Fitur di Google Search Console (GSC) semakin banyak.
Tentunya hal ini dimaksudkan untuk membantu praktisi SEO menganalisa data atau meningkatkan User Experience (UX) dari pengguna Google Search Console.
Baru-baru ini, Google merilis fitur baru bernama “Add Annotation”.

Daftar Isi
Alasan Fitur “Add Annotation” Dibuat
Menurut Google, fitur “add annotation” dibuat karena Google ingin membantu pengguna Google Search Console dalam memahami data serta membuat keputusan yang lebih baik dari Google Search.
Fitur “add annotation” ini adalah semacam catatan pribadi untuk data yang tampil di GSC, sehingga kita bisa menamai datanya untuk periode tertentu yang kita pilih.
Misalnya untuk filter tertentu, maka kita bisa menambahkan catatan.
Sebagai contoh:
Kita menerapkan filter URL kategori motor, maka kita bisa menambahkan annotation bahwa ini adalah data URL yang mengandung kategori motor.
Lebih dari itu, fitur “add annotation” bisa kita manfaatkan untuk:
- Membandingkan data ketika terjadi migrasi website/pergantian infrastruktur.
- Melihat perubahan performa dari penambahan plugin atau merekrut agensi.
- Mengubah sudut pandang konten berdasarkan search intent (maksud pencarian).
- Dan melihat pengaruh musiman pada bisnis, contohnya seperti saat bulan Ramadhan dan liburan akhir tahun.
Cara Memakai “Add Annotation”
Caranya cukup sederhana, teman-teman bisa ikuti langkah-langkah di bawah ini:
1. Klik kanan pada grafik performa Google Search Console.

2. Klik tambahkan anotasi.
3. Ketik anotasinya.

4. Klik tambah.
5. Selesai.
Mudah bukan?
Apakah Anda sudah Memakai Fitur Ini?
Fitur ini cukup membantu dalam analisa data serta membantu dalam menyusun backlog untuk tim SEO.
Sehingga apapun perubahan yang terjadi bisa kita pantau performanya.
Jadi, apakah teman-teman sudah memakai fitur ini? Atau sudah terbiasa mencatat di tempat lain?
Jika sudah, berikan tanggapan Anda di kolom komentar.
Referensi:
https://developers.google.com/search/blog/2025/11/custom-chart-annotations