Beberapa tahun belakangan ini, kita melihat bagaimana TikTok berhasil merajai tren media sosial dengan bersenjatakan format konten video singkatnya. Kesuksesan ini pun kemudian diikuti oleh Instagram dengan fitur Reels, dan YouTube dengan fitur Shorts nya. Nampaknya, Google juga telah membaca tren ini dan mulai berusaha untuk mengaplikasikannya pada fitur pencarian mereka.

Lewat salah satu episode podcast Google (Search Off the Record) di bulan Maret 2022 kemarin, Danielle Marshak, Product Manager Google, membocorkan bahwa Google sedang bereksperimen untuk dapat menampilkan lebih banyak konten dengan format video singkat pada halaman hasil pencarian (SERP, search engine result page) mereka. Pantauan kami, eksperimen ini sudah muncul di SERP Google Indonesia!

Simak informasi seputar upaya Google dalam menampilkan konten berformat video pendek pada SERP, serta query seperti apa yang memunculkan video pendek di SERP Google Indonesia, lewat pembahasan di bawah ini!

Mengapa Video Pendek?

Sebagai search engine nomor satu di dunia, Google memiliki mekanisme yang sangat mapan dalam mencari (crawling) dan menampilkan informasi sedemikian rupa pada halaman hasil pencarian sehingga dapat memudahkan penggunanya.

Namun, sebagian besar informasi yang diolah dan ditampilkan oleh Google merupakan konten berbentuk teks. Sedangkan video—format konten yang saat ini paling diminati oleh pengguna—masih cukup asing di ‘mata’ Google. 

Selain lebih menarik, konten dengan format video pendek memiliki kemampuan dalam memuat informasi yang lebih kaya dengan bentuk yang lebih padat jika dibandingkan konten yang hanya berbasis teks.

Dan format (video pendek) ini sangat keren karena seperti yang saya sampaikan, bisa memuat informasi dengan sangat ringkas. Anda bisa mendapatkan banyak informasi dalam waktu yang singkat, dan Anda juga bisa mendapatkan banyak pandangan dan perspektif yang berbeda-beda.

Jadi menurut kami konten semacam ini dapat berguna untuk banyak jenis kata kunci penelusuran yang beragam, dan kami telah bereksperimen dengan cara menampilkannya lebih sering kepada pengguna.

Danielle Marshak, Product Manager Google (Search Off the Record)

Teman-teman pasti setuju bahwa akan lebih mudah mengonsumsi konten howto atau konten DIY (Do It Yourself) dalam bentuk video pendek daripada harus membacanya dalam bentuk artikel blog. 

Baca Juga:   Syarat Sertifikasi Profesi SEO Specialist: Harus Punya Portfolio Kontes SEO?

Hal ini lah yang menjadi motivasi Google untuk menampilkan lebih banyak konten dengan format video pendek pada halaman hasil pencariannya. Ekspektasinya, pengguna Google akan mendapatkan lebih banyak variasi dan opsi hasil pencarian dari informasi yang mereka butuhkan.

Sebagai contoh, ketika saya melakukan pencarian menggunakan kata kunci ‘banana bread recipe’ di Google, saya mendapatkan konten seputar resep untuk membuat banana bread dalam bentuk artikel,

video panjang,

dan video pendek dalam satu halaman pencarian!

Google sadar bahwa setiap penggunanya pasti memiliki preferensi tersendiri dalam mengonsumsi bentuk informasi, dan mereka mencoba mangakomodasi kesemuanya dengan menambahkan fitur video pendek pada halaman hasil pencariannya.

Baca juga: Update Terbaru Google Search Console: Report untuk Video yang Diindeks

Bagaimana Google Menampilkan Video Pendek?

Video yang ditampilkan pada bagian video pendek Google adalah video berorientasi vertikal dengan durasi di bawah 5 menit, sehingga memudahkan penggunanya untuk menonton lewat smartphone mereka.

Seperti bentuk konten lainnya, Google akan melakukan proses crawling dan indexing untuk dapat memunculkan video pendek yang relevan dengan kata kunci pencarian yang digunakan oleh pengguna.

Artinya, konten video pendek yang bisa muncul pada halaman hasil pencarian Google adalah video pendek yang memiliki URL yang bisa dikunjungi lewat web browser, misalnya konten video pendek dari beberapa platform media sosial seperti Youtube, Facebook, Instagram, dan TikTok.

Konten video pendek pada platform seperti dan Snapchat tidak dapat di-index oleh Google karena hanya dapat dibuka lewat aplikasi terkait.

Baca juga: 7 Cara Mengoptimasi Konten Agar Berpotensi Masuk Featured Snippet di Google

Video Pendek di SERP Google Indonesia

Dari hasil ujicoba kami secara acak, video pendek di SERP Google Indonesia muncul untuk query yang tipe intent-nya informational, untuk topik konten yang memang sudah lumrah berada dalam format video.

Baca Juga:   Kelas Tiket SEOCon Jakarta 2022 Mempunyai Masing-masing Benefit yang Diberikan Peserta

Posisi Video Pendek ini sendiri letaknya masih di bagian akhir SERP, sehingga kita harus scroll down sampai akhir untuk bisa menyadari bahwa ada video pendek di SERP.

Penutup

Itulah tadi pembahasan singkat mengenai upaya Google dalam menampilkan konten video pendek pada halaman hasil pencariannya. Informasi lengkap mengenai ini bisa Anda dengar langsung dari episode podcast Google dengan judul Cats, muffins and more: Videos in Search.

Query apa saja yang sudah teman-teman coba, yang memunculkan video pendek di SERP? Tulis di kolom komentar ya!

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai topik ini, Anda bisa bergambung di grup Telegram DailySEO ID! Lewat grup ini Anda bisa mendiskukan berbagai topik seputar SEO dengan para praktisi SEO lainnya!

Author

SEO & SEM Specialist at Meson Digital

1 Comment

Write A Comment