Google baru saja meluncurkan fitur continuous scroll pada SERP (search engine result page) atau hasil pencarian desktop, di Amerika Serikat dengan pencarian berbahasa Inggris saja.

Seperti pembaharuan Google lainnya, fitur ini bertahap akan mulai diterapkan secara global, termasuk Indonesia, dalam beberapa bulan ke depan.

Continuous scroll sebetulnya sudah diterapkan oleh Google sejak bulan Oktober tahun lalu, tetapi hanya berlaku pada hasil pencarian mobile saja. Sekarang Google juga menerapkan fitur tersebut pada versi desktop, untuk kenyamanan users.

Implementasi continuous scroll di SERP mobile. Video: Google

Continuous Scroll Menggantikan Pagination

Fitur continuous scroll ini nantinya akan menggantikan fitur pagination yang saat ini diterapkan Google pada hasil pencariannya.

Dengan diterapkannya fitur baru ini, pengguna hanya perlu men-scroll ke bawah untuk menemukan lebih banyak hasil pencarian, tanpa harus berpindah halaman.

Setelah continuous scroll ini dirilis, semua hasil otomatis akan berada di “page one”. Jadinya semakin mudah menggaransi hasil SEO untuk mencapai “page one” bukan? (ini sarkasme hehe)

Nantinya, Google akan menampilkan hasil pencarian sampai halaman ke 6 sebelum memunculkan tombol “Lihat lainnya” bagi pengguna yang ingin melihat lebih banyak hasil pencarian.

Dampak Dari Penerapan Fitur Continuous Scroll

Seperti yang teman-teman mungkin juga sadari, saat ini halaman pertama hasil pencarian Google sudah semakin dipenuhi dengan slot iklan dan juga fitur-fitur seperti featured snippet, ‘People Also Ask’, dan juga media. 

Hal ini membuat sisa tempat untuk hasil pencarian web page reguler di halaman pertama menjadi lebih sedikit, bahkan tergeser ke halaman kedua atau selanjutnya. 

Dengan adanya fitur ini, halaman web yang tidak mendapatkan ranking cukup baik untuk mencapai halaman satu Google mungkin akan mendapatkan kesempatan lebih besar untuk mendapatkan visibility yang lebih baik karena lebih mudah ditemukan oleh pengguna.

Terkait pelaporan data di Search Console, penerapan fitur ini tidak akan menimbulkan perubahan apapun karena data point yang digunakan Google adalah posisi hasil pencarian pada SERP, bukan halaman.

_________

Tetap ikuti perkembangan berita ini di DailySEO ID karena kami akan menginformasikan saat fitur ini sudah dirilis untuk Indonesia.

Jika teman-teman memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai topik ini, Anda bisa bergambung di grup Telegram DailySEO ID! Lewat grup ini Anda bisa mendiskukan berbagai topik seputar SEO dengan para praktisi SEO lainnya!

Sumber:

Baca Juga:   Google "E-A-T" Jadi "E-E-A-T" dengan "Experience", Tulislah Konten Pengalaman Sendiri!
Author

SEO & SEM Specialist at Meson Digital

1 Comment

Write A Comment