Selain update pada Google Search Console (GSC), yaitu pada laporan performa AI generatif.
Google juga melakukan update fitur pada tools buatan mereka sendiri, yaitu Google Trends.
Update fitur pada Google Trends ini adalah pengguna bisa melihat perbandingan tren pada istilah di periode tertentu.
Contohnya seperti screenshot berikut ini:

Pada gambar di atas, terlihat perbandingan GLP-1, obat yang sekarang populer untuk penanganan diabetes dan penurunan berat badan.
Dari fitur baru ini, diketahui bahwa terjadi lonjakan sebesar 350% pada minat istilah ini dibanding dengan tahun sebelumnya.
Teman-teman bisa belajar Google Trends lebih dalam di artikel berikut:
Mengenal Google Trends dan 6 Cara Menggunakannya
Daftar Isi
Cara Memakai Fitur Baru (Perbandingan Tren Istilah) pada Google Trend
Caranya cukup mudah:
1. Akses http://trends.google.com/explore
2. Masukkan istilah
3. Atur periode, lokasi, dan jenis penelusuran

Contoh pada gambar di atas, setelah mengeset periode 3 bulan terakhir (April – Juni 2026), maka perbandingannya adalah dengan 3 bulan sebelumnya lagi (Januari – Maret 2026).
Manfaat Perbandingan Tren Istilah (Fitur Baru Google Trend)
1. Mengonfirmasi Hipotesis
Jika Anda menemukan data penurunan impresi dan klik pada segmen tertentu, tetapi posisi rata-rata tidak berubah banyak atau turun, ada kemungkinan terjadi penurunan demand di search engine (mesin pencari).
Fitur baru Google Trends ini dapat membantu dalam mengonfirmasi hipotesis yang Anda buat terkait penurunan demand yang terjadi pada mesin pencari.
Jika minat mengalami penurunan yang signifikan, maka benar bahwa search demand mengalami penurunan, sehingga wajar terjadi penurunan impresi dan klik.
2. Menemukan Peluang
Fitur ini juga membantu dalam menemukan peluang untuk mendapatkan impresi dan klik.
Jika suatu istilah mengalami kenaikan tren dibanding periode tertentu, topik tersebut bisa jadi “seed keyword” untuk dibangun otoritas topiknya.
3. Justifikasi untuk Content Pruning
Jika suatu tren istilah mengalami penurunan tajam, bahkan hampir tidak ada demand, maka hal ini bisa jadi justifikasi content pruning atau penghapusan konten pada topik tersebut.
Ayo Manfaatkan Fitur Baru pada Google Trend Ini!
Dari fitur baru ini, tidak hanya praktisi SEO media berita saja yang bisa memanfaatkannya. Praktisi SEO nonberita juga bisa memanfaatkannya, misalnya untuk mengonfirmasi hipotesis atau analisis data serta menemukan peluang baru, atau justifikasi untuk content pruning.
Apakah Anda sudah mencoba fitur ini?
Apabila memiliki pertanyaan terkait, silakan tuliskan pada kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.
Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!
Referensi: