Google kembali meluncurkan fitur baru pada Google Search Console (GSC), yaitu fitur group queries. Pada dasarnya, fitur ini sudah terlebih dahulu dinikmati oleh warga Amerika pada tanggal 27 Oktober 2025.

Di Indonesia, fitur group queries baru muncul tepat saat berita ini ditulis (penulis baru mengecek fiturnya di GSC hari ini, 18 November 2025).

Adanya pengelompokkan kueri untuk satu informasi tentu memudahkan kita sebagai praktisi SEO untuk melakukan keyword research dan search intent.

Seperti apa kira-kira fitur group queries ini? Yuk, simak artikelnya sampai selesai!

Apa Saja yang Bisa Dilihat di Fitur Group Queries?

Untuk mengakses fitur ini, teman-teman bisa membuka akun Google Search Console Anda, kemudian klik tab “Insight”. Setelah itu, akan terlihat “Queries leading to your site”.

Melalui laman resminya, Google mengatakan bahwa kueri-kueri tersebut dikelompokkan oleh AI sehingga bisa berubah seiring berjalannya waktu. 

Di dalamnya, akan ada kueri yang paling banyak dicari oleh audiens, kemudian diikuti dengan related queries atau kueri yang serupa.

Sebagai contoh, di dalam GSC kami ada kueri “SEO TikTok” yang mewakili kueri keseluruhan.

Setelah itu, ada kueri lain seperti “TikTok SEO”, “Search Engine Optimization TikTok”, dan “Tik Tok SEO”.

group queries di google search console
Dok. Screenshot

Melalui fitur ini, teman-teman bisa melihat beberapa data berikut:

  • Group performance: data total klik untuk gambaran keseluruhan performa satu grup kueri
  • Daftar kueri: List kueri sesuai grup yang sudah ada di GSC. Kueri yang punya jumlah klik banyak akan berada di urutan paling atas untuk mempermudah  dalam menganalisis data
  • Drill-down: Teman-teman bisa klik satu grup kueri untuk melihat performanya lebih lanjut serta melihat masing-masing performa kueri yang ada
Baca Juga:  Update Google SEO Starter Guide: Fokus Pada Praktisi SEO Pemula

Selain hal-hal di atas, di fitur ini juga terbagi menjadi tiga kategori, yaitu:

  • Top: Grup kueri dengan jumlah klik tertinggi
  • Trending up: Grup yang mengalami peningkatan klik lebih banyak dibandingkan periode sebelumnya
  • Trending down: Grup yang mengalami penurunan klik lebih banyak dibandingkan periode sebelumnya

Group Queries Bantu Permudah Analisis Data dan Strategi Konten

Fitur ini tentu saja membantu kita dalam mengatur strategi konten, baik optimasi konten atau membuat konten baru.

Teman-teman hanya perlu menganalisis keyword apa saja yang mengalami penurunan, kemudian lakukan optimasi untuk konten dengan keyword yang terkait.

Selain itu, fitur ini juga memudahkan kita dalam menganalisis data. Teman-teman bisa membuat report kepada klien atau atasan keyword apa saja yang mengalami penurunan serta saran keyword yang bisa dimasukkan untuk artikel selanjutnya.

Referensi:

https://developers.google.com/search/blog/2025/10/search-console-query-groups

https://www.searchenginejournal.com/google-uses-ai-to-group-queries-in-search-console-data/559360

Author

SEO Content Specialist, Median Digital Indonesia | Former SEO Content at Zenius, Hipwee, and Glints | SEO Enthusiast

Write A Comment