Respons AI Google membuat lebih banyak user (pengguna) tetap berada di platform, dengan AI Overview yang mengurangi CTR & AI Mode yang meningkatkan zero-click mencapai 68% di awal tahun 2026.
Berikut hasil studi kasus selengkapnya.
Daftar Isi
Metodologi Studi
SparkToro melakukan riset terkait performa klik blue link di SERP Google.
Riset dari SparkToro ini menggunakan data clickstream dari panel web desktop dan seluler milik Similarweb, yang mencakup pencarian Google di Amerika Serikat (AS) selama periode Januari hingga April 2026.
Dalam menyusun analisis ini, SparkToro berasumsi bahwa dua pertiga pencarian dilakukan melalui perangkat seluler, sementara sepertiga sisanya dilakukan melalui desktop.
Perlu dicatat bahwa analisis ini mengecualikan pencarian yang dilakukan langsung melalui aplikasi pencarian seluler Google (mobile search app).
Temuan Studi
Jawaban berbasis AI dari Google terbukti membuat pengguna lebih lama bertahan di platform mereka.
Kehadiran AI Overview tercatat menurunkan Click-Through Rate (CTR), dan tren ini diprediksi akan semakin cepat meningkat seiring hadirnya fitur AI Mode langsung di Google Search.
Berikut adalah poin-poin penting yang perlu kita perhatikan dari temuan studi kasus SEO ini:
Lonjakan Zero-Click
Selama empat bulan pertama tahun 2026, sebanyak 68,01% pencarian di Google AS berakhir tanpa ada klik sama sekali.
Angka ini melonjak dari 60,45% pada tahun 2024, yang berarti ada kenaikan sebesar 7,56 poin persentase dalam dua tahun.
Penurunan Jumlah Klik
Market pencarian yang menghasilkan minimal satu klik (baik itu klik ke hasil organik, iklan berbayar, maupun platform milik Google seperti Google Maps dan YouTube) merosot hingga 9,51 poin persentase antara tahun 2024 dan 2026 (mengalami penurunan sebesar 22,9%).
Pencarian Berulang di Google
Pada periode yang sama, persentase pencarian yang berujung pada pencarian lanjutan di Google justru naik 7,2 poin persentase.
Hal ini menunjukkan kemampuan Google yang semakin baik dalam menjawab pertanyaan langsung di halaman pencarian, sembari mendorong user untuk memperdalam pencarian mereka tetap di dalam ekosistem Google.
Dampak AI Overview
Fitur AI Overview kini muncul di lebih dari 20% pencarian Google. Saat fitur ini muncul, angka CTR (persentase klik) langsung anjlok hampir 60%.
Peran AI Mode
Selama periode studi (Januari-April), Google AI Mode baru berkontribusi kecil karena hanya 0.34% pencarian yang beralih ke mode tersebut.
Namun, pada ajang Google I/O 2026, Google mengumumkan bahwa pengguna bulanan AI Mode telah menembus 1 miliar dengan volume kueri yang tumbuh lebih dari dua kali lipat setiap kuartal.
Artinya, dampak fitur ini terhadap perilaku pencarian user ke depan akan sangat besar.
Limitasi Studi
Meskipun SparkToro telah melacak perilaku pencarian zero-click ini selama bertahun-tahun, ada beberapa batasan data yang perlu diperhatikan dalam melihat potensi tren jangka panjang:
- Penyedia Data yang Berbeda: Sumber data dasar riset ini terus berubah seiring waktu. Karena studi terdahulu menggunakan penyedia data, panel, dan metodologi yang berbeda, perbandingan langsung antar-tahun tidak bisa dibilang sepenuhnya setara (apple-to-apple).
- Data Historis: Sebagai gambaran, angka pencarian tanpa klik pada tahun 2019 adalah 49% (berdasarkan panel Jumpshot yang kini sudah tidak aktif) lalu direvisi menjadi 50,33%. Tahun 2020 angkanya menjadi 64,82% (berdasarkan data Similarweb), dan tahun 2024 sebesar 58,5% di AS serta 59,7% di Uni Eropa (berdasarkan data Datos). Oleh karena itu, perbandingan historis ini harus ditafsirkan dengan hati-hati.
- Pengecualian Aplikasi Seluler: Studi ini tidak menghitung pencarian dari aplikasi seluler Google, di mana SparkToro menduga perilaku zero-click di sana bisa jadi jauh lebih tinggi.
- Korelasi AI: Studi ini belum bisa mengisolasi secara pasti seberapa besar porsi dari total peningkatan zero-click sepanjang 2024-2026 yang murni disebabkan oleh AI Overview.
Implikasi terhadap SEO
Mengapa hasil studi ini penting bagi para praktisi SEO?
Jawabannya karena para SEO specialist harus terus belajar dan bergerak mengikuti tren yang ada.
Pasalnya, Google kini semakin ahli dalam memenuhi kebutuhan informasi user secara langsung tanpa harus “menjembatani” mereka ke situs web eksternal, yaitu situs web teman-teman.
Artinya, Anda tidak boleh hanya bergantung pada on-page dan technical SEO saja, melainkan juga harus mengambil aksi lanjutan seperti memperkuat brand awareness, brand positioning, hingga Online PR (Online Public Relations) yang mana di antaranya masuk ke ranah off-page SEO.
Teman-teman bisa belajar off-page SEO lebih lanjut di sini.
Demikianlah tulisan mengenai studi Google zero-click yang meningkat hingga 68% di awal tahun 2026 ini, jika teman-teman memiliki pertanyaan silakan tuliskan di kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.
Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!
Referensi:
https://searchengineland.com/google-zero-click-searches-2026-study-479717