Dengan hadirnya AI generatif, markdown file mulai digunakan karena klaim akan membantu dalam optimasi Generative Engine Optimization (GEO) atau muncul di AI generatif.
Pada salah satu podcast Google, John Mueller dan Martin Splitt membahas HTML vs markdown file.
John Mueller: HTML adalah Standar dan Markdown File Tidak Memberi Manfaat bagi SEO
Pada podcast tersebut, John Mueller memberikan pernyataan yang tegas.
HTML adalah standar bagi SEO dan markdown file (seperti llms.txt) tidak akan memberi manfaat bagi SEO.
Bukan tanpa alasan mengapa John mengatakan hal tersebut.
Menurut Search Advocate Google tersebut, web crawler sudah melakukan perayapan secara puluhan tahun dalam memproses HTML standar dan mengonversi HTML ke teks adalah hal yang mudah bagi crawler.
Selain itu, markdown file berpotensi menghilangkan elemen navigasi seperti sidebar, footer, dan header.
Dalam podcast tersebut juga dijelaskan bahwa ada risiko dualitas karena membuat markdown untuk manusia dan LLM, sehingga akan membuat maintenance website menjadi lebih kompleks dan menyulitkan proses debugging.
Meski demikian, markdown file diakui sebagai dokumentasi yang bermanfaat bagi developer.
Google Mempertegas Posisi Mereka Terkait llms.txt
Dari podcast tersebut, Google mempertegas opini mereka terkait markdown file, termasuk llms.txt.
Yaitu, markdown file sama sekali tidak dibutuhkan karena tidak memberi manfaat apa pun untuk SEO.
Meski demikian, markdown file masih bermanfaat untuk developer.
Apabila teman-teman memiliki pertanyaan, silakan tuliskan di kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.
Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!
Referensi:
https://search-off-the-record.libsyn.com/should-i-use-markdown-for-my-site-transcript