Dalam membuat konten, teman-teman tidak hanya memikirkan isinya saja, melainkan Anda juga harus memikirkan bagaimana konten tersebut dapat diakses dengan mudah oleh user melalui mobile untuk membuat user experience yang nyaman.

Mengapa hal tersebut dilakukan? Menurut data Review42, 80% website yang berada di peringkat tertinggi Google itu mobile-friendly.

Menilik data tersebut, alangkah baiknya teman-teman mulai memikirkan untuk membuat konten yang mobile-friendly. Di sisi lain, Anda juga perlu membuat website yang bisa mudah diakses lewat handphone.

Lalu, bagaimana cara membuat konten mobile-friendly?

1. Tulis Kalimat Pembuka yang Kuat

Hook atau tarikan yang kuat dalam kalimat suatu pembuka akan membuat user semakin tertarik untuk menelusuri artikel sampai akhir.

Terlebih, tahukah Anda kalau menurut Search Engine Journal rata-rata user hanya menghabiskan waktu 3 menit atau kurang di website

Dengan demikian, tugas teman-teman yaitu untuk mempertahankan mereka supaya betah di website dalam waktu yang lama, salah satu caranya dengan menulis kalimat pembuka yang kuat dan efektif.

Di sisi lain, tampilan website di mobile terlihat lebih kecil dibandingkan dengan di desktop/PC.

Artinya, paragraf yang ditulis dengan panjang di website akan terlihat lebih panjang lagi jika dilihat di mobile

Teman-teman harus pintar dalam memilih diksi kalimat pembuka. Beri user rasa penasaran yang tinggi akan isi artikel di dalamnya.

Bubuhkan kalimat pertanyaan ataupun kalimat fakta yang menarik supaya user terus membaca artikel sampai akhir di mobile.

Tak lupa pula untuk menyampaikan informasi yang relevan dari isi artikel di awal kalimat.

Baca Juga:   Review Jasa Penulis Artikel SEO & Tips Memilihnya: Ada Harga, Ada Rupa?

2. Buat Paragraf yang Pendek

Seperti yang sudah saya paparkan di poin pertama, tampilan website di mobile akan terlihat berbeda dengan desktop.

Ketika Anda membuka website di mobile, tampilannya akan terlihat lebih kecil.

Dengan demikian, jangan heran kalau Anda menulis paragraf yang panjang di CMS lalu mempublikasikannya, maka tampilannya akan sangat padat ketika di mobile.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari menulis baris yang terlalu banyak di CMS. Meski terlihat rapi di website, tetapi tidak dengan mobile.

Pastikan, saat sudah selesai menulis artikel, teman-teman bisa me-review-nya terlebih dahulu dengan melihat tampilan artikel saat di mobile

Hal ini perlu dilakukan supaya konten Anda semakin mobile-friendly sehingga nyaman dibaca oleh user.

Saya menyarankan untuk menulis 2-3 baris pada setiap paragraf untuk menghindari tampilan yang buruk di mobile.

3. Hindari Menulis Kalimat yang Redundant

Apa yang dimaksud kalimat redundant? Kalimat redundant yaitu pemborosan atau pengulangan dalam suatu kalimat.

Praktik ini perlu diperhatikan jika konten teman-teman ingin terlihat mobile-friendly dan nyaman dibaca oleh user, baik di desktop maupun mobile.

Faktanya, user akan kebingungan saat membaca kalimat pada suatu artikel yang kurang efektif. 

Jadi, usahakan untuk memilih diksi yang tepat serta penulisan informasi yang pas supaya tidak ada pengulangan dalam kalimat.

4. Tambahkan Gambar/Video

Hampir sebagian besar orang cenderung merasa bosan ketika membaca artikel yang hanya berisi teks saja, tanpa ada visual di dalamnya.

Tugas teman-teman untuk memberikan kenyamanan pada user yaitu menambahkan gambar/video pada suatu artikel.

Selain membuat konten yang mobile-friendly, penambahan gambar atau video juga akan membuat artikel Anda semakin bervariasi.

Baca Juga:   Apakah Heading 1 (Tag H1) Memengaruhi Ranking di Google Search?

Tambahkan gambar atau video yang relevan dengan isi artikel. Selain memberikan kenyamanan terhadap user, adanya gambar atau video juga meningkatkan artikel Anda dalam pencarian Google Image.

5. Buat Judul yang Singkat

Selain kalimat pembuka, judul juga menjadi hook yang penting untuk diperhatikan ketika teman-teman sedang membuat artikel.

Hal utama yang dibaca user tentu saja judul. Jika judulnya kurang menarik, kemungkinan besar mereka tidak akan mengklik artikel Anda.

Oleh karena itu, buat judul yang efektif dengan diksi yang persuasif sehingga user tertarik untuk membacanya.

Di sisi lain, Anda juga perlu memperhatikan panjang judul.

Jika ingin terlihat mobile-friendly, usahakan untuk menulis judul yang pendek supaya user dapat dengan mudah melihatnya, baik lewat pencarian Google di desktop maupun mobile.

Seberapa pendek judul yang tepat supaya SEO ataupun mobile-friendly? Menurut Search Engine Journal, setidaknya judul yang ditulis dengan 70 karakter.

Supaya nilai SEO semakin tinggi, Anda juga harus mencantumkan focus keyword pada judul.

Untuk pengoptimalan dalam penulisan judul, teman-teman bisa memakai plugin Yoast ataupun Rank Math pada WordPress.

6. Gunakan Plugin Table of Content

Table of Content memudahkan user untuk langsung mengarah kepada poin-poin yang ingin mereka baca.

Apabila teman-teman menggunakan WordPress, maka banyak sekali plugin Table of Content yang bisa digunakan.

Dengan menggunakan plugin tersebut, maka sebelum memasuki poin-poin, akan ada daftar isi.

Melalui daftar isi tersebut, user jadi lebih mudah mengetahui apa isi dari artikel teman-teman.

Untuk mengetahui bagaimana tampilannya, Anda bisa melihat gambar di bawah ini:

cara membuat konten mobile friendly
Sumber: Dailyseo.id

7. Review Sebelum Publish

Langkah ini seringkali terlewati dalam editorial. Padahal, melakukan review tulisan sebelum dipublikasikan bisa membuat nilai artikel Anda jadi lebih tinggi lagi.

Baca Juga:   Apakah "Konten Baru" (Fresh Content) Memengaruhi Ranking di Google Search?

Mengapa demikian? Sebab, dengan review terlebih dahulu teman-teman pasti akan menemukan kesalahan penulisan ataupun penjelasan yang bisa ditambah.

Selain itu, Anda juga bisa mencari ruang kosong yang tepat untuk disisipkan gambar ataupun video serta meneliti mana paragraf yang terlihat sangat padat jika berada di mobile.

Jika terlihat padat, sebaiknya pisahkan paragraf demi paragraf supaya terlihat rapi, baik di desktop maupun mobile.

Kebanyakan orang merasa malas untuk melakukan review artikel. Padahal, langkah ini merupakan hal yang penting untuk memberikan kenyamanan terhadap user.

Penutup

Demikian 7 cara membuat artikel mobile-friendly yang bisa teman-teman praktikkan. Terlepas dari semua itu, teman-teman juga harus membuat website Anda terlihat mobile-friendly.

Belum yakin kalau website Anda sudah mobile-friendly? Teman-teman bisa mengeceknya langsung di sini.

Kalau teman-teman butuh teman sharing untuk membuat website supaya mobile-friendly, Anda bisa langsung bergabung dengan grup telegram DailySEOID.

Di sana, banyak sekali ahli SEO yang siap membantu Anda untuk menemukan jawaban terkait permasalahan SEO Anda.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera gabung grupnya sekarang juga!

Sumber: https://www.searchenginejournal.com/mobile-friendly-content-tips/419615/#close

https://www.forbes.com/sites/briansutter/2018/02/04/7-ways-to-make-your-content-mobile-friendly/?sh=3f175a52d832

Author

SEO Content Specialist, Median Digital Indonesia | Former SEO Content at Zenius, Hipwee, and Glints | SEO Enthusiast

1 Comment

Write A Comment