Sudah membuat toko online di Shopify?

Tapi performanya stuck? Atau malah selalu bergantung pada ads?

Artikel ini akan menjadi salah satu solusi bagi teman-teman yang sedang menjalankan situs berbasis Shopify dan ingin memaksimalkan hasilnya dengan SEO.

Apa Itu Shopify?

Shopify adalah cloud-based commerce platform untuk membuat toko online dan berjualan di dalamnya tanpa harus memahami coding.

Jadi, teman-teman tidak perlu membuat situs web dari awal menggunakan bahasa pemrograman.

Bahkan tidak perlu berbagi “lapak” dengan kompetitor seperti yang terjadi di marketplace.

Shopify sendiri memiliki berbagai fitur unggulan untuk membantu Anda mengoperasikan situs e-commerce, yaitu:

  • Website builder (pembuat situs web)
  • Payment Processing (memproses pembayaran)
  • Order & Inventory Management (pengelolaan pesanan dan inventori)
  • In-Person Sales (penjualan langsung)
  • Marketing & Analytics (analitik dan pemasaran)

Menarik sekali ya?

Jika Anda merasa tertekan dengan biaya-biaya di marketplace, Anda bisa mulai untuk membuat situs web toko online sendiri di Shopify.

Faktanya, banyak seller yang sudah memiliki ke website sendiri.

Strategi SEO untuk Website Berbasis Shopify

Sudah membuat situs web di Shopify? Lalu selanjutnya apa?

Hal yang bisa teman-teman lakukan ketika situs web sudah komplet jadi adalah dengan melakukan marketing campaign, salah satu caranya yaitu dengan SEO (Search Engine Optimization).

Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan agar performa SEO website toko online Shopify Anda optimal.

Mulai dari Keyword Research

Keyword research (riset kata kunci) merupakan bagian dari SEO untuk menemukan apa yang kata atau frasa dicari oleh calon pelanggan dan memetakannya ke toko online Anda.

Fokus utama riset ini dilakukan pada halaman collection (koleksi) dan product page (halaman produk).

Teman-teman bisa menemukan keyword (kata kunci) dengan bantuan SEO tool untuk menemukan istilah pencarian yang terkait dengan produk Anda.

Tool yang bisa Anda gunakan antara lain:

  • Google Search (Autocomplete, People Also Ask, Related Searches)
  • Keyword Surfer (ekstensi di Google Chrome)
  • Ahrefs, Ubersuggest, atau Semrush.

Teman-teman bisa belajar keyword research lebih dalam di artikel:

Baca Juga:  Google Merilis Core Update Desember 2024, Apa Bedanya Dari November Lalu?

Mengenal Keyword Research dan Tips Melakukannya

Jangan lupa juga untuk memetakan istilah kata seperti produk bermerek dengan produk generik.

Contohnya kata kunci “sepatu Aerostreet” yang branded harus dipisahkan dengan “sepatu sekolah” yang umum.

On-page SEO

Setelah target kata kunci ditentukan, langkah selanjutnya adalah mengoptimalkan aspek on-page SEO di dalam halaman toko Anda.

Mulai dari mengoptimalkan meta title, meta description, heading, excerpt, hingga optimasi gambar (alt text).

Pada meta tag, Anda bisa menyertakan kata kunci target, tambahkan variasi long-tail keyword, dan cantumkan Unique Selling Point (USP) seperti COD, gratis ongkir, atau diskon.

Apabila toko Anda memiliki ribuan produk, pertimbangkan penggunaan programmatic SEO.

Teman-teman bisa belajar on-page SEO lebih dalam di ulasan berikut:

Apa Itu On-Page SEO? Mengapa Penting?

Dalam hal optimasi gambar, Anda bisa menggunakan alt text image yang deskriptif untuk membantu search engine (mesin pencari) memahami konteks gambar.

Jangan lupa juga untuk kompresi gambar agar halaman Anda tetap bisa dimuat dengan cepat oleh user maupun bot crawler.

Content Marketing

Content marketing (pemasaran konten) sebetulnya adalah bagian dari on-page maupun off-page, tergantung di mana Anda mem-posting.

Pemasaran konten merupakan langkah yang teman-teman harus lakukan untuk mengakuisisi organic traffic (lalu lintas organik) dengan menjawab pertanyaan atau pain point si calon pelanggan.

Konten di sini bisa dalam berbagai format, seperti konten artikel, gambar, hingga video.

Intinya Anda akan mengedukasi, memberikan informasi, atau bahkan menghibur mereka dengan konten yang Anda buat.

Terkait situs web e-commerce, Anda juga mengutamakan konten video ulasan produk di halaman produk.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan minat calon pembeli.

Technical SEO

Meskipun Shopify sudah menangani banyak hal teknis, ada beberapa aspek yang memerlukan perhatian manual, contohnya seperti:

  • Preferred domain, apakah menggunakan WWW atau NON-WWW
  • Struktur halaman yang logis, mulai dari homepage (halaman beranda) hingga halaman produk maupun kategori
  • Parameter URL, seperti URL pada varian ukuran produk dan warna produk
  • Tema Shopify yang responsif, agar user bisa membuka situs web secara optimal untuk setiap jenis layar device.
  • Site speed (kecepatan situs), Core Web Vitals (CWV), agar user bisa membuka situs Anda dengan singkat tanpa harus menunggu terlalu lama dan berakhir dengan bounce rate yang tinggi.
Baca Juga:  12 Langkah Membuat SEO Roadmap untuk Sukseskan Campaign Anda

Anda bisa belajar technical SEO lebih dalam di artikel ini:

Mengenal Technical SEO, Dasar-dasar, dan Best Practices-nya

Off-page SEO

Off-page SEO adalah berbagai taktik optimasi SEO yang dilakukan di luar situs web Anda.

Banyak dari praktisi SEO memahami ini sebagai link building (pembangunan tautan) untuk mendapatkan backlink (tautan balik).

Namun penulis lebih suka melabelinya dengan istilah earning (mendapatkan), karena lebih terkesan natural, tidak dibuat-buat, dan menghindari teknik black hat SEO.

Off-page sendiri bertujuan untuk menunjukkan kepada search engine bahwa toko Anda layak mendapatkan ranking (peringkat) tinggi melalui dukungan dari situs web lain.

Langkah cepat yang bisa teman-teman lakukan pada aspek ini adalah dengan membuat konten yang super berkualitas serta orisinal (linkable assets) dan guest posting.

Hindari membeli, karena hal tersebut dilarang oleh Google.

Anda bisa perdalam pemahaman off-page SEO di sini:

Off-Page SEO: Pengertian dan Contoh Penerapannya

Kesimpulan

Memang betul Shopify sudah menangani beberapa aspek dasar SEO secara otomatis seperti pembuatan sitemap.xml (peta situs), file robots.txt, dan optimasi site speed (kecepatan situs web).

Namun, fitur bawaan ini biasanya tidak cukup untuk meningkatkan performa SEO situs web toko online Anda secara holistic.

Untuk hasil yang lebih optimal dan mendapatkan kesuksesan dalam mendatangkan trafik organik dan meningkatkan penjualan, teman-teman perlu melakukan optimasi manual yang menyeluruh di luar fitur standar tersebut.

Fokus pada hal mendasar di SEO, yaitu on-page, off-page, dan technical SEO.

Jangan lupa juga untuk melakukan monitoring dan SEO audit secara berkala.

Karena apa? Karena SEO bukanlah proses set-and-forget.

Bagaimana, apakah Anda sudah siap membuat situs web Shopify Anda berkembang secara positif dengan SEO?

Demikianlah tulisan mengenai strategi aktivasi SEO untuk website berbasis Shopify ini, jika teman-teman memiliki pertanyaan terkait silakan tuliskan pada kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.

Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!

Referensi:

https://help.shopify.com/en/manual/promoting-marketing/seo

Author

I began my SEO journey in 2017 and deepened my expertise in 2019. Since then, I’ve managed SEO for Farmaku.com, DokterSehat.com, and Impulse Digital Agency, while also contributing to DailySEO ID. Now, as a full-time freelancer, I focus on helping B2B companies improve their search visibility and achieve their goals.

Write A Comment