Beberapa waktu lalu, saya (Ghazy, praktisi SEO di Australia) mendatangi Sydney SEO Conference 2026 yang diselenggarakan oleh Prosperity Media.
Ini adalah satu hari penuh sesi yang fokus pada ke mana arah search sebenarnya tertuju.
AI (Artificial-Intelligence) sedang mengubah cara konten ditemukan, cara kredibilitas dibangun, dan cara brand perlu menyusun apa yang mereka publish.
Conference ini mengundang beberapa expert SEO yang paling dihormati untuk berbagi perspektif, insights, dan case study di balik apa yang works untuk 2026 dan seterusnya.
Di tulisan kali ini, saya akan membahas tiga tema utama dari event tersebut yang paling relevan untuk AI SEO, digital PR, dan content strategy, serta bagaimana kaitannya dengan masa depan search.
Perlu dicatat bahwa ini hanya snapshot singkat dari satu hari penuh, dan bukan pengganti konteks, diskusi, serta nuansa yang Anda dapatkan dengan hadir langsung di conference-nya.
Daftar Isi
AI SEO: Going Beyond SERPs — Kevin Indig
Kevin Indig membingkai AI SEO dalam dua layer yang berbeda: visibility layer dan trust stack.
Kebanyakan brand fokus pada salah satu dan melewatkan yang lain sepenuhnya.
Visibility adalah tentang bagaimana Anda muncul dalam respon AI.
Framework Kevin berfokus pada empat level:
- Additive (original insights): Optimasi untuk information gain dan menjawab pertanyaan yang belum terjawab, daripada mengulang apa yang sudah ada di web.
- Webutation (presence di seluruh web): Web mention punya dampak besar terhadap AI visibility, sementara authority tetap berpatokan pada high-quality links.
- Freshness (seberapa up-to-date kontennya): Konten yang berumur di bawah tiga bulan perform paling baik.
- Style (AI-friendly writing): Definitive writing itu penting, dan entities membantu mendasarkan jawaban pada fakta. Artinya gunakan statistik yang spesifik, nama, dan detail yang konkret.
Main takeaway di sini adalah bahwa visibility bukan lagi hanya soal ranking pages.
Tapi ini tentang menerbitkan konten yang menambah sesuatu yang baru, tetap current, dan menggunakan definitive writing dengan fakta, nama, dan statistik yang membantu LLM menghasilkan jawaban yang tepat.
Trust adalah tentang apakah AI melihat brand Anda kredibel setelah brand-nya muncul.
Trust stack tersebut mencakup:
- Evidence (proven outcomes): Customer stories, original data, paten, dan sertifikat semuanya memperkuat trust.
- Fact density: Konten yang spesifik dan information-rich memberi AI lebih banyak bahan untuk dipertimbangkan.
- Reputation (authority dan status): Persepsi brand yang positif mendukung kredibilitas.
- Experts (credible sources): Validasi dari high-profile experts, perusahaan terpercaya, atau endorsement yang diakui itu penting, karena orang memengaruhi orang.
- Validation (external approval): Review, press release, dan customer testimonial semuanya mendukung klaim Anda.
Framework ini langsung berlaku untuk GEO (Generative Engine Optimisation) karena AI systems tidak hanya perlu menemukan konten Anda, namun mereka juga perlu cukup trust signals untuk memilih, mengutip, dan memanfaatkannya dalam generated answers.
Digital PR — Sesi James Norquay Tentang Digital PR & GEO, dan Diskusi dengan Jurnalis
Digital PR menjadi topik yang panas selama event ini, dan ada dua sesi khusus yang memberikan insights kunci:
- Sesi James Norquay tentang teknik digital PR dan insights dari apa yang telah dilakukan agency-nya.
- Panel terbuka dengan para jurnalis untuk mendiskusikan digital PR dari sudut pandang yang berbeda, yaitu dari sisi publisher dan jurnalis.
Sesi James Norquay menyampaikan poin utamanya dengan jelas: digital PR adalah key driver untuk kesuksesan LLM dalam skala besar.
Dua tipe campaign dibahas: Quick win campaigns dan Hero campaigns.
- Quick win campaigns: Bereaksi terhadap tren, seasonality, dan timely data untuk memberikan insights yang relevan dengan cepat.
- Hero campaigns: Gunakan in-depth original research, lalu pitch ke jurnalis untuk coverage yang lebih luas dan jangka panjang. James juga menunjuk internal data, permintaan FOI, trending topics, dan visual data journalism sebagai input yang kuat untuk ide campaign.
Sesi lanjutan yang juga sangat penting adalah ketika Sydney SEO Conference membahas apa yang sebenarnya jurnalis pikirkan tentang praktik digital PR untuk SEO (Search Engine Optimization) dan GEO, bagaimana opini mereka, dan yang lebih valuable, bagaimana membuat jurnalis benar-benar mau mengangkat campaign Anda.
Menurut mereka:
- Tailor it: Jurnalis bisa langsung mengenali outreach yang generic, jadi pitch perlu sesuai dengan apa yang mereka liput dan apa yang menarik bagi publikasi mereka.
- Berikan semuanya di depan: Yang diperhatikan adalah email yang secara jelas menyajikan expert, data, insight, kredibilitas, dan case study-nya.
- Buat mudah dibaca: Jurnalis itu sibuk, jadi pitch terbaik datang sudah dalam bentuk siap jadi story, bukan pekerjaan tambahan yang harus mereka cari tahu sendiri.
Cara LLM Bekerja dan Dampaknya pada Content Strategy — Frank Duignan
Sesi Frank Duignan berfokus pada cara mengoptimasi konten untuk GEO, dengan tiga area inti: content chunking, natural language processing, dan query fan-out.
1. Content Chunking
LLM memecah teks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, dengan standar chunk berada di sekitar 512 token atau sekitar 400 kata.
Teman-teman tidak bersaing melawan halaman lain, melainkan melawan chunk lain.
Saat mengambil teks, LLM lebih menyukai chunk di sekitar 400 kata, tapi konteks di level halaman tetap penting karena adanya parent document retrieval.
Artinya setiap chunk harus berdiri sendiri (self-contained), berada dalam konteks yang tepat, dan menciptakan peluang untuk personalisasi oleh LLM.
2. Natural Language Processing
Untuk menginterpretasi bahasa manusia, LLM memberikan nilai numerik pada kata-kata dan mengandalkan knowledge graphs untuk mendukung proses tersebut.
Frank menyoroti semantic triples dan statistics addition sebagai cara praktis untuk membuat konten lebih mudah diinterpretasi, dihubungkan, dan digunakan secara akurat oleh AI systems dalam generated responses.
3. Query Fan-Out
Large Language Models (LLM) menjalankan beberapa pencarian secara bersamaan untuk membangun respons yang lebih detail, mengandalkan online consensus, dan mempersonalisasi output untuk user.
Practical takeaway-nya adalah bahwa content strategy Anda perlu mencerminkan fan-out queries, bukan hanya initial prompt atau Anda berpotensi meninggalkan celah yang bisa dimanfaatkan oleh kompetitor yang struktur kontennya lebih baik.
Untuk GEO, ini penting karena konten sekarang perlu distruktur untuk retrieval, interpretasi, dan ekspansi, bukan hanya untuk page-level rankings.
Tema Utama 2026: Best Practice Kini Sudah Jadi Common Practice
Salah satu ide yang paling konsisten muncul adalah bahwa best practice saja sudah tidak lagi cukup.
Seiring landscape search yang berubah, baseline semakin tinggi, dan banyak hal yang dulu bisa menjadi keunggulan kini semakin mudah direplikasi.
Poin ini muncul dengan cara yang berbeda-beda di berbagai sesi.
Salah satu contoh paling kuat adalah diskusi tentang bagaimana banyak best-practice tasks kini bisa diotomatisasi menggunakan tools seperti Claude Skills.
Ketika eksekusi yang baik menjadi lebih mudah di-scale, itu berarti akan ada lebih banyak brand yang bisa mencapai standar yang sama.
Itulah yang membuat best practice semakin menjadi common practice.
Takeaway-nya bukan berarti best practice tidak lagi penting.
Ia tetap penting.
Tapi keunggulan nyatanya tidak lagi berasal dari situ.
Yang menciptakan diferensiasi sekarang adalah lapisan di atasnya: thinking yang lebih kuat, judgement yang lebih baik, positioning yang lebih jelas, original insights yang lebih banyak (additive content), dan brand yang bisa dipercaya orang (dibangun melalui authority building atau digital PR).
Artikel ini hanya menangkap snapshot dari ide-ide tersebut (hanya 3 dari 10+ sesi).
Yang membuat Sydney SEO Conference bernilai adalah konteks ekstra, nuansa, dan live discussion di baliknya.
Kalau Anda ingin gambaran yang lebih jelas tentang ke mana arah search, sangat worth it untuk hadir di tahun 2027.
Anda bisa mengunjungi https://www.tickettailor.com/events/prosperitymediagroupptyltd/2116183 untuk memesan tempat pada event mereka selanjutnya di tahun 2027.
Jika Anda memiliki pertanyaan silakan tuliskan di kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.
Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!