Dari Content Writer hingga SEO Specialist, AI overview menjadi “hantu” yang sulit untuk ditaklukkan oleh mereka. Keberadaannya seolah-olah membuat kita merasa tidak tenang dalam beberapa waktu terakhir.

Bagaimana tidak, semakin ke sini orang-orang lebih tertarik untuk melakukan pencarian di ChatGPT serta hanya melihat informasi lewat ringkasan yang ditampilkan oleh AI overview pada SERP (Search Engine Result Pages) Google.

Behaviour ini tentu membuat kita sebagai SEO Specialist ataupun Content Writer untuk beradaptasi. 

Akan tetapi, di balik semua permasalahan tersebut, pada dasarnya orang lebih suka konten yang ditulis berdasarkan experience atau pengalaman dari orang secara langsung, bukan dari AI. Hal ini tentu saja menjadi nilai tambah buat kita.

Untuk itu, kita perlu mengubah cara berpikir kita dalam membuat strategi konten di era AI. 

Tidak hanya sekadar keyword research semata, kita juga perlu memikirkan bagaimana caranya menghasilkan traffic yang berkualitas, konten yang benar-benar ditulis oleh experience orang hingga mengidentifikasi konten mana yang hanya dikonsumsi oleh AI semata.

Nah, berdasarkan pengalaman kami sebagai praktisi konten di DailySEO ID, yang sehari-harinya bergelut dengan strategi SEO, konten, dan user-behaviour, kami merangkum beberapa pendekatan yang bisa Anda terapkan agar kontenmu tetap relevan dan kompetitif di tengah dominasi AI Overview dan LLM seperti ChatGPT.

Berikut ini 4 pendekatan yang terbukti membantu kami menghadirkan konten yang tetap dicari, diklik, dan dihargai pembaca manusia (bukan cuma algoritma).

1. Utamakan Keaslian: Tulis dari Pengalaman Nyata, Bukan Sekadar Kompilasi

Sebagai praktisi konten di DailySEO ID, kami menyadari satu hal penting saat bersaing dengan AI Overview: orang masih butuh cerita nyata dan sudut pandang manusia.

Memang benar, jawaban dari AI Overview di SERP Google sering kali terasa cukup.

Baca Juga:  5 Red Flag Jasa Link Building yang Perlu Dihindari

Tapi, semakin sering pengguna melakukan pencarian, semakin besar pula keinginan mereka untuk menemukan konten yang ditulis berdasarkan pengalaman langsung, bukan sekadar rangkuman dari berbagai sumber.

Pernah kan, saat cari sesuatu di Google, Anda justru skip AI Overview dan scroll ke bawah karena butuh insight yang lebih personal dan terasa “nyambung”?

Nah, itu kekuatan dari konten yang punya sentuhan manusia.

Sebagai pembuat konten, jangan ragu menyelipkan pengalaman pribadi, studi kasus, opini, atau proses nyata di balik topik yang dibahas.

Inilah yang selama ini jadi strategi kami di DailySEO ID, karena AI bisa menyusun informasi, tapi hanya manusia yang bisa bercerita dari pengalaman.

2. Identifikasi Topik yang Sekiranya Butuh Perspektif Unik dari Manusia

Tidak semua topik bisa dibawakan secara maksimal oleh AI.

Ada banyak topik yang justru terasa kering dan kurang membumi jika tidak disertai pengalaman nyata, emosi, atau sudut pandang personal dari orang yang benar-benar mengalami.

Di sinilah letak pentingnya perubahan strategi konten di era AI Overview.

Sebagai praktisi konten di DailySEO ID, kami tidak hanya mengandalkan topic research dan analisis search intent. Kami juga melibatkan proses identifikasi: topik mana yang perlu sentuhan manusiawi agar terasa lebih relevan dan membantu pembaca secara nyata.

Untuk mempermudah proses ini, Anda bisa mulai dengan tiga pertanyaan kunci berikut saat menyusun ide konten:

  • Emosional: Apakah ada “rasa” tertentu yang bisa dieksplor dari topik ini? Misalnya: “Bagaimana rasanya ketika gagal di interview kerja padahal sudah belajar semaksimal mungkin?”
  • Pengalaman: Apakah topik ini akan lebih kuat jika dibawakan lewat kisah nyata? Contoh: “Pengalaman pertama ikut event lari 10K tanpa pelatihan khusus.”
  • Wawasan dari ahli: Apakah pembaca akan lebih percaya jika topik ini dijelaskan oleh seseorang yang memang ahlinya? Misalnya: “Tips mengatur keuangan setelah menikah dari perencana keuangan tersertifikasi.”
Baca Juga:  Mengincar Keyword dengan Search Volume Tinggi, Masih Relevan Tidak Ya?

Ketiga unsur di atas bisa menjadi patokan teman-teman saat hendak proposed ide konten. Biasanya, topik-topik yang perlu pendapat dari expert yaitu topik mengenai parenting, kesehatan, pengalaman travelling, hingga self development dan pengembangan karier.

3. Masukkan Video di Artikel Teman-teman

Video menjadi unsur penting dalam suatu artikel supaya konten Anda tidak terlalu membosankan bagi audiens. 

Di sisi lain, memasukkan video juga bisa bantu konten Anda selangkah lebih maju dibandingkan AI Overview.

Pasalnya, video nyata yang berisikan manusia berbicara akan menjadi daya tarik audiens dalam menyerap informasi dari teman-teman.

Hal ini tentu tidak akan didapatkan oleh audiens melalui AI Overview. Sebagai contoh, teman-teman hendak membuat artikel yang berisikan tentang “tips menjaga kesehatan saat travelling”.

Di dalam artikel tersebut, Anda bisa menyisipkan video yang membicarakan mengenai tips-tips tersebut.

Selain membantu konten teman-teman lebih bermanfaat, video di dalam artikel juga bisa membantu Anda untuk meraup organic traffic ataupun social traffic.

4. Tampilkan Kolom untuk Profil Penulis

Profil penulis di dalam artikel merupakan salah satu sinyal E-E-A-T yang sudah dibahas oleh Google. 

Biodata penulis penting untuk dicantumkan ke dalam artikel supaya audiens memercayai apa yang telah disampaikan oleh penulis melalui kontennya. 

Secara tidak langsung, profil penulis menjadi sebuah validasi bagi audiens bahwa artikel yang dituliskan itu mempunyai informasi yang valid dan bermanfaat bagi audiens.

Sebagai contoh, DailySEO ID mempunyai beberapa kontributor penulis yang mempunyai keahlian di bidang SEO dengan beberapa keahlian tersendiri.

Misalnya, Faris Yudza Ghifari, salah satu penulis di DailySEO ID mempunyai keahlian di bidang Local SEO. 

Ia menuliskan beberapa konten yang berkaitan dengan Local SEO seperti artikel kode QR di Google Business Profile

Dok. Screenshot

Jadi, jangan remehkan soal biografi penulis di dalam artikel Anda. Segera pasang di website untuk menumbuhkan kepercayaan audiens mengenai konten-konten teman-teman.

Referensi:

https://searchengineland.com/want-to-beat-ai-overviews-produce-unmistakably-human-content-454901

Author

SEO Content Specialist, Median Digital Indonesia | Former SEO Content at Zenius, Hipwee, and Glints | SEO Enthusiast

1 Comment

  1. saya rasa poin no 1 itu dipengaruhi oleh faktor poin no 4 yaitu EEAT, dimana mesin pencari akan menentukan seberapa besar keaslian atau autentik tulisan kita berdasarkan seberapa besar dan kuat kita membangun EEAT, koreksi jika salah, hanya asumsi sendiri.

Write A Comment