Sebagai seorang SEO specialist, pasti ada rasa bangga dan berhasil ketika halaman yang kita optimasi masuk ke top visibility (ranking 3 besar), muncul sebagai featured snippet/SGE, atau fitur Google lainnya seperti people also ask

Terlebih lagi jika proses optimasi yang kita lakukan bisa menghasilkan konversi atau revenue bagi kita sendiri atau perusahaan tempat kita bekerja.

Banyak informasi yang beredar mengenai tips dan cara agar suatu halaman atau konten buatan kita bisa mendapatkan ranking yang bagus di Google.

Mulai dari tips dan cara riset keyword, rekomendasi tools SEO, berbagai artikel lain dari website yang suka membahas SEO, hingga pendapat dari praktisi SEO ternama.

Nah, baru-baru ini Google memberikan suatu pernyataan yang cukup menohok di dunia SEO mengenai halaman website yang “sempurna”.

Bagaimana detailnya? Simak ulasan dari artikel ini untuk mendapatkan insights yang menarik.

Danny Sullivan: Tidak Ada Halaman Website Sempurna untuk Ranking yang Bagus di Google

Danny Sullivan, selaku Google Search Liason, mengirim cuitan di Twitter soal “kepercayaan” orang-orang tentang formula untuk menciptakan halaman yang sempurna di mata Google.

Menurut Danny, tidak ada formula untuk menciptakan halaman yang sempurna untuk bisa ranking lebih tinggi di Google, sehingga orang-orang tidak perlu menciptakan/mengerjakan rumus mistis atau karangan untuk mengejar ranking lebih tinggi.

Baca Juga:  Apakah Social Signal Memengaruhi Ranking di Google Search?

Ia berpesan bahwa daripada terlalu berpatok pada rekomendasi alat 3rd party, lebih baik fokus pada audience Anda, misalnya memperlihatkan byline artikel kepada pembaca.

Justru jangan lakukan suatu hal atau optimasi karena Anda pernah mendengar sesutu, bahwa melakukan “optimasi tersebut” dapat membuat situs ranking lebih tinggi di Google.

Fokusnya adalah user first dan being helpful terhadap user.

Tanggapan Warganet Terhadap Cuitan Danny Sullivan

Ada berbagai tanggapan terhadap cuitan dari Danny Sullivan. Ada yang positif dan ada juga yang negatif.

Salah satu contoh respon negatifnya adalah banyak yang mengatakan kalau Google itu hanya bisa memberikan nasihat, namun kenyataannya, nasihatnya tidak sesuai dengan kondisi lapangan.

Bahkan ada juga sindiran dari salah satu warganet jika website-nya telah di-outrank oleh situs spam.

Namun, tidak sedikit juga warganet yang memberikan respon positif:

Respon positif terhadap cuitan tersebut pada prinsipnya adalah menerapkan prinsip user first, maka Google pasti akan memberikan reward yang baik.

Apa yang harus Kita Lakukan setelah Mengetahui Hal Ini?

Menurut hemat kami, sebagai seorang praktisi SEO, kita perlu mempertimbangakan cuitan dari Danny Sullivan, khusunya pada prinsip user first dan being helpful terhadap user.

Seringkali kita dihadapkan pada kenyataan yang kurang menyenangkan, misalnya ketika website kita dikalahkan (di-outrank) oleh situs lain yang kontennya kurang bermanfaat atau bahkan spam.

Namun, penting untuk diingat bahwa Google secara berkala memperbarui algoritmanya untuk lebih mengutamakan kebutuhan pengguna.

Jika situs yang Anda kelola ingin sustainable, maka mengikuti saran dari Danny Sullivan berdasarkan cuitan tersebut adalah hal yang wajib. 

Jangan terlalu cepat terpengaruh oleh komentar negatif terhadap cuitan tersebut. Ingat, setiap situs memiliki strategi dan riwayat optimasi yang berbeda-beda, sehingga apa yang berlaku untuk satu situs mungkin tidak relevan dengan situs lain.

Baca Juga:  Apakah Page Speed Memengaruhi Ranking di Google Search?

Fokus pada User, bukan pada Mencari Formula untuk Menciptakan Halaman Sempurna

Alih-alih berusaha menemukan formula rahasia untuk menciptakan halaman web “sempurna” yang telah dibantah oleh Google, fokuslah pada optimisasi situs demi pengalaman pengguna yang lebih baik. Beberapa langkah yang bisa diambil meliputi:

  • Menyediakan kolom pencarian untuk memudahkan navigasi pengguna di situs Anda.
  • Memperbaiki link yang rusak (error 404/500).
  • Mengoptimalkan internal link untuk mencegah halaman terisolasi (orphan pages) dan meningkatkan durasi kunjungan pengguna di website.
  • Meningkatkan kecepatan website.
  • Menulis konten berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dan minat pengguna.
  • Menampilkan nama penulis atau editor untuk membangun kredibilitas dan kepercayaan pembaca.
  • Menggunakan protokol keamanan HTTPS.

Dengan menerapkan strategi-strategi ini, Anda berpotensi dapat meningkatkan performa SEO website Anda secara berkelanjutan dan tidak perlu khawatir setiap kali Google mengumumkan update algoritma.

Pasalnya, pembaruan algoritma Google selalu bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna, sehingga langkah-langkah tersebut akan membantu website Anda tetap relevan dalam jangka panjang.

Yuk Gabung DailySEO ID!

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau ingin mendiskusikan topik yang kami bahas hari ini, jangan ragu untuk meninggalkan komentar di bawah.

Atau Anda juga bisa bergabung di grup Telegram kami untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai topik SEO, selain itu Anda juga bisa berjejaring dengan berbagai praktisi yang berpengalaman di bidang SEO.

Jika Anda ingin belajar SEO dari ahlinya, Anda bisa ikut di DailySEO ID School, detailnya silahkan cek di course-nya DailySEO ID ya!

Author

Digital marketing & website associate at Primecare Clinic. Has almost 4 years of experience in health industry, optimized digital health and clinic website. Founder/blogger of farisyudza.com

1 Comment

  1. Kadang kayak kesel banget karena yang top pages itu halaman useless. Jumlah kata sedikit, tidak menampilkan gambar satupun. Malah yang seharusnya di isi gambar tapi ternyata iklan. Iklan juga ada dimana-mana. Sementara yang artikelnya komprehensif selalu kalah. Secara keseluruhan tidak membantu tapi top pages.

    Keyword stuffing juga masih dilakukan tapi nyatanya masih top pages. Apakah karena media ternama dan update rutin, juga backlink yang melimpah?

Write A Comment