Yang ditunggu praktisi SEO secara global akhirnya tiba, yaitu laporan tentang bagaimana performa website di Gen AI-nya Google.
Sebelumnya, Bing sudah merilis AI report lebih dulu.
Berikut tampilan dari report-nya di Google Search Console:

Cukup berbeda dengan AI performance report Bing Webmaster di mana output-nya adalah AI citation dan cited page serta query fan out, laporan dari Google fokus pada impresi saja.
Menurut Google, laporan ini akan berisikan impresi, halaman, negara, device, dan tanggal.
Daftar Isi
Apakah Fitur Ini Sudah Rilis di Indonesia
Umumnya, jika Google merilis fitur baru, Amerika Serikat akan mendapatkan implementasi lebih dulu, baru negara lainnya.
Per artikel ini ditulis, fitur AI gen report ini belum ada di Google Search Console.
Namun, dengan Indonesia sebagai coverage AI Overview terbesar di dunia (per 2026), ekspektasinya fitur ini akan rilis di Indonesia sebentar lagi.
Implikasi bagi Praktisi SEO
Praktisi SEO bisa menggunakan report dari fitur tersebut jika KPI Anda terkait AI generatif serta Generative Engine Optimization (GEO), atau bahkan TOFU seperti awareness/impression.
Untuk yang targetnya prospek hingga konversi, hati-hati dalam menerjemahkan report ini.
Ingat bahwa laporan ini fokus hanya pada impresi.
Google Akhirnya Merilis Laporan Performa AI Generatif Mereka
Setelah Microsoft, akhirnya Google ikut merilis laporan performa AI generatif mereka.
Telah banyak studi praktisi yang cukup kontra dengan klaim Google.
Anda bisa mengecek/meneliti sendiri apakah klaim Google fakta atau tidak dengan laporan baru di fitur tersebut.
Apakah makin banyak impresi di AI generatif Google = makin tinggi organic traffic-nya?
Jika teman-teman memiliki pertanyaan, silakan tuliskan di kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.
Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!
Referensi:
https://developers.google.com/search/blog/2026/06/gen-ai-performance-reports