Konten artikel merupakan “daging” alias isi utama dari website berita, informasi, hingga blog dengan topik tertentu yang spesifik. SEO (search engine optimization) pun tidak lepas dengan artikel.

SEO butuh yang namanya konten, dalam hal ini artikel, dan artikel butuh SEO agar visibilitasnya di search engine results page (SERP) meningkat dan tentunya nikmat untuk dibaca oleh user.

Tapi, memproduksi artikel bukanlah hal yang mudah, butuh ide, waktu dan tenaga yang tidak sedikit agar artikel tersebut benar-benar menjawab apa yang dibutuhkan oleh user.

Sehingga tidak sedikit pemilik website lebih memilih untuk menggunakan layanan jasa penulis artikel.

Nah, pada kali ini DailySEO akan mencoba mengulas rata-rata harga yang mereka tawarkan, sekaligus mengulas artikel yang pernah dipesan oleh teman-teman DailySEO ID hingga tips memilih jasa penulis artikel.

Nah, untuk menambah wawasan kita bersama, baca terus tulisan ini sampai selesai ya!

Kisaran Harga Jasa Penulis Konten: 10 Ribuan – 100 Ribuan Per Artikel

Kami mencoba melakukan riset sederhana secara online untuk mengetahui kisaran harga jasa penulis konten artikel yang ada.

Ternyata para penyedia layanan ini membuka harga di paling murah yaitu sekitar 10 ribuan dan yang paling mahal sekitar 100 ribuan untuk pemesanan satu buah artikel dengan panjang yang bervariasi mulai dari 200 kata hingga 1.500 kata.

Ada juga yang menyediakannya dalam bentuk paket mulai dari 200 ribuan hingga jutaan, masing-masing paket bisa berisi 10 hingga 20 artikel.

Mengenai bahasa tulisan, para penyedia rata-rata menyediakan penulisan artikel dalam dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan juga Bahasa Inggris.

Umumnya penulisan artikel berbahasa Inggris dipatok dengan harga yang lebih mahal dibanding dengan Bahasa Indonesia.

Berdasarkan hasil riset tersebut, apakah penyedia jasa penulis artikel SEO ini terbilang cukup terjangkau atau bisa dikatakan murah? Sepertinya murah/mahal itu relatif ya.

Tapi yang jadi pertanyaan adalah, apakah dengan harga demikian artikelnya benar-benar sesuai dengan harganya?

Jawabannya lagi-lagi tergantung, bisa ya dan bisa tidak.

Nah, di bawah ini, kami akan mencoba membagikan pengalaman teman-teman komunitas DailySEO ID dalam menggunakan jasa penulis.

Tentu saja kami tidak meminta nama jasa penulisnya. Ini murni review yang objektif dari sisi klien/pengguna jasa.

Seperti apa pengalaman mereka? Silakan lanjutkan membaca.

Review Jasa Artikel SEO yang Pernah Dipesan Oleh Teman-teman DailySEO

1. Pengalaman dari Dian Nugroho

Ulasan artikel yang pertama datang dari teman DailySEO bernama Dian Nugroho. Kami melakukan komunikasi dengan Dian Nugroho melalui aplikasi pesan instan, beliau menuliskan:

Saya mau cerita untuk pengalaman menggunakan jasa penulis artikel. Saya perlu ralat. Di group search marketer saya menyebutkan ada 100 artikel. Tapi setelah saya cek hanya ada 50 artikel.

Jadi waktu itu, saya baru masuk di perusahaan sekarang sebagai SEO specialist. Agensi jasa tulis artikel ini langganan atasan saya. Saya disuruh untuk menghubunginya untuk memesan artikel. Dari awal mau pesan 100 artikel, jadinya 50 artikel dulu.

Harga yang ditawarkan sangat murah. 1000 kata Rp 34.000 per artikel. Jadi kami bayar 1.7juta waktu itu. Lunas di depan. Yang lebih mengejutkan agensi ini menyanggupi bisa menyelesaikan dalam 1 minggu. Padahal brief yang saya berikan, menurut saya cukup menantang.

Setelah 1 minggu, saya baru menerima 12 artikel. Dan langsung saya cek.

Hasilnya sangat mengecewakan.

1. Banyak pengulangan. Kalimatnya banyak yang muter-muter dan basa-basi. Kelihatan banget cuma mau menghabiskan jatah 1000 kata.

2. Pengulangan keyword yang tidak perlu dan tidak pada tempatnya.

3. Membosankan untuk dibaca.

4. Tidak disertai sumber

Akhirnya saya minta untuk direvisi. Setelah direvisi, hasilnya masih mengecewakan. Kalimat masih muter-muter.

Setelah semua dikirim ke saya, dan beberapa kali revisi untuk masing2 artikel. Hasil akhirnya tetap tidak sesuai harapan saya.

Sekitar 2 bulanan dari deal sampai final.

Yang paling mengecewakan sebenarnya komunikasinya sih. Sering tidak ada kabar. Apalagi kalau minta revisi, suka nggak ada respon.

Jadi, Dian Nugroho memesan artikel 1000 kata seharga Rp 34.000 per artikel sebanyak 50 artikel.

Baca Juga:   Apa itu Artikel SEO? Bagaimana Cara Menulis Artikel yang SEO Friendly?

Menurut kami harganya cukup terjangkau, tapi sayang hasilnya jauh dari kata memuaskan, terbukti dari review yang disampaikan oleh Dian Nugroho.

Berikut salah satu contoh artikel yang beliau pesan, silakan nilai sendiri:

2. Pengalaman dari Aby

Review kedua datang dari Aby.

Aby mengatakan harga artikel yang dipesan itu Rp 25.000 saja, lebih murah dari pengalaman Dian Nugroho.

Berikut contoh artikel yang Aby pesan:

Menurut kami artikel di atas poin positifnya adalah mencantumkan sumber referensi sehingga tulisan tersebut bisa dipertanggung jawabkan.

Tetapi poin negatifnya adalah artikel terkesan kaku, tidak natural, seperti hasil spinner atau software semisalnya.

Role content-nya juga tidak jelas untuk apa, di judul terpampang jelas “Rekomendasi Resep Tahu…”, tapi tidak satupun resep yang tertulis di sana, malah lebih condong kepada memperkenalkan nama-nama makanan berbahan tahu saja.

Bagaimana dengan content depth? Ini juga hanya sekedar panjang, tapi tidak ada informasi yang menjawab pertanyaan user terkait resep.

3. Pengalaman dari Maulana

Artikel review ketiga diberikan oleh Maulana.

Beliau mengatakan:

Biasanya saya nyari dan connect sendiri dari kenalan, teman-teman di komunitas blogger, atau LinkedIn yang open untuk freelance atau part-time writing.

Setelah ngobrol, kita sepakat untuk ngerjain assignment dulu, untuk menentukan apakah memang cocok hasil kerjanya dengan yang kita mau dan ini tetap dibayar.

Kalau cocok, kita ajak kerja untuk jangka waktu tertentu, biasanya 3 bulan.

Maulana bisa mengeluarkan biaya di angka 100 – 150 ribu-an untuk satu buah artikel:

Untuk harga, biasanya kasih di angka 100-150 ribu untuk satu artikel tanpa ada batasan harus berapa kata, yang penting content brief dan outline tulisannya terpenuhi dan sesuai.

Beliau juga membantu si penyedia jasa penulis dengan memberikan content brief dan outline (kerangka) tulisan, hal ini Maulana lakukan agar hasil tulisannya berkualitas, jelas informasinya dan tentunya sesuai dengan kebutuhan.

Baca Juga:   Pekerjaan yang Membosankan vs Silaunya Hasil dari SEO (The Grind vs The Flash of SEO)

Berikut contoh artikel yang di-order oleh Maulana:

Menurut Maulana, mendapatkan artikel berkualitas itu susah-susah gampang, tapi jika cocok, maka penyedia akan menjadi langganan.

Agak susah dapat 100% sesuai yang kita mau, makanya kalau di awal udah cocok biasanya diajak kerja terus dan diimprove lagi.

Maulana juga menyarankan kita yang ingin menggunakan jasa penulis untuk mengecek portofolionya, pengalaman, hingga pendidikan, apalagi untuk tulisan yang sifatnya teknis.

4. Pengalaman dari Alief Rakhman

Keempat, ada review dari Alief Rakhman.

Alief mengatakan bahwa untuk harga jasa penulis artikel itu relatif, tergantung pada kredibilitas dan kualitas agensi atau freelancer writer.

Alief Rakhman yang memilih menggunakan agensi juga mengatakan biaya yang ia keluarkan untuk satu buah artikel itu berkisar di angka Rp 40.000 per artikel dan tidak mematok panjang kata.

Untuk jumlah artikel yang dipesan Alief cukup banyak, yakni bisa sampai ratusan artikel:

puluhan – ratusan artikel.

Tapi sayangnya Alief belum bisa membagikan contoh artikelnya, tapi sejauh komunikasi kami berdua beliau mengatakan puas dengan hasil tulisan si agensi ini.

…iya puas mas, tidak hanya dari sisi tulisan saja, tapi dari prosesnya.

Tips Memilih Jasa Penulis Artikel yang Berkualitas

Berdasarkan review teman-teman DailySEO di atas, maka kami menyimpulkan beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan jika ingin menggunakan jasa penulis artikel baik itu agensi maupun freelancer (pekerja lepas).

Lihat Portofolionya

Melihat portofolio artikel yang sudah pernah ditulis adalah sebuah keharusan.

Dengan adanya portofolio ini, Anda bisa melihat sejauh mana kualitas artikel yang pernah mereka buat.

Cobalah minta satu sampai dua buah artikel dari si penyedia jasa.

Kemudian cek apakah artikelnya mudah dan enak dibaca, apakah terdapat typo atau tidak, apakah penyampaian informasinya jelas dan mudah dipahami atau malah bertele-tele dan panjang tidak jelas.

Teman-teman juga bisa melakukan pengecekan di Copyscape untuk mengetahui apakah artikel tersebut original atau tidak.

Baca Juga:   7 Tips Membuat Konten Mobile-Friendly, Beri Kenyamanan User Akses di Handphone!

Jika terdeteksi copy-paste lebih dari satu dokumen, kemungkinan artikel tersebut tidak original (Dengan asumsi satu artikel tersebut adalah artikel portofolio yang sudah tayang di website kliennya).

Cek Review Pelanggan

Langkah yang kedua adalah dengan mengecek review pelanggan di platform yang netral (pihak ke-3), contohnya Google Business Profile.

Kenapa di platform yang netral?

Berbeda dengan review yang mereka tampilkan di website sendiri yang kemungkinan sudah dipilih yang paling bagus.

Review di platform netral berpeluang lebih besar hasil tulisan pelanggan mereka sendiri, dan si penyedia jasa penulis tidak memiliki kontrol untuk melakukan pengeditan review.

Cara lain mendapatkan review adalah dengan bertanya kepada teman-temannya, “ada yang sudah pernah memakai jasa si X?” untuk mendapatkan rekomendasi mulut ke mulut.

Tanyakan: Format Content Brief Seperti Apa yang Mereka Terima?

Content brief bagi penulis adalah seperti resep bagi seorang koki. Tanpa content brief, apa yang mau ditulis?

Tanyakan ke calon penulis, biasanya mereka menerima content brief dalam format seperti apa. Biasanya semakin detail mereka meminta content brief, semakin sesuai hasil tulisannya dengan ekspektasi kliennya.

Kalau content brief yang biasa dia minta hanya berupa target keyword saja, patut dikhawatirkan hasil akhir kontennya hanya mengulang keyword tersebut saja.

Berikan Assignment Berbayar Kepada Calon Penulis

Pengalaman Maulana di atas sangat menarik, dia memberikan tes alias assignment kepada calon penulis yang sudah diseleksi sebelumnya.

Minta calon penulis untuk memberikan harga eceran 1 atau 2 konten, lalu minta mereka menulis, lalu bayar setelah mereka selesai. Kalau hasil tulisannya sesuai dengan harapan, gunakan jasa penulis tersebut ke depannya.

Membayar harga 1-2 konten saja sepertinya tidak seberapa dibandingkan harus membuang uang lebih banyak untuk penulis yang hasilnya tidak sesuai ekspektasi, bukan?

Penutup

Memang ada pernyataan “ada harga, ada rupa”, namun selamanya tidak begitu, apalagi dalam hal penulisan artikel SEO.

Ingat mahal dan murah itu relatif, bagi si A mungkin mahal, tapi bagi si B ternyata murah, yang penting dan harus Anda perhatikan adalah hasil karya serta rekam jejaknya bukan label harganya.

Kemudian mengenai pemilihan jasa penulis, usahakan jangan terburu-buru untuk memesan artikel maupun bekerja sama.

Luangkan waktu untuk memilah manakah penyedia layanan penulis artikel yang sesuai dengan kebutuhan dan juga cocok dengan biaya yang Anda siapkan.

Lebih baik selektif dan memakan waktu sedikit ketimbang Anda harus kecewa dengan hasil tulisannya atau bahkan merasa tertipu karena hasil yang jauh di bawah ekspektasi.

Demikianlah artikel tentang harga, kualitas artikel SEO beserta tips memilih jasanya.
Jika ada pertanyaan silakan tuliskan di kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram di sini. Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas!

Author

Touched SEO in 2014 and dive more deeply in 2019. Currently working at Farmaku & DokterSehat as an SEO Specialist.

2 Comments

  1. Hargai juga penulis dengan bayaran yang pantas.

    Jangan hanya mau kualitas daging premium tapi modalnya hanya bisa buat beli mi instan.

    Penulis juga malas kalau bayarannya gak manusiawi. Padahal memproduksi tulisan itu jelas tidak mudah 🙂

    Sedikit curhatan SEO writer 🙂

  2. Saya juga dulu pernah menggunakan jasa penulisan artikel. Tapi untuk saat ini saya lebih banyak menerima post tamu yang tentunya harus melewati peninjauan terlebih dahulu dari saya.

Write A Comment