Perkembangan teknologi AI mulai mengubah cara pengguna mencari informasi di internet.
Jika sebelumnya optimasi website berfokus pada mesin pencari seperti Google, kini pemilik website juga perlu mempertimbangkan bagaimana kontennya dipahami dan dikutip oleh platform AI seperti ChatGPT, Gemini, dan Perplexity.
Untuk membahas perubahan tersebut, DomaiNesia bersama DailySEO ID mengadakan webinar bertajuk “SEO Plugin 2026: Siap untuk Era AI Search?”.
Webinar ini menghadirkan Robi Erwin Setiawan, Founder SitusTarget dan alumni DailySEO ID, dengan Nastiti Wardhani dari DomaiNesia sebagai host.
DomaiNesia adalah penyedia layanan registrasi nama domain, web hosting, VPS, dan solusi cloud yang telah melayani berbagai kebutuhan website dan bisnis online di Indonesia.
Berdiri sejak tahun 2009, DomaiNesia berkomitmen untuk menghadirkan layanan hosting yang andal, cepat, dan mudah diakses oleh pemilik UMKM, blogger, developer, maupun korporasi besar.
Dalam acara ini juga turut hadir beberapa komunitas WordPress di Indonesia, yaitu WordPress Tegal, WordPress Yogyakarta, WordPress Surabaya, WordPress Malang, dan WordPress Banyumas.

WordPress community sendiri merupakan komunitas terbuka yang terdiri dari pengguna, pengembang, dan praktisi WordPress dari berbagai latar belakang, seperti developer, desainer, blogger, hingga pelaku bisnis yang menggunakan WordPress untuk membangun website.
Komunitas ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, diskusi teknis, serta praktik terbaik dalam pengelolaan website berbasis WordPress.
Daftar Isi
Search Sudah Berubah: Dari SEO ke GEO
Salah satu pembahasan utama dalam webinar DomaiNesia x DailySEO ID kali ini adalah perubahan paradigma pencarian yang diprediksi semakin dominan pada tahun 2026.
Robi menjelaskan bahwa pemilik website kini perlu memahami tiga pendekatan optimasi yang saling melengkapi:
1. SEO (Search Engine Optimization)
SEO tetap menjadi fondasi utama untuk membantu website muncul di hasil pencarian Google.
Strategi ini mencakup optimasi keyword, backlink, struktur website, hingga aspek teknis lainnya.
Tujuan utamanya adalah meningkatkan visibilitas website di halaman hasil pencarian.
2. AEO (Answer Engine Optimization)
AEO berfokus pada bagaimana konten dapat menjadi jawaban langsung atas pertanyaan pengguna.
Optimasi ini biasanya memanfaatkan featured snippet, FAQ, dan People Also Ask (PAA) agar informasi dapat ditampilkan langsung tanpa pengguna harus membuka banyak halaman.
3. GEO (Generative Engine Optimization)
GEO menjadi pendekatan yang semakin relevan seiring meningkatnya penggunaan AI generatif.
Berbeda dengan SEO tradisional, GEO bertujuan agar konten website dapat dipahami, digunakan, dan dikutip oleh Large Language Model (LLM) seperti ChatGPT, Gemini, Claude, maupun Perplexity.
Dalam sesi webinar juga disampaikan bahwa trafik dari AI tumbuh 6,5 kali lebih cepat dibandingkan trafik manusia pada tahun ini.
Selain itu, sekitar 30 hingga 40 persen pencarian Google kini sudah menampilkan AI Overview.
Data tersebut menunjukkan bahwa pemilik website perlu mulai mempersiapkan strategi optimasi yang tidak hanya berfokus pada mesin pencari, tetapi juga platform AI.
Bagaimana AI Membaca Website WordPress?

Salah satu kesalahan yang masih sering terjadi adalah menganggap AI membaca website seperti manusia.
Dalam praktiknya, AI lebih banyak mengandalkan struktur data dan konteks informasi yang tersedia di dalam website.
Beberapa elemen yang dinilai penting antara lain:
Schema Markup
Schema membantu AI memahami jenis konten yang sedang dibaca.
Melalui schema markup, website dapat memberikan informasi yang jelas apakah sebuah halaman merupakan artikel, FAQ, produk, bisnis lokal, atau jenis konten lainnya.
Tanpa schema, AI harus menebak konteks halaman. Dengan schema, AI dapat memahami isi halaman dengan lebih akurat.
llms.txt
llms.txt merupakan file yang ditempatkan pada root domain dan berfungsi sebagai panduan bagi model AI.
Konsepnya mirip dengan robots.txt, tetapi ditujukan untuk membantu AI memahami halaman mana yang menjadi prioritas ketika melakukan pemrosesan informasi.
Entity SEO
Entity SEO berfokus pada konsistensi informasi mengenai brand, produk, lokasi, maupun penulis.
Ketika informasi tersebut konsisten di seluruh halaman website, AI lebih mudah membangun knowledge graph yang akurat mengenai bisnis atau brand yang dimiliki.
Struktur Konten yang Semantik
AI lebih mudah memahami konten yang memiliki struktur H1, H2, dan H3 yang jelas.
Selain itu, format FAQ yang terstruktur juga membantu AI mengambil informasi penting dan menyajikannya kembali sebagai jawaban kepada pengguna.
Review Empat Plugin SEO WordPress Populer
Dalam webinar ini, peserta juga mendapatkan analisis mendalam mengenai empat plugin SEO WordPress yang paling banyak digunakan saat ini.
1. Rank Math
Rank Math dinilai sebagai plugin dengan fitur gratis paling lengkap.
Beberapa fitur yang menjadi keunggulannya antara lain:
- Unlimited focus keyword.
- FAQ Schema dan HowTo Schema.
- Table of Content.
- Integrasi Google Analytics 4 dan Google Search Console.
- Dukungan llms.txt.
- SEO Analysis Score.
Rank Math juga menawarkan fitur tambahan seperti Content AI dan AI Search Traffic Tracker pada versi berbayar.
Plugin ini direkomendasikan bagi pengguna yang ingin mendapatkan fitur SEO dan GEO yang lengkap tanpa harus langsung berlangganan paket premium.
2. Yoast SEO
Yoast SEO masih menjadi pilihan populer, terutama untuk pemula.
Keunggulan utamanya adalah fitur Traffic Light dan Readability Analysis yang membantu pengguna memahami kualitas optimasi konten dengan lebih mudah.
Selain itu, Yoast juga sudah mendukung llms.txt serta menyediakan AI Title dan Meta Generator pada versi premium.
Plugin ini cocok untuk blogger, pemilik website, maupun pengguna yang belum memiliki pengalaman teknis mendalam.
3. AIOSEO
AIOSEO menawarkan sejumlah fitur yang menarik bagi pengguna WooCommerce.
Beberapa kelebihannya meliputi:
- WooCommerce SEO tanpa biaya tambahan.
- TruSEO Scoring.
- FAQ Schema.
- Table of Content.
- Dukungan llms.txt.
Plugin ini banyak direkomendasikan untuk toko online dan website bisnis yang mengandalkan WooCommerce sebagai platform utama.
4. SEOPress
SEOPress menjadi pilihan menarik bagi developer, freelancer, dan agency.
Keunggulan yang paling banyak dibahas adalah:
- Harga yang kompetitif.
- Dukungan white-label.
- Unlimited site pada paket tertentu.
- Kode yang ringan dan bersih.
- Fitur redirection dan content analysis.
Bagi pengguna yang mengelola banyak website sekaligus, SEOPress menawarkan efisiensi biaya yang cukup menarik.
Workshop Praktis Implementasi FAQ Schema dan HowTo Schema

Setelah sesi materi, peserta mengikuti workshop yang dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan plugin SEO yang digunakan, yaitu Rank Math, Yoast SEO, AIOSEO, dan SEOPress.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan studi kasus mengenai sebuah klinik kecantikan yang ingin meningkatkan visibilitas kontennya di era AI Search.
Tugas peserta adalah membuat artikel yang mampu menjawab pertanyaan calon pelanggan sekaligus mengimplementasikan:
- FAQ Schema.
- HowTo Schema.
- llms.txt.
- Struktur konten yang mudah dipahami AI.
Melalui praktik langsung ini, peserta dapat memahami bagaimana optimasi AEO dan GEO diterapkan pada website WordPress secara nyata.
Quick Wins untuk Persiapan AI Search
Bagi pemilik website yang ingin mulai beradaptasi dengan perubahan search, webinar ini memberikan beberapa langkah yang dapat langsung diterapkan.
Tambahkan FAQ Schema
FAQ Schema membantu konten berpotensi muncul pada fitur People Also Ask maupun menjadi sumber jawaban AI.
Aktifkan llms.txt
File ini membantu AI memahami halaman yang ingin diprioritaskan ketika memproses informasi dari website.
Gunakan HowTo Schema
Konten tutorial dengan HowTo Schema lebih mudah dipahami dan ditampilkan sebagai panduan langkah demi langkah.
Jaga Konsistensi Entity
Pastikan nama brand, lokasi, dan penulis ditulis secara konsisten di seluruh halaman website untuk membantu AI membangun pemahaman yang lebih akurat.
Rekomendasi Plugin Berdasarkan Kebutuhan
Dalam sesi penutup, Robi membagikan rekomendasi plugin berdasarkan kebutuhan pengguna:
| Kebutuhan | Rekomendasi |
| Blogger dan Solo Developer | Rank Math Free |
| Pemula Belajar SEO | Yoast SEO Free |
| Toko Online WooCommerce | AIOSEO Free |
| Agency dan Multi-Site | SEOPress Pro |
| Fokus GEO dan AI Search | Rank Math Pro |
| Website Enterprise | AIOSEO Pro |
Kesimpulan
Perubahan perilaku pencarian membuat optimasi website tidak lagi hanya berfokus pada Google.
Kehadiran AI Overview, ChatGPT, Gemini, dan platform AI lainnya mendorong munculnya pendekatan baru seperti AEO dan GEO.
Melalui webinar DomaiNesia x DailySEO ID dengan topik SEO Plugin 2026: Siap untuk Era AI Search?, peserta mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana AI membaca website WordPress, pentingnya schema markup dan llms.txt, hingga strategi memilih plugin SEO yang sesuai dengan kebutuhan.
Salah satu pesan utama dari webinar ini adalah bahwa persiapan menghadapi AI Search tidak selalu membutuhkan biaya besar.
Rank Math maupun Yoast SEO versi gratis sudah cukup untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan dasar SEO, AEO, dan GEO.
Yang terpenting adalah memastikan website memiliki struktur yang jelas, schema yang tepat, serta informasi yang konsisten agar lebih mudah dipahami oleh mesin pencari maupun platform AI.