Hampir setiap strategi SEO, backlink sering dianggap sebagai salah satu faktor penting yang dapat meningkatkan authority (otoritas) dan ranking (peringkat) sebuah website di search engine (mesin pencari)

 Namun, tidak semua backlinks membawa dampak positif.

Sebagian link (tautan) justru bisa menjadi masalah ketika berasal dari sumber yang tidak relevan, berkualitas rendah, atau bahkan terindikasi spam.

Kondisi inilah yang kerap membuat para webmaster khawatir terhadap potensi penurunan performa di Search Engine Results Page (SERP).

Menanggapi situasi tersebut, Google yang diwakili John Mueller menegaskan bahwa penggunaan fitur disavow link sebaiknya dilakukan jika memang terdapat link yang benar-benar bermasalah dan berpotensi merugikan website.

Berikut pembahasan selengkapnya.

Berawal dari Sebuah Pertanyaan Pengguna

Berikut adalah pertanyaan yang diajukan oleh pengguna yang khawatir dengan website spam tersebut (tanpa menyertakan URL spam-nya):

Saya tahu Anda bukanlah penggemar dari “praktik” disavow files, tapi mohon bersabar. Seorang klien mendapatkan 50 links per pekan yang beralih ke halaman seperti ini dalam sepekan.

Haruskah saya memasukkannya ke dalam disavow file, atau tidak?

Secara teknis, tautan tersebut tidak mengarah ke situs tersebut.

Respon dari John Mueller

John Mueller tidak mengomentari aspek teknis sebenarnya tentang apakah Google dapat melihat links tersebut atau tidak.

Namun ia mengindikasikan bahwa jika praktik SEO tersebut membuat si penanya tidak nyaman dan ingin berjaga-jaga (contohnya dari Google penalti), maka disavow dipersilakan untuk dilakukan.

Berikut jawaban dari John Mueller:

“Jika Anda ragu dan ingin memastikannya, tidak masalah untuk membuat & menggunakan disavow files.

Jika Anda menyadari bahwa sebagian besar masalah berasal dari beberapa TLD tertentu, Anda juga dapat menolak langsung seluruh TLD tersebut.

Disavow file adalah sebuah alat, bukan sebuah agama :-). Sebagian besar website tidak membutuhkannya, tetapi tidak semuanya.”

Penutup

Jadi, terkadang teman-teman sebagai praktisi SEO atau para webmaster perlu memastikan dan berpikir logis untuk mengajukan disavow link jika memang merasa perlu dan ragu atas link yang datang.

Baca Juga:  10 Tips dari Google Dalam Menghadapi & Membalas Review di Google Maps

Selain itu, tindakan ini tentunya menjadi langkah preventif untuk berjaga-jaga dari hal-hal yang tidak Anda inginkan seperti praktik negative SEO.

Demikianlah tulisan mengenai saran dari Google terkait disavow links ini, jika teman-teman memiliki pertanyaan silakan tuliskan di kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.

Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!

Referensi:

https://www.searchenginejournal.com/google-says-disavow-links/568928

Author

I began my SEO journey in 2017 and deepened my expertise in 2019. Since then, I’ve managed SEO for Farmaku.com, DokterSehat.com, and Impulse Digital Agency, while also contributing to DailySEO ID. Now, as a full-time freelancer, I focus on helping B2B companies improve their search visibility and achieve their goals.

2 Comments

Write A Comment