untuk membuat konten yang relevan dengan user.

Di sisi lain, bagi orang yang mungkin baru terjun di dunia SEO, search volume menjadi satu istilah yang patut dipahami lebih dalam lagi.

Kira-kira apa itu search volume?

Seberapa besar perannya dalam proses riset keyword hingga menghasilkan artikel?

Apa itu Search Volume?

Search volume adalah metrik SEO (Search Engine Optimization) yang memperkirakan seberapa sering orang mencari suatu informasi dengan kata kunci tertentu melalui search engine seperti Google.

Dalam proses riset keyword, search volume bisa membantu Anda untuk menemukan kata kunci yang berpotensi meraup traffic website. 

Sebagai contoh, di bawah ini saya mencari keyword “apa itu seo” melalui tools SEMrush.

Setelah saya mencari, SEMrush menyajikan beberapa keyword yang relevan dengan apa yang saya cari.

Di samping kolom “Intent” tertera kolom “Search Volume”:

search volume keyword SEO di semrush
Dok. Maulana Adieb

Di situ ditampilkan kalau keyword “apa itu seo” mempunyai search volume sebanyak 5,400 dan KD (keyword difficulty) sebanyak 44.

Secara harfiah, keyword tersebut memang banyak dicari oleh orang, tetapi mempunyai persaingan yang cukup ketat di dalam SERP (Search Engine Result Page).

Meski search volume-nya banyak, tetapi bukan berarti itu akan mendatangkan traffic yang banyak pula. Hal ini yang perlu diperhatikan oleh teman-teman.

Pasalnya, search volume yang ditampilkan di kebanyakan tools itu merupakan nilai rata-rata tahunan.

Dikarenakan rata-rata tahunan, bisa dikatakan search volume mungkin tidak mewakili pencarian terkini untuk satu kata kunci tersebut.

Di sisi lain, meskipun Anda berhasil menempati ranking pertama untuk satu kata kunci, Anda mungkin tidak mendapatkan semua traffic dari keyword tersebut, melainkan teman-teman akan berbagi total search volume dengan website lain yang berada di halaman yang sama.

Singkatnya, jika Anda menargetkan keyword “apa itu seo” dengan search volume 5,400, itu artinya tidak semua traffic dengan angka tersebut akan mengarah ke website Anda.

Seberapa Penting Search Volume dalam Riset Keyword?

Jika melihat sekilas dari penjelasan di atas, teman-teman tentu menyadari bahwa search volume bukanlah satu-satunya metrik penting dalam riset keyword.

Meski begitu, keberadaan metrik ini juga mempunyai peranan penting bagi para praktisi SEO dalam mengidentifikasi keyword yang tepat sebelum menulis artikel. 

Baca Juga:  4 Tips Riset Keyword Youtube untuk Pemula

Ibarat sedang berada di jalan tol, search volume menjadi salah satu plang arah yang menuntun kita untuk sampai di tempat tujuan.

Ingat, hanya salah satu plang arah saja ya sehingga masih ada plang-plang lain yang perlu Anda perhatikan.

Misalnya, menyesuaikan dengan search intent atau memahami pain points dari user.

Dengan begitu, maka konten Anda akan jadi lebih bermanfaat buat user.

Jadi, sebaiknya teman-teman tidak hanya mengandalkan search volume saja dalam proses riset keyword.

Terlebih, saat ini user tidak hanya melakukan pencarian lewat Google, melainkan juga lewat tools AI.

Dengan keadaan seperti itu, maka Anda juga harus memprioritaskan kualitas konten supaya dapat dikutip oleh AI.

Cara Mengetahui Search Volume pada Keyword

Sejatinya, ada banyak sekali tools keyword research yang bisa Anda pakai untuk cek search volume.

Akan tetapi, pada artikel ini saya akan menunjukkan kepada teman-teman langkah-langkahnya menggunakan tools dari SEMrush.

  • Login akun SEMrush Anda terlebih dahulu
  • Klik “SEO” pada dashboard di bagian kiri, lalu pilih “Keyword Magic Tool”
langkah-langkah mencari search volume keyword di semrush
Dok. Maulana Adieb
  • Ketikkan keyword yang mau Anda cari search volume-nya di kolom yang ada, kemudian klik tombol “Search”
keyword magic tool semrush
Dok. Maulana Adieb
  • Setelah itu, Anda akan ditampilkan search volume dari keywordDigital Marketing” dan juga disajikan beberapa keyword yang relevan dengan pencarian teman-teman tersebut
tampilan dashboard search volume keyword magic tool di semrush
Dok. Maulana Adieb
  • Dari pilihan keyword di atas, Anda bisa mengidentifikasi mana keyword yang sesuai dengan kebutuhan konten teman-teman

Perlu diperhatikan bahwa dalam melakukan riset keyword Anda bisa menerapkan langkah-langkah di atas untuk mencari search volume.

Akan tetapi, Anda juga bisa menerapkan taktik keyword research yang lain seperti memanfaatkan Google Autocomplete atau memperhatikan tren terlebih dahulu.

Praktik Terbaik SEO dengan Memanfaatkan Search Volume

1. Jangan Hanya Mengandalkan Search Volume

Memang, search volume merupakan metrik yang bisa dipakai untuk mengidentifikasi main keyword.

Akan tetapi, jangan hanya berfokus pada metrik ini saja.

Masih banyak SEO Specialist yang terlalu fokus pada search volume sehingga lupa untuk memberikan konten yang bermanfaat.

Teman-teman juga perlu mempertimbangkan keyword difficulty-nya (tingkat persaingan keyword), search intent-nya, tingkat relevansi keyword serta menyajikan information gain agar konten Anda berbeda dengan kompetitor.

Bisa saya katakan, search volume hanya menjadi butiran debu saja di tengah luasnya proses penyajian konten yang bermanfaat.

2. Jangan Terlalu Mengejar Search Volume Tinggi

Sekali lagi, search volume tinggi bukan berarti langsung menempatkan konten teman-teman di halaman pertama Google, ya.

Search volume tinggi biasanya akan menghadapi persaingan yang sangat ketat di SERP Google (bisa dilihat tingkat KD-nya).

Baca Juga:  Google Autocomplete: Opsi Gratis untuk Keyword Research & Ide Konten

Jadi, teman-teman tidak wajib menargetkan keyword dengan search volume tinggi.

Anda bisa mengatur strategi SEO yang lebih bijak dengan menargetkan keyword search volume rendah, tetapi ada kemungkinan untuk bisa menempati peringkat terbaik di SERP. Selain itu, manfaatkan juga low hanging fruit keyword.

Keyword jenis ini biasanya mempunyai tingkat persaingan rendah, namun berpotensi meraup organic traffic yang tinggi.

3. Lihat Apa yang Sedang Menjadi Tren

Seperti yang sudah dijelaskan, angka search volume merupakan rata-rata tahunan.

Jadi, angka search volume yang tinggi bukan berarti banyak dicari oleh orang saat ini juga.

Oleh karena itu, saat sedang membuat content plan, Anda juga perlu mengecek tren yang sedang terjadi guna menambahkannya menjadi sebuah konten.

Untuk hal ini, teman-teman bisa memanfaatkan tools seperti Google Trends atau memantau tren melalui berbagai platform media sosial.

Konten yang dibuat mengikuti tren berpotensi meraup traffic dalam jumlah yang tinggi untuk periode waktu tertentu saja.

Berapa Kira-kira Search Volume yang Ideal?

Jawaban tepatnya yaitu tergantung dan disesuaikan dengan kebutuhan brand bisnis teman-teman.

Bisa saja keyword dengan search volume 10 – 100 menjadi search volume yang ideal karena berpotensi meningkatkan visibilitas brand bisnis Anda dengan baik melalui search engine

Pasalnya, search volume rendah berpotensi membangun brand awareness secara konsisten sehingga lambat laun brand Anda akan terlihat oleh orang dan bahkan mendapatkan citra positif.

Selain itu, bisa jadi keyword dengan puluhan ribu search volume lebih ideal karena membantu membuat keyword non-branded Anda stabil di search engine

Secara garis besar, tidak ada angka ideal untuk jumlah search volume pada keyword.

Anda hanya perlu mengidentifikasi target keyword yang tepat dan sesuai dengan tujuan bisnis serta relevan dengan target audiens.

Search Volume Bukan Satu-satunya Fokus dalam Riset Keyword

Kami, tim DailySEO ID akan terus mengingatkan kepada audiens bahwa search volume bukanlah segalanya.

Satu-satunya yang harus teman-teman fokuskan dan lebih penting dibandingkan search volume yaitu audiens.

Identifikasi target keyword yang relevan dengan target audiens, search intent, hingga brand bisnis Anda.

Bangun perlahan brand Anda dengan konten-konten yang bermanfaat bagi user.

Lambat laun, visibilitas bisnis Anda akan terlihat baik di mata Google dan user, bahkan tidak menutup kemungkinan akan dikutip juga oleh AI search.

Jika Anda memiliki pertanyaan terkait informasi ini, silakan tuliskan di kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.

Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!

Referensi:

https://ahrefs.com/seo/glossary/search-volume

https://www.semrush.com/blog/keyword-search-volume

Author

SEO Content Specialist, Median Digital Indonesia | Former SEO Content at Zenius, Hipwee, and Glints | SEO Enthusiast

Write A Comment