Ahrefs adalah salah satu tools SEO yang berguna untuk memudahkan pekerjaan kita sebagai SEO specialist secara all in one di satu tempat.

Jika teman-teman menginginkan pertumbuhan traffic website yang konsisten dan kemudahan melakukan SEO untuk pekerjaan Anda, tentu ada investasi yang dilakukan, salah satunya seperti berlangganan tools Ahrefs. 

Ahrefs sendiri menyediakan berbagai macam fitur yang dapat digunakan untuk mendukung SEO On Page atau Off Page, seperti Site Explorer, Backlink Data, Content Explorer, hingga Rank Tracker.

Supaya pemanfaatannya semakin optimal, Anda bisa menggunakan layanan yang diberikan oleh Ahrefs dengan varian harga yang ditawarkan mulai dari $99 (atau Rp. 1.480.960 kurs terkini). 

Berikut adalah rangkuman penjelasan fitur-fitur yang bisa teman-teman manfaatkan jika ingin menggunakan Ahrefs. Simak sampai akhir untuk mendapatkan info tools gratis dari Ahrefs yang bisa Anda coba juga!

Konten ini merupakan konten kolaborasi dengan Dewaweb, yakni perusahaan yang menyediakan layanan Domain, Cloud Hosting, Cloud Server, DewaCloud (Platform-as-a-Service untuk Developers & DevOps), SSL Certificate, dan masih banyak lainnya. Kunjungi website-nya untuk mendapatkan promo menarik!

Apa itu Ahrefs?

Ahrefs merupakan tools SEO yang diluncurkan pada tahun 2010 oleh Dmitry Gerasimenko.

Awalnya populer sebagai tools untuk menganalisa backlinks, Ahrefs berevolusi menjadi tools SEO yang digunakan untuk menganalisa performa SEO secara menyeluruh.

Ahrefs bisa digunakan untuk melihat data seperti trafik, keywords/kata kunci, backlinks, website health, site audit, pencarian konten baik untuk analisa pada website milik pribadi atau bahkan juga bisa untuk menganalisa performa SEO milik kompetitor.

Karena itu, Ahrefs menjadi tools SEO yang sering digunakan oleh para profesional untuk melakukan analisa performa SEO pada website.

Berdasarkan pengalaman seorang SEO profesional, beberapa tahun lalu Ahrefs memiliki database yang lengkap dan lebih cepat update-nya untuk data di Indonesia, dibandingkan dengan tools SEO yang lainnya. Ini menyebabkan ia setia menggunakan Ahrefs sampai sekarang.

Baca Juga:   Apakah Praktisi SEO Perlu Melakukan Keyword Tracking?

Fungsi Ahrefs

Berdasarkan penjelasan yang ada di atas, Ahrefs lebih ditujukan untuk profesional digital marketer seperti:

  • Small Business Owner, yang melakukan SEO untuk situs web mereka sendiri
  • Agensi SEO, yang bekerja dengan banyak klien
  • In-house marketer / SEO Specialist, yang menjalankan pemasaran untuk situs perusahaan tempat mereka bekerja
  • Afiliate marketer, yang menjalankan beberapa situs berbeda
  • Konsultan SEO yang memberi saran dan solusi bagi klien tentang strategi & implementasi SEO di website mereka

Fitur Ahrefs

Ahrefs memiliki berbagai macam fitur yang bisa dimanfaatkan untuk mengoptimasi kinerja SEO dalam suatu website.

Berikut adalah 5 fitur utama Ahrefs yang paling sering digunakan oleh SEO Specialist untuk meningkatkan performa SEO.

1. Site Explorer

Site Explorer dalam Ahrefs berguna untuk menganalisis backlinks, mengevaluasi kinerja SEO dari suatu situs web, dan menentukan topik yang paling populer di situs tersebut.

Fitur ini juga dapat digunakan untuk menemukan kompetitor dalam industri tertentu dan mengevaluasi kinerja SEO dari situs-situs tersebut.

Pada Site Explorer, terdapat dua tools utama, di antaranya organic research traffic tool dan backlink checker tool.

  • Organic research traffic tool, dapat membantu pengelola website untuk melihat konten apa yang audiens butuhkan, sehingga pengelola website dapat mengoptimasi situsnya.
  • Backlink checker tool, dapat membantu pengelola website dapat mengetahui mana link situs yang memiliki kualitas tinggi dan dapat menambah kredibilitas.

2. Keyword Explorer

Keyword Explorer adalah fitur Ahrefs yang berguna untuk meriset dan mengevaluasi keyword yang potensial untuk website kita.

Fitur ini dapat digunakan untuk menentukan volume pencarian, tingkat persaingan, dan potensi trafik dari kata kunci tertentu. 

Keyword Explorer juga dapat digunakan untuk menemukan kata kunci yang berhubungan dengan keyword yang telah ditentukan, serta untuk mengevaluasi kinerja kata kunci dalam periode tertentu.

Fitur Keyword Explorer menyediakan lebih dari 3 juta daftar di dalam databasenya, sehingga Anda tidak perlu khawatir apabila tidak mendapatkan solusi.

Tidak hanya itu, Keyword Explorer juga menyajikan hasil pencarian keyword yang ada di lebih dari 100 negara, sehingga dapat menguntungkan untuk bisnis dengan target pasar internasional.

Baca Juga:   Belajar SEO untuk Pemula: 6 Langkah Aplikatif

3. Rank Tracker

Rank Tracker adalah fitur dalam Ahrefs yang berfungsi untuk memperlihatkan ranking situs baik dari desktop maupun mobile dalam SERP.

Rank Tracker akan mengirimkan laporan harian, mingguan, dan bulanan, sekaligus membantu melihat jumlah ‘klik’ dari organic traffic. Sehingga fitur ini memberikan visibility posisi website kita di antara kompetitor sekaligus memberi notifikasi jika posisi kita berubah. 

Hal ini dapat membantu kita untuk mengevaluasi kinerja SEO di website kita dan mengambil tindakan untuk meningkatkan peringkat kata kunci yang diinginkan.

4. Site Audit

Supaya menjalankan praktek SEO bisa berjalan dengan baik, dibutuhkan fitur Site Audit yang bisa ditujukan untuk mengevaluasi technical SEO dan menemukan masalah yang mungkin menghambat kinerja SEO.

Fitur Site Audit dapat mengecek komponen seperti broken links, duplikat konten, meta tag yang tidak sesuai, dan masalah mobile-friendly. Site audit juga sekaligus memberikan rekomendasi untuk memperbaiki masalah yang ditemukan.

Apabila ada masalah di website, Site Audit akan memberikan peringatan, sehingga teman-teman bisa melakukan antisipasi. Tidak hanya itu, Site Audit juga dapat melaporkan hasil analisis kesehatan yang dimiliki oleh situs website kita.

5. Content Explorer

Content Explorer adalah fitur dalam Ahrefs yang berguna untuk menemukan dan mengevaluasi konten yang populer di internet berdasarkan keyword tertentu.

Fitur ini memungkinkan kita untuk menemukan konten yang memiliki jumlah backlink tertinggi, trafik tertinggi, atau interaksi sosial tertinggi. 

Fitur ini dapat digunakan untuk mencari inspirasi konten, menemukan konten yang populer di industri tertentu, dan mengevaluasi kinerja konten Anda sendiri.

Selain itu, dapat digunakan untuk menemukan konten yang dibagikan di media sosial, yang bisa digunakan untuk mempromosikan konten teman-teman sendiri.

Harga Ahrefs

Ahrefs menyiapkan berbagai macam paket yang dapat digunakan dengan membayar sejumlah biaya. Paket-paket tersebut mulai dari Lite, Standard, Advanced, hingga Agency.

Paket tersebut dibandrol dengan harga yang berbeda-beda, mulai dari $99 hingga $999 per bulan tergantung dari kebutuhan masing-masing website.

Baca Juga:   6 Tips Mengoptimalkan Local-SEO dengan WordPress untuk Bisnismu

Lebih jelasnya, berikut jumlah biaya yang dibutuhkan untuk mengakses fitur dan layanan yang dibutuhkan sesuai dengan paket Ahrefs menurut kurs per hari ini.

  • Paket Lite. US$99 atau Rp1.481.718 per bulan
  • Paket Standard. US$199 atau Rp2.978.403 per bulan
  • Paket Advanced. US$399 atau Rp5.971.773 per bulan
  • Paket Agency. US$999 atau Rp14.951.883 per bulan

Coba Fitur Ahrefs Gratis dengan Ahrefs Webmaster Tools

Meski Ahrefs mematok harga berlangganan yang cukup tinggi, namun teman-teman tetap bisa mencicipi kinerja tools ini secara gratis melalui Ahrefs Webmaster Tools

Beberapa fitur Ahrefs Webmaster Tools:

  • Scan (memindai) situs web dengan lebih dari 100 masalah yang berdampak negatif pada performa situs di mesin pencari
  • Mendapatkan saran tindakan untuk mengatasi masalah-masalah dari hasil audit
  • Pemantauan kesehatan situs
  • Melacak backlink situs web yang kita kelola
  • Laporan peringkat kata kunci dari situs web kita di SERP
  • Beberapa metrics keywords seperti: Search Volume (Volume Pencarian), Keyword Difficulty (Tingkat Kesulitan Kata Kunci), dan Traffic Value (Nilai Trafik)

Kamu dapat memanfaatkan fitur-fitur ini untuk:

  • Menemukan masalah teknis yang mungkin menghambat kinerja SEO 
  • Menentukan topik populer di situs web Anda
  • Memantau peringkat kata kunci situs web Anda dalam SERP

Ahrefs Webmaster Tools juga dapat diintegrasikan dengan Google Search Console, yang memungkinkan Anda melihat data yang dikumpulkan oleh Google Search Console di dalam Ahrefs.

Kesimpulan

Ahrefs merupakan salah satu tools SEO yang menjadi primadona para marketer. Jika Anda memiliki budget yang memungkinkan untuk berlangganan tools ini tentu pekerjaan sehari-hari dalam mengoptimasi website akan lebih mudah.

Jika teman-teman tertarik untuk mempelajari SEO atau punya pertanyaan seputar SEO, Anda juga bisa bergabung ke telegram DailySEO ID, tempat di mana Anda bisa membagikan seputar kendala atau insight untuk meningkatkan performa SEO sekaligus berjejaring dengan sesama SEO enthusiast se-Indonesia!

Dapatkan berita terbaru seputar SEO Gratis!
Subscribe Sekarang!

Author

Partnership Associate DailySEO ID | Growth Content Specialist of Binar Academy

Write A Comment