Hadirnya ChatGPT seolah-olah menjadi “jalan pintas” bagi para praktisi SEO.

Bagaimana tidak, sebelum adanya tools ini, praktisi SEO harus rela memandangi laptop berjam-jam untuk mencari ide konten atau menganalisis technical dan on-page SEO.

Sekarang, ChatGPT mengubah segala proses workflow yang dilakukan oleh praktisi SEO.

Teman-teman hanya tinggal memasukkan prompt dan file yang mau Anda analisis di ChatGPT, setelah itu tools ini akan memberikan apa yang kita mau.

Meski demikian, kenyataannya tentu tidak semudah itu.

ChatGPT hanyalah sebuah tools. Sedangkan kita sebagai manusia dianugerahi akal pikiran yang bisa membuat kita berpikir lebih kreatif dan kritis dibandingkan dengan sekadar tools.

Lalu, apakah aman memakai ChatGPT sebagai “teman kerja” Anda dalam mengatur strategi SEO?

Bisakah Menggunakan ChatGPT untuk Bantu Aktivitas SEO?

Sebelum bertanya “apakah aman dan sah pakai ChatGPT untuk SEO?”, teman-teman harus memahami terlebih dahulu bahwa salah satu esensi dari SEO yaitu content creation atau pembuatan konten.

Ciri-ciri konten yang berkualitas dan bermanfaat yaitu konten yang mempunyai target audiens yang jelas dan tepat.

Dengan begitu, maka konten yang dibuat tidak hanya sekadar membuat konten, tetapi memberikan manfaat kepada audiens.

Teman-teman perlu memahami siapa saja target audiens Anda, pain point-nya seperti apa, dan apa solusi yang tepat untuk para audiens tersebut.

Setelah mengantongi semua informasi tentang audiens, Anda baru bisa menentukan konten seperti apa yang ingin dibuat.

Jika sudah seperti itu, Anda tinggal optimasi konten supaya dapat ditemukan oleh search engine dengan strategi SEO.

Teman-teman mulai optimasi dari segi technical SEO-nya, on-page bahkan hingga aspek off-page SEO supaya kredibilitas website Anda semakin tinggi.

Semua fondasi di atas perlu Anda pahami terlebih dahulu sebelum benar-benar menggunakan ChatGPT sebagai tools bantuan. 

Jika Anda sudah memahami brand dan audiens dengan matang, jawaban dari judul artikel ini yaitu aman dan bahkan efektif memakai ChatGPT untuk bantu aktivitas SEO.

Tips Menggunakan ChatGPT untuk SEO

Sekali lagi, menggunakan ChatGPT untuk SEO itu harus bijak dan tetap perlu sentuhan manusia.

1. Mencari Ide Konten dan Keyword Research

Sebagai writer, sebelum adanya ChatGPT dulu saya lumayan memakan waktu saat mencari ide topik konten.

Biasanya, saya cek dari kompetitor, lihat-lihat website luar negeri (yang relevan dengan industri bisnis kita), pakai Google Trends atau memakai tools seperti Answer the Public.

Kehadiran ChatGPT membuat marketers hanya perlu memasukkan prompt saja.

Sebagai contoh, Anda ingin mencari ide-ide konten soal traveling Singapura.

Tools ChatGPT untuk ide konten SEO traveling di Singapura
Dok. Maulana Adieb

Jawaban dari ChatGPT bisa teman-teman jadikan referensi untuk ide topik konten Anda.

Baca Juga:  4 Langkah Awal Mencari Tahu Penyebab Turunnya Traffic Website

Namun, Anda juga perlu melakukan riset mengenai ide topik yang dipaparkan oleh ChatGPT. Jangan hanya memakainya secara mentah-mentah.

Contohnya, dari contoh ide di atas Anda mengambil salah satu ide yaitu “Spot Foto Estetik di Singapura”.

Ide tersebut terdengar sangat menarik, tetapi Anda juga perlu menyesuaikan dengan target audiens serta tempat-tempat yang sedang viral saat ini guna menarik perhatian audiens lebih dalam lagi.

Anda bisa melakukan riset daerah mana saja di Singapura yang sedang banyak dikunjungi oleh wisatawan belakangan ini.

Jika sudah menemukannya, Anda bisa memasukkannya ke dalam poin artikel.

Selain mencari ide topik konten, ChatGPT juga bisa membantu Anda untuk melakukan keyword research.

Tools ini bisa menjadi salah satu alternatif bagi Anda selain tools seperti Ahrefs, SEMRush, hingga Ubersuggest

ide keyword research dengan chatgpt
Dok. Maulana Adieb

Sekali lagi, Anda bisa melakukan riset ulang terkait keyword yang sudah diberikan oleh ChatGPT.

Pilih yang sesuai dengan target audiens dan search intent Anda serta jangan terlalu memaksakan keyword stuffing dalam artikel. 

Untuk lebih optimal, Anda juga bisa melakukan riset terkait ide topik yang diberikan melalui search engine.

Cari tahu siapa saja kompetitornya dan hal-hal apa saja yang bisa mendorong artikel supaya bisa masuk ke featured snippet Google dan AI Overview.

2. Memberikan Rekomendasi Meta Title dan Meta Description

Dari pengalaman pribadi, terkadang saya cukup kebingungan dalam menentukan meta title dan meta description yang tepat dalam sebuah artikel.

Sebagai solusinya, saya terkadang meminta bantuan kepada ChatGPT untuk memberikan beberapa rekomendasi meta tag.

Contohnya, saya sedang menuliskan artikel mengenai pengertian dari search volume.

Saya coba membuat prompt yang sesuai dengan permintaan saya supaya diberikan rekomendasi meta tag oleh ChatGPT.

ide meta title dan description dengan chatgpt
Dok. Maulana Adieb

Meski ChatGPT sudah memberikan beberapa rekomendasi, teman-teman tetap harus mencari diksi-diksi yang tepat supaya meta tag-nya lebih bagus dan mudah diterima oleh user.

Jangan sampai Anda hanya menyalin apa yang sudah disampaikan oleh ChatGPT.

Perhatikan unsur-unsur kata yang mungkin bisa Anda ganti.

Selain itu, perhatikan juga panjang karakter meta title dan meta description yang diberikan oleh ChatGPT.

Sederhananya, tetap harus ada unsur sentuhan manusia dalam tulisan yang dihasilkan oleh AI.

3. Menghasilkan Content Outline

Tidak hanya ide konten dan keyword, ChatGPT juga bisa memudahkan teman-teman dalam pembuatan content outline atau struktur konten.

riset content outline menggunakan ChatGPT
Dok. Maulana Adieb

ChatGPT akan membuatkan content outline yang sesuai dengan topik yang akan Anda tulis.

Sebagai tambahan, teman-teman juga bisa menambahkan poin apa saja yang harus masuk ke dalam artikel melalui prompt

Sekali lagi, disarankan tidak mengambil semua content outline yang disediakan oleh ChatGPT.

Teman-teman juga perlu melakukan riset kompetitor dan mencari tahu poin-poin apa saja yang tidak ada di mereka, kemudian bisa Anda masukkan ke dalam artikel.

Langkah ini akan membuat artikel Anda lebih bermanfaat karena menyajikan information gain sehingga menampilkan wawasan baru bagi para audiens.

Baca Juga:  Bagaimana Cara Mengecek Traffic Website yang Berasal dari AI Search?

4. Analisis On-page SEO

On-page yang kuat berpotensi meningkatkan visibilitas konten di search engine dan juga AI search.

Oleh karena itu, Anda perlu melakukan optimasi rutin untuk aspek SEO yang satu ini.

Dalam optimasi on page, hal-hal penting yang harus teman-teman perhatikan yaitu meta tag, URL slug, internal link, anchor text, heading structure hingga alt text image.

Semua itu, bisa Anda analisis melalui tools ChatGPT.

Teman-teman hanya perlu meng-upload file artikel ke ChatGPT, kemudian tuliskan prompt seperti “Tolong analisis on-page untuk artikel ini”.

analisis on-page seo dengan chatgpt
Dok. Maulana Adieb

ChatGPT akan memberikan hasil analisis yang berisi:

  • Hal-hal yang sudah bagus dalam artikel teman-teman
  • Apa saja yang bisa ditingkatkan dari artikel teman-teman
  • Memberikan rekomendasi on page yang bisa Anda aplikasikan

Perlu diingat lagi, hasil dari ChatGPT juga harus diiringi dengan analisis dari teman-teman.

Kalau perlu, lakukan double checking supaya analisisnya lebih optimal.

5. Analisis dan Saran Perbaikan Technical SEO

Selain on-page, salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan para SEO Specialist yaitu technical.

Dengan technical yang kuat, website Anda akan mudah ditemukan oleh mesin pencari seperti Google, Bing, dan juga AI search.

Permasalahannya adalah sering kali technical website mengalami error, entah itu dari segi loading yang lama atau halaman yang tidak diindeks oleh Google.

Oleh karena itu, Anda perlu mengaudit technical website dalam periode waktu tertentu.

Beruntungnya, semua aktivitas technical, mulai dari analisis, audit, hingga saran rekomendasi perbaikan bisa dilakukan menggunakan tools ChatGPT.

Anda tinggal fokus pada salah satu aspek technical yang perlu diperbaiki dulu, kemudian menulis prompt melalui ChatGPT.

analisis technical SEO Menggunakan ChatGPT
Dok. Maulana Adieb

Di atas, saya mencoba untuk menganalisis Core Web Vitals (CWV) untuk website DailySEO ID.

ChatGPT memberikan penjelasan singkat serta solusi mengenai permasalahan yang dihadapi oleh website.

Teman-teman hanya perlu mempelajari setiap solusi yang diberikan oleh ChatGPT.

Selain itu, Anda juga perlu menanyakan masalah tersebut kepada yang lebih berpengalaman atau tim developer sebagai bentuk validasi.

Tidak hanya CWV, teman-teman juga bisa menganalisis dan memperbaiki isu technical SEO yang lain seperti file robots.txt hingga CSS.

ChatGPT Cuma Tools, Otak Utama Tetap di Manusia

Kesimpulannya, ChatGPT aman-aman saja dipakai untuk membantu aktivitas SEO Anda sehari-hari.

Tools ini bakalan memangkas waktu pekerjaan Anda sehingga teman-teman bisa berpotensi mengerjakan hal-hal lain untuk mengoptimalkan strategi SEO.

Namun, perlu diingat kembali bahwa ChatGPT hanya sebuah tools.

Untuk hasil yang optimal, teman-teman juga diharuskan menggunakan otak Anda untuk menggabungkan hasil AI dan kreativitas manusia.

Dari situ, maka akan tercipta sinergi untuk menjalankan SEO roadmap Anda.

Apabila Anda memiliki pertanyaan terkait, silakan tuliskan di kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.

Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!

Referensi:

https://www.wordstream.com/blog/ws/2023/09/05/chatgpt-seo

https://www.smamarketing.net/blog/chatgpt-seo

Author

SEO Content Specialist, Median Digital Indonesia | Former SEO Content at Zenius, Hipwee, and Glints | SEO Enthusiast

Write A Comment