Apakah teman-teman memiliki aspirasi untuk menjadi seorang profesional bidang SEO, yang bekerja di perusahaan/agency dan meng-handle website perusahaan/klien, tapi belum tahu skills apa yang harus dimiliki?

Aleyda Solis, seorang praktisi SEO internasional, membuat situs LearningSEO.io yang memberikan sebuah “peta” belajar SEO, lengkap dengan link menuju berbagai bacaan/panduan & tools gratis di website-nya.

Menurut saya ini sangat membantu teman-teman semua, baik untuk yang sudah terjun di dunia SEO dan ingin mengembangkan kemampuan & kariernya, apalagi untuk yang baru mau terjun di dunia SEO.

Apa itu SEO Specialist?

SEO specialist, biasa disebut juga SEO executive, SEO analyst, atau SEO strategist (job title bisa berbeda-beda tergantung perusahaannya) atau sesederhana “praktisi SEO”, adalah seseorang yang bertugas untuk melakukan optimasi sebuah website dari berbagai sisi, agar website tersebut bisa mendapatkan lebih banyak traffic dari search engine, untuk mencapai tujuan bisnis website tersebut.

Langkah-langkah menguasai berbagai skill SEO yang diperlukan

Berikut adalah peta perjalanan belajar SEO yang telah dirangkum oleh Aleyda Solis di situsnya LearningSEO.io. Selamat belajar!

Klik untuk melihat gambar lebih lengkap. Sumber: LearningSEO.io

Dari list berikut ini, teman-teman dapat mengklik judul-judulnya untuk masuk bagian tersebut di website LearningSEO.io dan mengikuti panduan lebih lanjut yang ada di sana.

1. Dasar-dasar SEO

Bagian ini merupakan pengetahuan dasar yang harus dimiliki seorang SEO. Sedikit penekanan untuk bagian introduction to SEO, sangat penting untuk mengetahui dasar-dasar cara kerja mesin pencari, seperti apa itu crawling, indexing, dan ranking. Bagaimana kita bisa melakukan optimasi di mesin pencari, kalau tidak tahu cara kerjanya bukan?

  1. Perkenalan SEO (introduction to SEO)
  2. Riset kata kunci (keyword research)
  3. Analisis kompetitor (competitive analysis)
  4. Optimasi konten (content optimization)
  5. Optimasi teknikal (technical optimization)
  6. Link building atau off-page optimization

Memiliki pengetahuan dasar-dasar SEO ini seharusnya cukup untuk membuat teman-teman diterima magang/internship di perusahaan, untuk posisi SEO.

Baca Juga:   SEO Spammer Membuat Google Makin Lambat Melakukan Crawling & Indexing Setiap URL

2. Cara mengeksekusi proses SEO

Jika di bagian pertama lebih ke pengetahuan/knowledge, di bagian ini teman-teman harus mempraktekkan pengetahuan tersebut pada sebuah website yang riil, misalnya blog teman-teman.

Tahu ≠ Paham. Mengetahui cara melakukan technical optimization tidak ada artinya kalau teman-teman tidak memahami cara implementasinya saat teman-teman melakukan audit SEO, misalnya.

  1. Melakukan audit SEO (developing an SEO audit)
  2. Membuat strategi SEO (establishing an SEO strategy)
  3. Menetapkan tujuan SEO (setting SEO goals)
  4. Mengukur performa SEO (measuring SEO)
  5. Pelaporan SEO (SEO reporting)
  6. Proses SEO (SEO process management)

3. Cara implementasi SEO di CMS

CMS atau Content Management System adalah sistem untuk mengatur (menambah, meng-edit, atau menghapus) konten dengan mudah, tanpa perlu pengetahuan koding. Walaupun konsepnya sama, cara implementasi teknik-teknis SEO di berbagai CMS bisa saja berbeda.

Beberapa CMS yang populer antara lain WordPress & Blogger/Blogspot untuk blog, Shopify & Magento untuk toko online, Wix & Squarespace untuk website builder, dan lain sebagainya.

  1. Panduan SEO di WordPress
  2. Panduan SEO di Wix
  3. Panduan SEO di Shopify
  4. Panduan SEO di Magento
  5. Panduan SEO di Squarespace

Jika teman-teman sudah memiliki skill sampai di langkah ini, menurut saya ini sudah bisa menjadi modal berkarier di perusahaan sebagai seorang SEO specialist full-time.

4. Wawasan SEO tingkat lanjut

Setelah langkah 1-2-3 di atas dikuasai, beberapa topik dan kasus yang lebih advanced bisa dilihat di sini. Memiliki skill berikut ini membuat nilai tambah teman-teman sebagai seorang SEO specialist semakin tinggi.

  1. Technical: JavaScript SEO, internal linking, logfile analysis for SEO, crawl budget optimization, mobile optimization, web speed optimization, edge SEO, XML sitemaps optimization, paginations optimization
  2. Content: keyword mapping, keyword cannibalization analysis, E-A-T, image optimization, video optimization, structured data, content pruning
  3. Backlinks: backlinks analysis, outreach for link building, disavowing backlinks, digital PR & link building, broken link building
  4. Management: SEO forecasting, calculate SEO ROI, show SEO value to non-SEOs, budgeting SEO, SEO myths, building an SEO team, SEO product management, creating SEO contract, SEO jobs interviews
  5. Opportunities: SERP features optimization, SEO testing, web stories, Google discover, knowledge panel optimization
  6. Scenarios: ranking drop analysis, SEO for web migration, SEO for web redesign, SEO for new web launch, Google core updates recovery, dealing with Google penalties, removing URLs from Google, optimizing product pages, optimizing faceted navigation, detec & protect from negative SEO
Baca Juga:   Apakah Penggunaan Google Analytics Memengaruhi Ranking di Google Search?

5.1 Spesialisasi dalam SEO

Bagian ini pada akhirnya tergantung jam terbang dan pengalaman kerja. Sebagai contoh, seorang SEO specialist yang bekerja di situs berita tentu akan menguasai News SEO dibandingkan dengan seseorang yang bekerja di perusahaan multinasional yang lebih menguasai International SEO.

  1. International SEO
  2. E-commerce SEO
  3. Local SEO
  4. Enterprise SEO
  5. News SEO
  6. SaaS SEO
  7. Travel SEO
  8. Small Business SEO

5.2 Automasi SEO

Ini adalah topik-topik yang memerlukan kemampuan coding dan programming: Python for SEO, BigQuery & SQL for SEO, R for SEO, App Scripts for SEO, RegEx for SEO, JS for SEO

6. SEO di search engine selain Google

Bing SEO (banyak dipakai di Amerika Serikat), Yandex SEO (Rusia), Baidu SEO (China), Naver SEO (Korea Selatan), Amazon SEO (Amerika Serikat), YouTube SEO.

Di Indonesia, Google menguasai 97,54% pasar mesin pencarian, jadi besar kemungkinan teman-teman tidak memerlukan skill ini apabila teman-teman fokus di pasar Indonesia saja.

7. Ikuti berita terbaru dunia SEO

Ada berbagai media yang menyediakan berita terbaru dunia SEO:

  1. Dokumentasi resmi search engine seperti Google Search Central Blog
  2. Situs berita khusus search engine marketing seperti  Search Engine JournalSearch Engine Land, atau Search Engine Watch
  3. Podcast
  4. Event online seperti Google Search Central SEO Office Hours, konferensi SEO Indonesia SEO Con, atau webinar The SEO Show dari Search.Agency yang mengundang praktisi SEO Indonesia
  5. Social media, seperti milik @searchdotagency

Sebagian besar media untuk mengikuti berita terbaru dunia SEO memang berbahasa Inggris. Akan tetapi, DailySEO ID akan berusaha menjembatani perbedaan bahasa dengan mengangkat berita-berita terbaru dunia SEO ke dalam Bahasa Indonesia. Dukung kami terus ya!

8. Memanfaatkan SEO tools gratis

Ada banyak tools gratis yang bisa digunakan untuk membantu kita melakukan berbagai aktivitas SEO kita, mulai dari tools untuk riset kata kunci (keyword research), on-page SEO, hingga plugin WordPress.

LearningSEO.io sudah merangkum tools gratis yang bisa digunakan oleh praktisi SEO. Keren!

9. Lengkapi wawasan di luar SEO

  1. HTML & CSS: ini dasar-dasar web development. Khusus HTML, ini sangat direkomendasikan untuk teman-teman bisa paham!
  2. JavaScript: sangat bermanfaat kalau teman-teman bekerja di tech startup yang punya produk berbasis web (web-based app), karena hampir pasti menggunakan JavaScript. Kita perlu paham ini agar bisa melakukan JavaScript SEO.
  3. Soft skills: kemampuan seperti komunikasi, presentasi, kemampuan mendengar aktif, penting dimiliki seorang SEO specialist, karena SEO harus bekerja sama dengan tim lain.
  4. Memulai bisnis SEO: bagi yang ingin membuka jasa agency atau konsultasi SEO.
  5. Google Analytics: semua sudah tahu dengan Google Analytics kelihatannya ya
  6. Google Tag Manager: untuk mengimplementasi berbagai macam tag di website kita, tanpa perlu merepotkan tim IT/developer terus menerus.
  7. Google Data Studio: agar lebih mudah membuat dashboard/reporting.
Baca Juga:   Subdomain, Subdirectory & ccTLD: Mana yang Lebih Baik untuk SEO?

Di mana bisa belajar SEO untuk mendapatkan skill-skill tersebut?

Walaupun ilmu SEO adalah ilmu yang bisa dipelajari otodidak, saya pribadi merasakan bahwa saya sangat butuh guru. Ia akan membantu kita memberikan “peta” dan menunjukkan arah ke mana harus melangkah pertama kali. Setelah tahu arah, barulah kita bisa memperdalam ilmu SEO kita secara otodidak.

Berikut ini adalah beberapa tempat di mana teman-teman bisa belajar dari guru-guru SEO berpengalaman yang mudah-mudahan bisa membantu teman-teman melangkah untuk pertama kalinya.

RevoU – Full Stack Digital Marketing Program

Ini adalah program intensif 3 bulan untuk menjadi seorang digital marketer, dengan topik SEO diajarkan selama 2 minggu. Direkomendasikan bagi teman-teman yang baru lulus atau baru ingin berkarier di dunia digital marketing. Topik SEO yang dibahas di sini adalah topik yang nomor 1 dari peta ini, yaitu dasar-dasar SEO.

RevoU – Advanced SEO Program

Bagi teman-teman yang sudah punya pengalaman SEO, disarankan untuk ikut program intensif 7 minggu khusus SEO ini. Topik yang dibahas memang lebih dalam, kurang lebih seperti topik 1, 2, dan sebagian topik 4, dengan lebih banyak studi kasus dari para instrukturnya.

Search Agency Academy – SEO Crash Course

Didirikan oleh om Ridho Putradi S’Gara, salah satu ‘veteran’ di industri SEO Indonesia, Search Agency adalah agency search marketing (SEO & SEM) yang ia dirikan tahun 2021 ini. Search Agency memiliki program edukasi lewat Search Agency Academy, yang menyediakan program bootcamp di bidang digital marketing, termasuk SEO.

Baru-baru ini, ia menyediakan rekaman materi SEO Crash Course di website-nya:

Glints Expert Class

Glints Expert Class menyediakan kelas-kelas webinar tentang topik-topik spesifik di berbagai bidang, termasuk SEO. Teman-teman bisa pilih topik yang disukai untuk kemudian beli tiketnya.

Author

Founder & Editor-in-Chief DailySEO ID | SEO Instructor & Curriculum Creator at RevoU | Former Digital Marketing Lead at Glints | Former Head of SEO & Product Manager at Traveloka | Father of 3

Write A Comment