Seorang SEO practitioner (praktisi SEO) yang baik tidak hanya mengetahui ilmu teknis SEO saja, tetapi juga perlu mengetahui industri bisnis tempat website yang ia optimasi berkutat.
Jadi, mengapa praktisi SEO harus memahami industri tempat mereka bekerja? Ini alasannya:
Daftar Isi
- 1. Setiap Industri punya Customer Journey yang Berbeda
- 2. Lebih Mudah dalam Membuat Strategi Konten
- 3. Memahami Search Intent atau Kontekstual lebih dalam dari Kata Kunci/Kueri Penelusuran
- 4. Membawa Hasil SEO yang Maksimal Dampaknya untuk Bisnis
- 5. Komunikasi di Tempat Kerja lebih Efektif
- Bagaimana Kalau Praktisi SEO Tidak Paham akan Industrinya?
- Praktisi SEO Tidak hanya Belajar soal SEO
1. Setiap Industri punya Customer Journey yang Berbeda
SEO pastinya tidak akan lepas dari customer journey, karena pengguna yang mencari di mesin pencari termasuk dalam customer journey.
Setiap industri pastinya punya customer journey masing-masing.
Contohnya di industri kesehatan, daripada langsung ke rumah sakit, orang-orang cenderung akan googling dulu tentang sakit atau gejala yang dialami.
Sementara itu di industri kuliner, orang-orang akan melihat review restoran sebelum berkunjung dan menentukan apakah restorannya layak jadi tempat makan mereka atau tidak.
SEO yang paham akan journey dari customer-nya akan lebih mudah melihat “peluang” atau low-hanging fruit.
2. Lebih Mudah dalam Membuat Strategi Konten
Setiap industri, selain punya customer journey unik juga punya peak dan low season yang berbeda.
Jika praktisi SEO pahama akan industri tempat mereka bekerja, strategi konten akan berjalan mulus, baik itu konten evergreen atau pun seasonal.
Momen pembuatan kontennya akan tepat dan siap.
3. Memahami Search Intent atau Kontekstual lebih dalam dari Kata Kunci/Kueri Penelusuran
Praktisi SEO yang paham akan industri tempatnya berkerja tidak akan secara “naif” melihat suatu keyword (kata kunci) atua search query (kueri penelusuran) hanya dari jumlah kata atau volume pencariannya saja.
Justru, mereka akan lebih paham akan konteks dari kata kunci/kueri penelusuran, sehingga penargetan kata kunci atau kueri bisa dilakukan dengan tepat.
Hal ini bisa tercermin dari information gain pada content brief-nya.
4. Membawa Hasil SEO yang Maksimal Dampaknya untuk Bisnis
Tentu saja, karena paham akan industrinya, praktisi SEO tersebut bisa membawa hasil SEO yang maksimal dampaknya untuk bisnis seperti kenaikan prospek serta pendapatan perusahaan.
Jadi, tidak sekedar ranking bagus di Search Engine Results Page (SERP) atau muncul di AI overview/LLM semata.
5. Komunikasi di Tempat Kerja lebih Efektif
SEO tidak hanya berbincang dengan tim IT/developer.
Jika berbicara dengan tim bisnis atau konten, pasti mau tidak mau akan ada istilah yang hanya ada di industri tersebut.
Dengan memahami industri, praktisi SEO akan bisa berkomunikasi lebih efektif, baik itu dengan rekan kerja setim, pemegang kanal pemasaran yang berbeda, serta departemen lain, dan juga manajemen.
Bagaimana Kalau Praktisi SEO Tidak Paham akan Industrinya?
Sebaiknya, praktisi SEO yang pindah industri atau baru di industrinya harus belajar lagi tentang istilah-istilah di industri tempatnya bekerja.
Jika tidak paham industrinya, pasti akan sulit membuat strategi SEO yang bagus.
Seorang praktisi SEO seharusnya memiliki mental pelajar dan ingin terus belajar hal baru.
Praktisi SEO Tidak hanya Belajar soal SEO
Jadi, praktisi SEO itu tidak sekedar hanya belajar tentang SEO saja, tetapi bahkan industri tempat mereka bekerja.
Dengan paham akan industri, strategi SEO akan lebih berkemungkinan besar untuk sukses.
Apakah Anda sudah mempelajari industri tempat Anda bekerja?
Silakan tuliskan tanggapan Anda di kolom komentar di bawah, atau jika ingin berdiskusi, teman-teman bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.
Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!