Bisakah sebuah situs tidak terlihat sama sekali di Google, tetapi mendapatkan banyak AI citation?
Glenn Gabe baru saja menelusuri sebuah website dengan topik YMYL (Your Money Your Life).
Ia menemukan bahwa website tersebut tidak terlihat di Google, tetapi sitasinya banyak di ChatGPT.
Hal ini cukup jarang terjadi.
Studi kasus ini juga menarik karena studi sebelumnya menunjukkan jika terkena penalti atau manual action di Google, maka visibilitas di LLM juga menurun.
Temuan Utama Studi
Dari data AI citation-nya, AI citation terbanyak berasal dari 2 LLM, yaitu ChatGPT dan Microsoft Copilot.
Keduanya punya korelasi yang kuat dengan entitas yang sama, yaitu Microsoft.
Kuncinya ternyata ada Bing, search engine (mesin pencari) dari Microsoft. Sebagai informasi, Bing adalah partner resmi dari ChatGPT.
Implikasi studi ini adalah Bing tidak sebaiknya tidak ditinggalkan.
Jika visibilitas situs Anda bagus di Bing, maka AI citation bisa meningkat di ChatGPT dan Copilot, bahkan jika Anda tidak mempertimbangkan untuk muncul di Google.
Meski sebenarnya, lebih baik memiliki visibilitas yang baik di media yang banyak pemakainya.
Per artikel ini ditulis, Google masih menjadi pemegang market share terbesar di dunia, diikuti ChatGPT pada konteks LLM/AI search.
Utilisasi Bing!
Jika Anda belum memakai Bing atau submit ke Bing Webmaster. Mungkin studi ini cocok untuk memersuasi Anda untuk menggunakannya.
Meski Bing memang tidak memiliki pengguna sebanyak Google, studi ini membuktikan bahwa Bing bisa jadi kunci untuk membuka visibilitas di ChatGPT dan Copilot, bahkan ketika situsnya tidak ada visibilitas di Google.
Jika Anda memiliki pertanyaan terkait, silakan tuliskan pada kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.
Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!
Referensi:
https://www.gsqi.com/marketing-blog/surging-in-chatgpt-dead-in-google