SEOCon Jakarta 2022 telah hadir di tengah-tengah para praktisi dan SEO enthusiast pada tanggal 16 Maret 2022. Di hari pertama, konferensi SEO terbesar di Indonesia ini telah menghadirkan berbagai macam speaker handal dan membawakan masing-masing topik yang menarik.

Dimulai dari Ilman Akbar yang membicarakan tentang bagaimana kita sebagai pemilik website harus memperkuat pondasi di dalamnya supaya Google mampu mengindeks dengan baik. Beliau menegaskan hal tersebut sangat berguna bagi kita untuk mempermudah optimasi ke depannya.

Disusul dengan speaker-speaker lain yang lebih membahas mengenai technical SEO, mulai dari Kevin Syahlie yang berbicara tentang JavaScript juga Edy Budiman yang membahas tentang optimasi server untuk website supaya SEO-friendly.

Di saat menjelang siang hari, SEOCon Jakarta 2022 menghadirkan dua pembicara perempuan yang lebih berfokus tentang SEO Content, yaitu Nisrina Salma dari Kumparan dan Eufrasia Joan dari Toffedev.

Bagi peserta yang mungkin merupakan SEO Content Writer, kedua speaker ini memberikan insight yang begitu mendalam.

Nisrina Salma membahas tentang SEO Content Planning: Quality vs Quantity. Beliau menjelaskan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing strategi saat pembuatan konten.

Menurut penuturan Nisrina, konten quality merupakan konten yang in-depth sehingga biasanya terdiri sampai 1000 kata. Melalui strategi quality, kita sebagai pemilik website mampu menyajikan wawasan yang luas bagi para pembaca.

Akan tetapi, salah satu kekurangan dari strategi quality adalah kita harus rela menghabiskan waktu untuk mengumpulkan berbagai sumber sebagai referensi artikel kita nanti.

Lain halnya dengan strategi quantity. Umumnya, konten quantity tidak begitu in-depth dan hanya terdiri dari 300-500 kata saja. Melalui strategi ini, Nisrina menurutkan mampu meraup traffic yang banyak dalam waktu cepat. Strategi ini umumnya sangat penting digunakan oleh bisnis media yang selalu memproduksi konten setiap harinya.

Baca Juga:   Memperkenalkan DailySEO ID, Blog Khusus SEO dalam Bahasa Indonesia

Tidak hanya menyajikan quality vs quantity, Nisrina juga menjelaskan bagaimana tahapan perencanaan konten dengan baik.

Menurutnya, tahapan yang baik dalam merencanakan konten yaitu menentukan target bisnis, mengidentifikasi matriks yang tepat untuk tujuan marketing, membuat strategi konten, lalu melakukan keyword research.

Selain Nisrina, Eufrasia Joan juga membahas mengenai SEO Content. Sebagai salah satu content writer di Toffedev, Eufrasia Joan memperkenalkan sebuah hal unik bagi SEO Content Writer, yaitu NLP alias Natural Language Processing.

Menurutnya, ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam menerapkan NLP dalam sebuah penulisan, yaitu entity, salience, dan sentiment.

Entity yang dimaksudkan yaitu suatu frasa yang dipakai untuk mewakili objek yang dikategorikan maupun diidentifikasi. Entity bisa berupa nama orang, acara, ataupun organisasi.

NLP yang dimaksudkan oleh Eufrasia dalam bagian ini adalah nantinya bertugas untuk mengidentifikasi entity yang disebar oleh content writer pada suatu konten yang nantinya akan ditampilkan kepada user sesuai search intent.

Lain halnya dengan salience, menurut Eufrasia melalui NLP Google mampu mengkategorikan konten berdasarkan kategori tertentu. Semakin signifikan entity yang dikelompokkan ke dalam konten, maka Google akan menilai kalau suatu entity dalam website sangat relevan dan mempunyai nilai bagus bagi website tersebut.

Berlanjut ke pembahasan sentiment, di Google banyak sekali review-review maupun konten yang bersifat positif maupun negatif. Selama Anda melihat review sesuatu, misalnya review hotel, Anda pasti melihat ada yang menilai dengan positif dan negatif.

Melalui sentiment ini, Eufrasia menuturkan bahwa Anda bisa melihat hasil pencarian yang ditampilkan pada SERP. Anda bisa mengumpulkan data-data suatu kata atau frasa sentiment negatif maupun positif yang diperlihatkan oleh user. Data ini nantinya dapat Anda manfaatkan untuk membuat konten dan dijadikan sebagai strategi SEO.

Baca Juga:   SEOCon 2022 Day 2, dari Cara Menyampaikan SEO ke Atasan hingga Mitos Hypnotic Copywriting

Melalui NLP ini, menurut Eufrasia kita sebagai content writer mampu membuat konten yang mampu menyentuh para pembaca serta bisa diindeks dengan baik oleh Google ke depannya.

Author

Orangnya suka menulis | SEO Content Writer at Zenius| SEO Enthusiast |

2 Comments

  1. Ulasannya menarik nih

    Btw, di paragraf 12, topik NLP yang dibawaain sama perwakilan ToffeeDev itu Natural Language Processing loh bukan Neuro Linguistic Programming

Write A Comment