Apakah teman-teman sedang mempertimbangkan untuk membeli domain baru untuk blog atau website teman-teman? Misalnya ingin serius ngeblog, dan tidak mau punya nama domain berakhiran blogspot.com atau wordpress.com.

Jika iya, hindari domain murah seperti .MY.ID, apalagi domain gratisan seperti .EU.ORG, .TK, .ML, .GA, .CF, .GQ, dll, karena domain-domain gratisan itu kurang optimal untuk SEO.

Banyak sekali website yang menggunakan domain murah dan gratisan ini yang digunakan untuk spamming, sehingga disinyalir mempengaruhi proses indexing dari Google.

Seperti apa cerita lebih lengkapnya?

Pesan error “Tidak dapat mengambil peta situs” (Couldn’t fetch sitemap) di Google Search Console

Permasalahan ini pertama kali saya ketahui ketika seorang teman berbagi cerita bahwa dia baru iseng-iseng membeli domain .MY.ID (karena murah harganya, hanya Rp. 10 ribu sampai 25 ribu setahun) untuk blog-nya.

Seperti biasa, kalau membuat blog, salah satu langkahnya adalah membuat Sitemap.xml & men-submit-nya lewat Google Search Console (GSC).

Cara ini tidak wajib dilakukan sebetulnya. Google bilang , peta situs tidak diperlukan jika situs Anda memiliki maksimal 500 halaman, dan punya link dari satu halaman ke yang lain.

Akan tetapi, langkah ini lebih baik jika dilakukan agar Google bisa lebih mudah melakukan crawling & indexing halaman-halaman di blog kita.

Tak disangka, teman saya ini menemukan kesulitan karena di menu Sitemap di Google Search Console selalu ada pesan error “Tidak dapat mengambil peta situs” (Couldn’t fetch sitemap). Bolak-balik dicoba perbaiki termasuk ganti plugin SEO, ternyata hasilnya tetap sama.

Baca Juga:   Erwin Petas: "Traffic dari Google News Tidak Besar, Tapi.." (Liputan Search Marketers Indonesia Jakarta Meetup #1)

Karena penasaran, ia mencoba meng-googling permasalah ini, dan di community support forum Google Search ternyata banyak yang mengalami masalah serupa ini.

Website dengan domain murah dan gratisan disinyalir banyak digunakan untuk spamming

Satu hal yang menarik perhatian teman saya adalah thread ini: Error Sitemap saat menggunakan domain my.id.

Salah satu user menceritakan bahwa error “Tidak dapat mengambil peta situs” hanya terjadi di website-nya yang menggunakan domain .MY.ID, tidak terjadi di domain lainnya.

Screenshot pesan error “Tidak dapat mengambil peta situs” (sumber: Google Search Community Support Forum)

Seorang user membantu menjawab, menyampaikan bahwa ini terjadi karena banyak website .MY.ID yang sebenarnya spam.

Karena banyaknya spam sitemap yang pakai my.id, ini mempengaruhi pengindeksan dan pengiriman sitemaps untuk TLD ini. 

Bagi yang tetap menggunakan TLD my.id, solusinya terus aja membuat konten berkualitas dan hindari aktivitas spam.  

Nizrina (user community support forum Google Search), Pakar Produk Gold (PP Gold)

Menariknya, kasus error saat mengambil/fetch sitemap seperti ini tidak hanya terjadi pada domain .MY.ID.

Di thread lainnya, seorang user mengonfirmasi apakah benar domain gratis dengan ektensi EU.ORG .TK .ML .GA .CF .GQ sudah masuk daftar blokir Sitemap Google?

Dijawab oleh user lainnya.

Berdasarkan beberapa diskusi lain di forum ini, domain gratisan dengan ekstensi tersebut sepertinya memang bermasalah karena banyak digunakan oleh situs spam.

Sampai saat ini, saya pantau belum ada yg punya solusinya, kamu bisa baca2 juga diskusinya utk dapat gambaran besar mengenai hal ini.

Mass (user community support forum Google Search), Pakar Produk Gold (PP Gold)

Ternyata, karena harganya murah (bahkan gratis), domain-domain tersebut sering dipergunakan untuk membuat website yang digunakan untuk spamming.

Tindakan spamming adalah membuat banyak website tidak sesuai standar kualitas Google. Kasus yang paling umum terjadi adalah membuat banyak website dengan sebuah software, untuk mendapatkan backlink dari sana agar ranking website utama kita naik. DailySEO ID pernah membahas hal ini lebih jauh sebelumnya.

Baca Juga:   6 Tips dari Google untuk Optimasi Website E-commerce

Ini adalah salah satu contoh praktek spamming yang lazim diajarkan di Indonesia. Saya temukan ini di YouTube, saya samarkan untuk menghindari UU ITE. Perhatikan bahwa puluhan website dengan domain .MY.ID ini adalah tempat membuat ribuan backlink untuk website Anda.

Jika merujuk percakapan di Google Search community support forum tadi, praktek spamming dari domain .MY.ID maupun domain gratisan lainnya bisa jadi sudah diketahui Google. Akhirnya, Google tidak mau mengambil Sitemap dari situs-situs tersebut.

Apa yang harus saya lakukan?

Jika teman-teman memiliki website utama atau money site dan ingin serius ngeblog atau memiliki website, sebaiknya pertimbangkan untuk menggunakan domain yang lebih “serius”, seperti .COM atau .ID.

Jangan beli domain murah seperti .MY.ID bahkan domain gratisan EU.ORG .TK .ML .GA .CF .GQ dll.

Tapi kalau sudah membeli domain .MY.ID sejak beberapa tahun lalu, seharusnya tidak menghadapi masalah ini, seperti pengalaman seorang blogger yang sudah membeli domain .MY.ID-nya sejak 2019.

Sejauh pengalaman penulis meng-handle berbagai website dengan domain yang “serius”, belum pernah saya mengalami permasalahan tentang Sitemap ini. Berikut beberapa tangkapan layar atas website dengan domain .ID, .COM, .CO.ID, dan .CO.

Jika teman-teman memiliki website, yang bukan website utama atau money site, yang selama ini dipergunakan untuk spamming, mohon hindari praktik-praktik berkedok “SEO” tapi sebenernya spamming.

Contohnya, membuat website tanpa menulis konten sendiri dengan auto-generated content atau artikel spin, backlink spam (kata-katanya biasanya seperti ini”dapatkan ribuan backlink dofollow”), atau memanfaatkan jasa meningkatkan domain authority.

Penutup

Untuk website serius (yang ingin kita jadikan sumber penghasilan, misalnya), hindari domain murah, apalagi gratisan.

Sebagai users, kita tidak familiar dengan domain-domain murah & gratisan itu. Jarang sekali website terkenal punya domain berakhiran .MY.ID bukan? Apalagi domain EU.ORG .TK .ML .GA .CF .GQ, domain apalagi itu?

Baca Juga:   Subdomain, Subdirectory & ccTLD: Mana yang Lebih Baik untuk SEO?

Users tahu bahwa “ada harga ada rupa”, bahwa website yang “kurang modal” itu biasanya punya kualitas yang kurang bagus. Oleh karena itu, sebagai pemilik website, jika ingin memiliki website dengan reputasi brand yang bagus, hindari domain murah apalagi gratisan.

Domain berakhiran .COM cuma kurang dari Rp 150 ribu setahun, dan .ID Rp 250 ribu setahun lewat Dewaweb, misalnya. Perlu modal sedikit lebih banyak memang, tapi reputasi jauh lebih baik.

Bagaimana menurut teman-teman? Domain apa yang akan Anda gunakan?

Yuk bergabung di grup Telegram DailySEO ID, untuk belajar dan mendiskusikan berbagai topik seputar SEO dengan para praktisi & pembelajar SEO lainnya!

Author

Founder & Editor-in-Chief DailySEO ID | SEO Instructor & Curriculum Creator at RevoU | Former Digital Marketing Lead at Glints | Former Head of SEO & Product Manager at Traveloka | Father of 3

3 Comments

  1. Artikel ini membuat saya mak dek sih. karna blog utama saya menggunakan extensi my.id. Tapi artikel ini membuat galau juga sih. Karna dibeberapa paragraf mengatakan jika sudah kadung menggunakan maka tetap membuat arttikel yang berkualitas, tapi banyak paragraf yang lain memperlemah pendapat ini.

  2. Untuk biz id Alhamdulillah bisa pak sitemap xml aman sentosa untuk harga sama dengan harga my id,mudah mudahan gak dipake spam hehe

  3. agak ngeri juga sih, soalnya saya pake domain yg bsa dibilang murah dan baru jga spertinya, biz.id
    smoga ga ad masalah, soalny utk keperluan bisnis skaligus buat artikel jga di dlmny

Write A Comment