Server adalah tempat menyimpan file-file website kita, bisa diibaratkan seperti “rumah”. Kalau rumah yang kita miliki tidak dibangun dengan baik, apakah pengunjung akan senang berkunjung?

Dalam proses optimasi SEO, optimasi server merupakan salah satu hal yang tidak bisa dipisahkan. Sebelum ada pengunjung manusia yang datang dari mesin pencari, website kita akan lebih dulu dikunjungi oleh bot crawler mesin pencari.

Namun, jika saat proses kunjungan tersebut website kita tidak berjalan dengan optimal yang disebabkan oleh performa server, apa yang akan terjadi?

Performa Server yang Buruk Akan Berdampak Pada Performa SEO

Seperti yang disebutkan pada artikel Seperti Apa Cara Kerja Google Search Engine?, disebutkan bahwa “Beberapa web page sudah diketahui karena Google telah mengunjunginya”. 

Google harus melakukan crawling alias mengunjungi website kita dulu, agar bisa memasukkan website kita ke database Google (disebut proses indexing).

Bulan Agustus 2021, Google kembali melakukan pembaharuan yang disebut dengan Gogole Page Experience Update.

Jika kita memperhatikan beberapa penjelasannya disana, dapat kita simpulkan bahwa kinerja server yang buruk akan berakibat negatif terhadap performa SEO.

Secara detail, ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian khusus dari sisi server. Di antaranya:

Slow Loading Times

Tidak dapat dipungkiri, bahwa kecepatan sebuah website menjadi salah satu faktor penting dalam hal User Experience (UX).

Pun juga dari sisi SEO, kecepatan situs menjadi salah satu faktor penting yang harus diperhitungkan. Bagaimana tidak? Jika sebuah website memiliki kecepatan situs yang lambat, maka proses atau kinerja Search Engine untuk melakukan proses crawling juga akan terganggu.

Baca Juga:   Rilis Media: DailySEO ID Berkolaborasi dengan Dewaweb untuk Membangun Industri SEO di Indonesia

Alhasil, seluruh halaman website yang ada, tidak dapat di-crawl dengan lancar, dan dampaknya bisa berujung ke proses indexing dan juga ranking.

Nah, server yang digunakan untuk menyimpan file-file website, juga berkontribusi besar untuk kecepatan sebuah website. Sebuah server adalah sebuah komputer, jika spesifikasi yang dimiliki rendah, maka kinerjanya pun tidak dapat maksimal.

Untuk menghindari kecepatan situs yang lambat, alangkah baiknya kita menggunakan server dengan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan website yang kita miliki.

Semakin kompleks, semakin banyak jumlah website, dan juga semakin besar ukuran file website yang kita miliki, tentunya semakin besar pula spesifikasi server yang dibutuhkan.

Server Downtimes (Server Mati)

Pernahkah kalian mendapati sebuah website yang tidak dapat diakses karena ada kesalahan dari sisi server?

Ya, itu sering terjadi di sekitar kita. Contoh kasus yang sering terjadi adalah server penyedia tiket online. Dimana saat ticket-war saat ada promo besar terjadi, seringkali situs-situs server tersebut mengalami server-down yang kemudian mengakibatkan tidak dapat diaksesnya situs tersebut.

Nah, bayangkan, jika kasus tersebut terjadi pada website kita. Berapa kerugian yang kita dapatkan, baik materiil maupun non-materiil.

Dari kacamata SEO, Server yang mengalami down juga tidak disukai oleh Search Engine bot. Misalkan, di suatu waktu, server yang kita miliki mengalami down, dan saat itu juga Search Engine bot datang untuk menjalankan proses crawling.

Lantas, apa yang ia dapatkan?

Tidak ada! Sehingga akan memberikan sinyal negatif terhadap website kita di mata Search Engine.

Itulah dampak negatif yang dapat terjadi pada saat server kita mengalami down (apalagi kalau sering down).

_____

Selain dua kasus tersebut, tentu ada beberapa hal lain yang bisa terjadi dari sisi server. Seperti halnya, Internal Server Error, Kapasitas Memori Server yang kurang memadai, Kapasitas Bandwidth, dan lain sebagainya.

Baca Juga:   Apakah HTTPS Memengaruhi Ranking di Google Search?

Poin intinya adalah bagian server yang tidak berjalan maupun tidak bekerja semestinya, akan mempengaruhi UX dari sebuah website. Dan muaranya akan berdampak pada Performa SEO di website kita.

Ingat:

Google → User (User-Oriented)

Kita → User (User-Oriented)

Nah, jika kita dapat memberikan yang terbaik kepada user, tentu Search Engine juga akan lebih bersahabat kepada kita. Dan hasilnya website kita dapat mendapatkan sebuah nilai lebih di mata Search Engine.

Server Bagus, SEO Bagus: Sebuah Studi Kasus

performa seo

Saya ingat betul, pertengahan bulan Agustus tahun ini (2022), saya mendapat keluhan dari seorang teman terkait performa indexing yang tidak berjalan lancar di website-nya (berdasarkan Google Search Console).

Benar saja, setelah saya cek website yang ia miliki, untuk dapat mengakses seluruh konten di website-nya bisa memakan waktu hingga 30 detik bahkan lebih.

User atau crawler bot mana yang senang untuk menunggu?

Setelah melakukan beberapa penelusuran, ternyata ia menyewa sebuah server dengan paket shared hosting yang menurut saya tidak memadai untuk website yang dimiliki.

(disclaimer: tidak bermaksud menjelekkan produk shared hosting, gunakanlah paket server yang sesuai dengan kebutuhan website Anda).

Saat itu juga, saya coba memberikan saran untuk melakukan migrasi server. Dimana saat itu saya menyarankan menggunakan produk Virtual Private Server (VPS) dengan spesifikasi Memory 1GB, Storage 25GB, dan Bandwidth 2.00 TB dengan harga $6 per bulan.

Meskipun budget yang dikeluarkan lebih tinggi, namun tidak memiliki selisih yang besar, saya rasa ini worth it untuk dilakukan.

performa server

Dan benar saja, pertengahan Agustus kita coba untuk migrasi server dan hasil dari migrasi tersebut sudah dapat dirasakan sejak akhir bulan Agustus.

Baca Juga:   Apakah Click Depth Memengaruhi Ranking di Google Search?

Nah, salah satu result dari kasus tersebut terjadi karena melakukan satu aktivitas, yakni melakukan optimasi dari sisi server.

Penutup

Bicara seputar SEO, memang sangat mengasyikkan. Pasalnya banyak hal dapat kita eksplor dan banyak pula tantanganya. Urusan server adalah salah satunya.

Padahal server bukan sesuatu yang kita optimasi setiap hari (tidak seperti konten atau urusan technical lainnya), tapi tetap penting untuk diulik dan dimaksimalkan.

(tambahan redaksi DailySEO ID: contoh kasus lain bahwa server menghambat performa SEO, tepatnya karena server-nya melarang googlebot untuk melakukan crawling, ada di tulisan ini.)

Punya pengalaman tentang optimasi server yang menghasilkan performa SEO lebih baik? Atau ada pertanyaan? Silakan beritahu kami dengan cara menuliskan komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram Daily SEO di sini. Jangan lupa untuk berperan aktif di dalam grup ya!

Author

Halo, Aku Ade! Salam kenal dan jangan ragu untuk mengenalku. :)

Write A Comment