Zero click menjadi salah satu fenomena yang cukup asing di telinga bagi para pemula yang baru terjun di dunia SEO.

Pada dasarnya, zero click merupakan kejadian di mana user mampu mendapatkan informasi dari Google Search tanpa perlu mengklik suatu website.

Setelah mendengar hal ini, teman-teman praktisi SEO tentu berpikir kalau hal tersebut merugikan karena website kita tidak akan mendapatkan traffic dari user.

Lalu, di mana perginya klik tersebut? Apakah Google mengambil zero click demi kepentingannya sendiri?

Mari kita bahas faktanya bersama-sama dalam artikel ini!

Fakta Di Balik Zero Click pada Google Search

Faktanya, Google tidak mengambil zero click untuk dirinya sendiri. Menurut studi Semrush melalui Search Engine Land, zero click bukanlah momok yang menakutkan bagi para praktisi SEO dalam beberapa tahun terakhir. 

Justru, zero click mempunyai peran dalam membantu Google untuk melakukan penyempurnaan ribuan atau bahkan jutaan keyword yang dimasukkan oleh user pada search engine.

Artinya, hal ini juga membantu praktisi SEO untuk mencari keyword berdasarkan data search volume yang ditampilkan oleh beragam tools keyword research.

Lalu, berapa persen zero click yang terjadi pada Google search? Di bawah ini, ada data penyebaran persenan yang didapatkan oleh zero click melalui desktop dan mobile.

Zero click pada desktop

zero click
Credit: Semrush
  • Organic clicks: 45,1%
  • Zero clicks: 25,6%
  • Google keyword (keyword yang disempurnakan melalui zero click): 17,9%
  • Google clicks (klik yang dihasilkan melalui properti Google lainnya seperti images, news, shopping): 9,7%
  • Paid click: 1,8%
Baca Juga:   Update Terbaru Google Search Console: Report untuk Video yang Diindeks

Zero click pada mobile

zero click
Credit: Semrush
  • Organic clicks: 43,1%
  • Google keyword (keyword yang disempurnakan melalui zero click): 29,3%
  • Zero clicks: 17,3%
  • Google clicks (klik yang dihasilkan melalui properti Google lainnya seperti images, news, shopping): 10,3%
  • Paid clicks: 0,02%

Kenapa Ada Zero Click?

Pada dasarnya, tidak ada jawaban untuk pertanyaan ini. Setiap teman-teman mencari informasi di search engine, pasti ada beberapa pencarian yang sudah ditemukan jawabannya tanpa perlu mengklik suatu website.

Pasalnya, Google telah membuat berbagai macam fitur pencarian supaya memudahkan user dalam menemukan jawaban di search engine, seperti pencarian waktu, cuaca, jadwal tayang film, presiden suatu negara, bahkan klasemen suatu liga sepak bola.

Contoh hasil result Zero Click: klasemen liga inggris

Studi Zero Click dari Tahun ke Tahun

Dari tahun ke tahun, tingkat persentase dari zero click memang terlihat meningkat. Hal ini digambarkan oleh studi yang dilakukan oleh SparkToro seperti dilansir dari Search Engine Land.

Pada tahun 2019, zero click menyentuh angka 49%. Kemudian, di tahun 2020 zero click naik di angka mendekati 65%

Bahkan, ada kemungkinan menurut Danny Goodwin melalui Search Engine Land, zero click akan naik ke angka 85% apabila SparkToro melakukan studi pada tahun ini.

Apakah Benar Zero Click Merugikan Praktisi SEO?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, zero click bukanlah suatu permasalahan besar bagi para praktisi SEO.

Akan tetapi, merujuk pada tahun 2019, di mana ada banyak sekali keributan atau protes yang terjadi akibat adanya zero click yang dinilai sangat menguntungkan Google.

Menanggapi hal tersebut, Danny Sullivan selaku Public Liaison for Search dari Google menawarkan beberapa konteks, yaitu dengan adanya zero click Google mampu mengirimkan lebih banyak traffic ke banyak situs web setiap tahun.

Baca Juga:   Bebas! Tidak Perlu Memusingkan Minimal Word Count (Jumlah Kata) pada Artikel: Google

Selain itu, Google juga menawarkan beberapa kueri tertentu yang tidak perlu di klik oleh user untuk mengetahui jawaban atas pertanyaannya sehingga mengurangi jumlah pencarian yang tidak perlu masuk langsung ke situs web.

Penutup

Sebagai penutup, teman-teman tidak perlu mengkhawatirkan zero click terlalu dalam meski terlihat persentasenya cukup besar jika dilihat dari studi yang dilakukan oleh Semrush.

Meski begitu, adanya zero click juga membantu kita untuk menemukan target keyword yang tepat sesuai search intent.

Dengan demikian, beberapa kueri tertentu memang akan langsung ditampilkan jawabannya oleh Google dan kemungkinan kita tidak akan meraih traffic pada keyword tersebut.

Jadi, bagaimana menurut Anda? Kalau teman-teman mempunyai pertanyaan atau ingin diskusi perihal adanya studi tentang zero clicks, Anda bisa langsung bergabung ke grup Telegram DailySEO.

Di sana, ada banyak sekali praktisi SEO yang siap untuk diajak diskusi perihal hal tersebut. Tidak cuman itu, Anda juga bisa langsung menanyakan beragam permasalahan SEO yang mungkin sedang dihadapi saat ini.

Yuk, jangan lupa gabung di sini sekarang juga, ya!

Sumber:

https://searchengineland.com/zero-click-study-semrush-389067

https://www.semrush.com/blog/zero-clicks-study/

Author

Orangnya suka menulis | SEO Enthusiast

Write A Comment