Baru-baru ini jagat media sosial digemparkan dengan kolaborasi epic di bulan Ramadan tahun ini antara Nasida Ria x JKT48.

Perpaduan musik dangdut yang dibawakan oleh orang tua & grup idola anak remaja yang seolah-olah tidak mungkin disatukan, kini digabungkan dengan ciamik oleh Google Indonesia.

Namun, kita tentu tidak akan membahas musiknya terlalu dalam karena ini bukan media musik.

Kali ini, kita akan mencoba mengupas mengenai campaign dari Google Indonesia yang membawakan hashtag #IniRamadanKita.

Menyatukan musik lintas generasi antara Nasida Ria x JKT48, Google ingin membawakan kesan yang berbeda serta membangkitkan semangat anak muda selama bulan Ramadan tahun ini.

Akan tetapi, jika kita lihat dari segi lain, campaign ini bisa jadi mempunyai maksud untuk meningkatkan awareness Gen Z yang masih memakai TikTok sebagai search engine.

TikTok: Search Engine yang Digemari Gen Z

Tidak bisa dimungkiri, konten yang disajikan TikTok mempunyai format yang menarik yaitu video dengan informasi yang detail serta bersifat personalisasi.

Hal tersebut tentu saja membuat orang-orang, utamanya Gen Z, lebih memilih TikTok untuk mencari suatu informasi ketimbang Google itu sendiri.

Bukan hanya sekadar asumsi semata, melansir dari The Brussels Times, data dari Google menunjukkan bahwa 40% anak muda lebih memilih aplikasi TikTok untuk dijadikan sebagai search engine.

Tidak sampai situ saja, data dari Search Engine Journal juga menunjukkan bahwa 26% baby boomer tertarik dengan gaya konten bercerita yang disajikan oleh TikTok.

Otomatis, hal ini semakin memperlihatkan bahwa TikTok bisa menjadi salah satu ancaman besar bagi Google dalam perihal pencarian informasi user.

Massifnya pergerakan TikTok sebagai search engine juga diaminkan oleh Profesor Digitalisasi dan Media Sosial Tom De Leyn (UHasselt).

Baca Juga:   Google Kini Membolehkan Kombinasi Format Structure Data

Menurut pendapatnya yang dilansir dari The Brussels Times, ada beberapa alasan kenapa anak muda (Gen Z) lebih memilih TikTok dibandingkan Google dalam hal mesin pencari.

Salah satu alasannya yaitu melalui TikTok anak muda mampu mendapatkan informasi dengan cepat melalui platform ini dengan tampilan visual yang menarik sehingga mereka tidak perlu mencari informasi melalui platform yang lainnya seperti Google.

Di sisi lain, para pebisnis juga mulai melakukan pergerakan marketing lewat platform TikTok.

Data dari Search Engine Journal menunjukkan bahwa setidaknya sekitar 9 kali per bulan perusahaan mulai membuat konten untuk bisnis mereka melalui TikTok.

Rata-rata, para pebisnis menghabiskan 15% dari total anggaran dana mereka untuk produksi konten di TikTok.

Melihat fenomena ini, tentu saja TikTok bisa menjadi platform yang unik bagi pebisnis maupun kreator untuk membuat konten secara visual karena mendapatkan target pasar yang besar.

Dengan keadaan seperti itu, ada kemungkinan Google jadi tidak relevan sebagai search engine bagi para Gen Z.

Campaign Google Indonesia Ajak Gen Z untuk Tetap Relevan dengan Google

Google Indonesia memunculkan ide yang sangat brilian di tahun ini dengan membuat campaign #IniRamadanKita bersama Nasida Ria & JKT48.

Strategi ini kemungkinan besar dibuat oleh Google Indonesia untuk mengajak Gen Z supaya tetap relevan dengan Google sebagai search engine.

Sebab, Google Indonesia menggaet salah satu group idol terkemuka di Indonesia yang namanya cukup tenar di kalangan Gen Z.

Terlepas dari semua itu, harapannya campaign ini juga kembali menyadarkan Gen Z bahwa Google masih tetap menjadi search engine terbaik saat ini untuk mencari segala informasi yang dibutuhkan.

Baca Juga:   Perubahan Desain Desktop SERP Google: Icon & Label Ads Baru

Kira-kira, kalau menurut teman-teman bagaimana? Apakah benar campaign ini ditujukan untuk Gen Z atau hanya sekadar konten entertainment semata dari Google Indonesia?

Anda juga bisa bebas beropini mengenai campaign Google ini melalui grup Telegram DailySEO ID ya!

Di sana, ada banyak sekali praktisi SEO yang sudah siap diajak diskusi perihal ini dan juga permasalahan SEO lainnya.

Buat teman-teman yang ingin belajar SEO dari fundamental, kini DailySEO mempunyai series webinar yang bisa Anda pelajari.

Klik link di sini untuk mendapatkan kelas online SEO yang langsung dibawakan oleh Ilman Akbar!

Sumber:

Dapatkan berita terbaru seputar SEO Gratis!
Subscribe Sekarang!

Author

SEO Content Specialist, Median Digital Indonesia | Former SEO Content at Zenius, Hipwee, and Glints | SEO Enthusiast

Write A Comment