Apakah blogging (nge-blog) masih relevan untuk strategi SEO dan digital marketing?
Jawaban singkatnya adalah iya, masih penting, bahkan di era AI search seperti sekarang.
Bagi bisnis, blogging tetap menjadi hal yang krusial sebagai salah satu aktivitas marketing.
Blogging bisa membangun kepercayaan dan loyalitas, meningkatkan visibilitas di hasil pencarian AI (Artificial Intelligence), search engine, meningkatkan brand awareness, mendapatkan leads atau potensi pelanggan baru, menciptakan engagement, serta membantu teman-teman untuk memahami kebutuhan pelanggan.
Dan itu semua masih relevan di tahun ini, dan seterusnya selama audiens masih melakukan pencarian.
Blogging Masih Penting untuk SEO dan Marketing

Saat artikel ini diperbarui, setidaknya ada 6,12 miliar pengguna internet secara global, ada sekitar 20 miliar page views setiap bulan, dan 40,2% website yang ada saat ini dibuat menggunakan CMS WordPress.
Menurut Andrew Holland, blogging akan terus berkembang, walaupun tidak seluruh konten artikel yang kita buat akan dikonsumsi oleh audiens secara langsung.
Istiana Sutanti, dari Momopururu juga menyatakan bahwa blogging masih relevan ketika beliau hadir di sesi DailySEO ID Podcast ini.
Alasan Blogging Masih Tetap Krusial
Lalu mengapa blog masih tetap penting untuk marketing dan SEO? Mari kita mulai dari yang pertama.
1. Blogging Dapat Membangun Kepercayaan dan Loyalitas
Bagaimana mungkin hanya dengan blog bisnis bisa meningkatkan loyalitas dan kepercayaan user?
Jawabannya adalah sangat mungkin.
Teman-teman pasti sudah mendengar dengan yang namanya Google Quality Rater Guidelines dan Google E-E-A-T (Experience, Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness).
E-EA-T ini merupakan standar bagi sebuah website atau blog, artikel, dan penulis artikel itu sendiri untuk menyajikan sebuah informasi yang terpercaya.
Meskipun Google E-E-A-T bukanlah faktor ranking Google secara langsung, namun tetap saja Google mengatakan bahwa E-E-A-T ini esensial terhadap algoritmanya.
Pasalnya E-E-A-T dapat menganalisis dan memahami kualitas dari sebuah konten yang disajikan kepada user.
Oleh karena itu, dengan adanya E-E-A-T, konten artikel yang kita buat haruslah informatif, akurat, dapat menjawab pertanyaan user.
Dan dengan demikian, maka secara perlahan kepercayaan dan loyalitas user akan meningkat terhadap brand (merek) bisnis Anda yang dijembatani oleh konten artikel tersebut.
2. Blogging Bisa Meningkatkan Visibilitas
Alasan kedua mengapa blogging penting adalah karena ia mampu meningkatkan visibilitas website di Search Engine Results Page (SERP) , generative AI, dan juga di mata user.
Blog yang dioptimasi dengan baik untuk AI, search engine, dan mampu menjawab pertanyaan user adalah salah satu kunci terpenting untuk SEO (Search Engine Optimization).
Belum lagi jika teman-teman menambahkan heading dan subheading yang unik, natural, dan relevan dengan isi konten.
Ditambah juga ketika teman-teman membuat konten berdasarkan hasil riset yang menyeluruh, hal ini akan menjadi poin spesial untuk meningkatkan visibilitas.
Potensi peningkatan visibilitas juga datang dari penerapan internal linking.
Link building antar halaman web, konten blog, halaman produk di dalam website juga dapat mengoptimalkan visibilitas brand, awareness, hingga authority.
Jangan lupa untuk memastikan bahwa isi konten sesuai dengan topik yang dibahas agar konten tersebut dapat menjawab apa yang dibutuhkan user.
Jangan lupa juga perkaya konten dengan rich media seperti foto, gambar infografik.
Sebab, format konten ini bisa menjadi elemen penyempurna konten Anda dan juga berpotensi meningkatkan visibilitas di pencarian Google Images.
3. Membentuk Brand Awareness
Konten original dan fresh (baru) dapat membuat brand Anda tampil lebih menonjol dibandingkan kompetitor.
Ketika user mencari suatu jawaban dari apa yang mereka ingin tahu, kemudian brand Anda tampil teratas di SERP Google maupun AI Mode dan AI search, dan memberikan informasi yang mereka inginkan.
Di situlah momen brand awareness tercipta!
4. Berpotensi Menghasilkan Leads
New leads (prospek baru) yang dimaksud di sini adalah calon klien maupun calon pembeli.
Jika user menyukai konten yang Anda sajikan, kemungkinan besar mereka akan membaca lebih banyak, bahkan subscribe (berlangganan) secara sukarela.
Dan salah satu cara terbaik untuk mendapatkan new leads adalah dengan mengajak mereka untuk subscribe ke email listing Anda melalui blog.
Ajakan subscribe ke email listing melalui konten blog teman-teman adalah cara yang lebih halus dan tidak mengganggu daripada memaksa mereka untuk mengeklik iklan yang mengajak mereka untuk subscribe.
Selain menjadi salah satu taktik jitu untuk mendatangkan new leads, ternyata blog juga menciptakan connection (koneksi) antara user dengan brand Anda.
Jika mereka membaca konten Anda sampai selesai, itu artinya mereka menyukainya, dan di sinilah connection tercipta.
Ketika hal itu terjadi, Anda bisa menampilkan opt-in pop-up yang mengajak mereka untuk subscribe.
Penulis sendiri adalah salah satu orang yang dengan sukarela melakukan subscribe jika konten yang penulis baca itu bermanfaat, menambah ilmu atau wawasan, dan menarik.
Sebagai tambahan, jangan lupa untuk mendistribusikan konten menjadi multi-channel.
Contohnya seperti mengubah artikel blog menjadi newsletter (buletin), postingan LinkedIn atau Instagram Carousel, atau diskusi di grup komunitas.
5. Menghasilkan Engagement
Salah satu goal (tujuan) dari para content marketer adalah terus membangun hubungan baik dengan user baru dan lama (langganan).
Sehingga hadirlah blog sebagai channel yang menyajikan konten yang lebih shareable ke berbagai media sosial bagi user ketimbang hanya mempunyai halaman produk atau layanan.
Blog merupakan channel yang reliable untuk mengedukasi user, memberikan tips/tutorial, dan meningkatkan connection antara mereka dan brand.
Seiring berjalannya waktu, hal tersebut berpotensi membuat user mengingat brand Anda melalui konten yang mereka konsumsi hingga pada akhirnya akan mengubah mereka menjadi long-term customer (pelanggan).
Apalagi jika mereka memiliki minat atau ingin belajar terhadap topik yang Anda bagikan, maka potensi mereka engage menjadi sangat tinggi.
6. Blogging Membantu Anda dalam Memahami User
Secara umum, customer tidak memiliki banyak waktu untuk membaca blog, jadi penting untuk menemukan apa yang mereka butuhkan agar mereka betah berada di blog atau website.
Teman-teman bisa mencoba untuk memposisikan diri sebagai customer, pikirkan apa yang mereka cari, yang mereka butuhkan, apa yang mereka mau dari blog Anda, dan pastinya pikirkan benefit bagi kedua belah pihak.
Sebagai contoh, jika target customer Anda adalah pebisnis, maka gunakanlah bahasa yang formal.
Namun jika target customer Anda adalah remaja, maka pertimbangkanlah menggunakan bahasa yang kasual.
Hal di atas hanyalah contoh sederhana.
Pasalnya masih ada aspek lainya yang harus Anda pertimbangkan seperti topik atau niche yang Anda angkat, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, dan seterusnya.
Blog juga umumnya menyematkan kolom komentar agar pengunjung dapat ikut terlibat dengan meninggalkan ulasan dan feedback.
Jika pengunjung blog Anda ada yang melontarkan pertanyaan di kolom komentar, mungkin saja pertanyaan tersebut dapat menjadi topik terpisah yang bisa Anda bahas menjadi konten baru.
Pengunjung blog yang engage adalah langkah baik untuk mendapatkan inspirasi, tetap terhubung dengan mereka, dan memahami apa yang benar-benar mereka butuhkan.
Seperti Apa Blogging di Masa Depan?
Blogging telah mengalami perubahan yang cukup signifikan selama bertahun-tahun, baik dalam strateginya hingga tentang cara terbaik agar user merasa “puas” akan kontennya.
Di era AI search, dengan adanya AI Mode dan AI Overviews di Google Search, blog yang hanya mengejar keyword dan trafik Google akan semakin berat dan mungkin tertinggal.
Namun blog yang menjadi sumber informasi original, first experience, data, dan sudut pandang unik akan semakin bernilai.
Oleh karena itu, ubahlah mindset dari sekadar blogging yang mengejar ranking menjadi blogging agar dijadikan referensi rujukan AI.
Dan tentunya untuk memberikan manfaat bagi user, ini adalah yang menjadi tujuan utama kita.
Silakan teman-teman baca tentang commodity content dan non-commodity content ini untuk mendapatkan insight baru terkait pembuatan konten, khususnya untuk nge-blog.
Apakah Blog Masih Relevan?
Blog masih relevan, namun sama seperti SEO, blogging-pun terus berkembang.
Intinya, strategi blog yang efektif adalah dengan menerapkan praktik SEO dan Generative Engine Optimization (GEO) yang komprehensif.
Dan jadikan audiens yang merasakan manfaat konten Anda sebagai top of mind teman-teman.
Lalu, mengevaluasi strategi saat sedang berjalan adalah hal yang penting untuk memastikan konten blog Anda secara keseluruhan memiliki experience, expertise, authoritativeness, dan trustworthiness yang baik.
Blog tidak hanya dapat mendatangkan prospek, tetapi juga menciptakan brand awareness untuk target market Anda.
Jika teman-teman meluangkan waktu untuk mempelajari strategi SEO dan bagaimana cara menjangkau audiens Anda, maka Anda akan memiliki fondasi blogging yang baik.
Bagaimana? Apakah blog teman-teman sudah berjalan dengan baik dan hasilnya sesuai dengan harapan?
Apabila Anda memiliki pertanyaan terkait informasi ini, silakan tuliskan pada kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.
Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!
Diperbarui oleh: Apri
Referensi:
https://www.youtube.com/watch?v=XVdoUDA8EhU&t=1027s&pp=0gcJCWMAwfN6Pr3D
https://www.searchenginejournal.com/why-blogging-is-important/456559
4 Comments
Pingback: Blogging Masih Relevan untuk Bisnis Online di Tahun 2023 - Belajar Bisnis Online Pemula
Pingback: Memperkenalkan Blog KontenSEO.ID - Blog SEO & Digital Marketing - SEO & Digital Marketing
Pingback: Manfaat Blogging Terhadap SEO dan Bisnis Anda - JawaraSEO
Yang pastinya blogging, bisa jadi sarana terbaik untuk kita lakukan personal atau corporate branding.