Backlink bukan satu-satunya langkah yang bisa Anda optimalkan untuk meningkatkan performa website.

Tidak hanya itu, meskipun jumlah backlink yang Anda dapatkan banyak, bukan berarti hal tersebut bisa mendongkrak kredibilitas website Anda di mata search engine dan user.

Kebanyakan praktisi SEO masih melupakan satu hal di balik strategi backlink, yaitu dengan membaca referring page.

Referring page ini memegang peranan penting untuk tahu dari mana datangnya backlink-backlink tersebut. 

Dengan demikian, Anda bisa mengidentifikasi kualitas backlink yang datang ke website Anda.

Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas mengenai referring page dan bagaimana cara membacanya untuk membangun strategi off page SEO yang lebih matang.

Apa Itu Referring Page?

Referring page adalah halaman spesifik dari website lain yang memuat tautan yang mengarahkan langsung ke website Anda. 

Tidak hanya itu, referring page juga bisa berarti halaman teman-teman yang mengarahkan tautan ke halaman yang lain dalam satu website.

Ketika Anda merasa bahwa ada sebuah halaman yang kesulitan diindeks oleh Google, teman-teman bisa memeriksa referring page-nya. 

Pasalnya, langkah ini dapat memberikan insight baru kepada teman-teman mengenai alasan Google menemukan halaman tersebut atau alasan mengapa halaman tersebut sama sekali tidak muncul di hasil pencarian Google.

Berikut beberapa contoh referring page yang didapatkan oleh DailySEO ID. 

apa itu referring page
Dok. Maulana Adieb

Untuk melihat halaman spesifiknya, Anda tinggal klik salah satu daftar website yang terdaftar.

Setelah itu, akan ada tampilan referring page yang memberikan link ke website teman-teman.

Apa Perbedaan Referring Page dan Referring Domain?

Sebelum ini, mungkin teman-teman juga pernah mendengar istilah referring domain.

Nah, sebenarnya apa perbedaannya dengan referring page?

Sebetulnya, penulis sudah sempat membahas lebih detail mengenai referring domain.

Di sini, saya akan menjelaskan definisinya saja secara singkat.

Pada dasarnya, referring domain adalah situs web secara keseluruhan yang menanamkan link dan mengarah ke situs web Anda.

Contohnya, website dewaweb.com memberikan backlink ke dailyseo.id.

Lain halnya dengan referring page.

Kalau referring page lebih ke URL spesifik yang memberikan backlink ke sebuah website

Contohnya, website blog.dewaweb.com/cara-menulis-artikel-seo memberikan backlink ke dailyseo.id.

Sudah cukup jelas, kan?

Nah, perbedaan ini cukup penting untuk diketahui dan dipantau oleh para praktisi SEO sekalian.

Pasalnya, mendapatkan backlink dari domain baru itu mempunyai nilai yang lebih tinggi dan berpotensi menaikkan authority lebih besar dibandingkan mendapatkan backlink kedua atau ketiga dari domain yang itu-itu saja.

Backlink yang variatif dengan banyak domain unik mengirimkan sinyal kepada search engine bahwa konten teman-teman dipercaya oleh berbagai sumber yang berbeda.

Mengapa Referring Page Penting untuk SEO?

Sederhananya seperti ini. Sebuah restoran berada di tempat yang kurang strategis.

Baca Juga:  Apakah Local Citation (NAP) Memengaruhi Ranking di Google Search?

Akan tetapi, restoran tersebut mendapatkan referensi dari berbagai orang karena terkenal dengan masakannya yang enak. 

Nah, referring page merupakan orang-orang tersebut.

Jika website kita tidak mendapatkan referensi dari halaman lain, Google juga akan sulit mengindeks halaman teman-teman. 

Sebaliknya, apabila website Anda mendapatkan referring page dari berbagai halaman, otomatis itu akan menjadi “gerbang utama” bagi Google menuju ke website Anda.

Berikut beberapa manfaat dari referring page untuk website teman-teman:

1. Google Jadi Lebih Mudah Crawling dan Indexing Website Anda

Secara garis besar, proses crawling Google juga bergantung pada internal dan eksternal link sebuah website.

Jika sebuah website internal link dan eksternal link-nya tidak kuat, besar kemungkinan Google akan kesulitan untuk crawling sebuah halaman tersebut.

Ibaratnya, kalau halaman kita tidak mendapatkan referring page, maka bisa dianggap halaman kita terlantar di ruang search engine yang begitu besar.

Oleh karenanya, mendapatkan referring page sebanyak-banyaknya menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan oleh para praktisi SEO. 

Namun, perlu diingat juga bahwa referring page yang didapatkan juga harus berkualitas dan sesuai niche website kita, ya!

2. Memperkuat Internal Link untuk SEO

Ekosistem internal link yang kuat dalam sebuah website akan memberikan sinyal SEO yang bagus kepada Google. 

Pasalnya, internal link yang relevan antara satu halaman ke halaman lain dalam satu website menandakan bahwa halaman tersebut saling berkaitan satu sama lain dan tidak ada yang berdiri sendiri.

Dalam artian lain, hal ini juga akan membantu Anda mendapatkan referring page dari luar website karena website Anda mempunyai kualitas yang tinggi dari segi pembangunan ekosistem internal link.

3. Identifikasi dan Memperbaiki Orphan Pages

Orphan pages atau halaman yatim piatu merupakan halaman yang sama sekali tidak mempunyai internal atau eksternal link.

Akibatnya, orphan pages sering kali sama sekali tidak diindeks oleh Google ataupun user.

Nah, adanya referring page ini akan membantu teman-teman untuk memperbaiki adanya orphan pages.

Selain itu, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki orphan pages:

  • Lakukan audit untuk halaman yang sama sekali tidak mempunyai internal link.
  • Kategorikan halaman tersebut ke dalam halaman yang relevan di website Anda. Hal ini akan membantu Anda untuk membangun internal link yang kuat.
  • Setelah itu, usahakan untuk mendapatkan referring page yang mengarah ke halaman-halaman tersebut supaya kredibilitasnya semakin tinggi di mata Google dan user.

Cara Mengetahui Referring Page Website Anda

Mengidentifikasi referring page yang datang ke website kita menjadi salah satu strategi yang bagus untuk mencari tahu penyebab website kita terindeks atau tidak diindeks oleh Google.

Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk melihat referring page yang mengarah ke website teman-teman.

1. Google Search Console (GSC)

Sejauh ini, saya sering menggunakan Google Search Console (GSC) untuk melihat referring page yang datang ke website.

Untuk melihatnya, teman-teman tinggal login akun GSC Anda terlebih dahulu. Setelah itu, klik “Link” di bagian dashboard kiri.

Baca Juga:  Panduan Belajar SEO WordPress Pemula agar Website Makin Optimal
Dok. Maulana Adieb

Kemudian, klik “More” pada kotak External Links. Anda akan disajikan tampilan sebagai berikut.

cara melihat referring page
Dok. Maulana Adieb

Klik salah satu target page di atas, nantinya, Anda akan diarahkan ke siapa saja website yang memberikan link ke website teman-teman.

Dok. Maulana Adieb

Di atas, ada daftar-daftar website luar yang memberikan link ke website Anda. Tinggal klik salah satu, kemudian Anda akan tahu dari mana saja referring page-nya.

2. Google Analytics

Selain lewat GSC, teman-teman juga melihat referring page melalui Google Analytics 4 (GA4)

Untuk melihatnya, Anda tinggal login akun GA4, kemudian klik bagian Report > Acquisition > Traffic Acquisition.

cara melihat referring page di website
Dok. Maulana Adieb

Ubah Session primary-nya ke “Session source / medium”, lalu filter semuanya menjadi referral. Setelah itu, tambahkan juga dimensi “Page path and screen class”.

Nantinya, teman-teman akan disajikan data seperti di bawah ini.

Dok. Maulana Adieb

Data ini menunjukkan kepada teman-teman mana referring page yang mendatangkan traffic lebih tinggi.

Cara Google Identifikasi Referring Page

Bagian ini perlu dipahami dengan saksama oleh para SEO specialist karena kita jadi tahu dari mana Google menemukan halaman situs web Anda.

Beberapa metode yang digunakan untuk mengidentifikasi referring page sebagai berikut:

1. Internal Link

Ekosistem internal link yang kuat akan memudahkan Google untuk mengindeks halaman-halaman di website teman-teman.

Oleh karena itu, setiap kali Anda mempublikasikan konten baru pastikan di dalamnya disematkan internal link  yang mengarah ke halaman lain yang relevan.

Contohnya, saat ini DailySEO ID sedang membuat artikel yang membahas tentang referring page.

Dalam artikel ini, kami bisa menautkan ke halaman lain yang relevan seperti halaman tentang definisi backlink atau referring domain.

2. Backlink

Selain melalui internal link, Google juga bisa menemukan halaman Anda melalui backlink.

Jadi, pastikan Anda mendapatkan backlink yang berkualitas dari website lain.

Semakin banyak dan berkualitas backlink yang mengarah ke website Anda, maka semakin besar authority website Anda sehingga mudah ditemukan oleh Google.

3. Sitemap

Sama seperti halnya peta dunia, sitemap membantu Google mengetahui bagaimana struktur website Anda.

Tanpa sitemap, Google akan kesulitan menemukan halaman-halaman yang sudah Anda buat.

Oleh karenanya, penting untuk memasang sitemap terlebih dahulu saat mulai membuat website baru.

Untuk membuat sitemap, Anda bisa memanfaatkan plugin CMS WordPress seperti Yoast SEO atau RankMath, kemudian di-submit ke Google Search Console (GSC).

Identifikasi Referring Page agar Tahu Cara Google Menemukan Halaman Anda

Dengan mengetahui referring page yang mengarah ke halaman kita, kita jadi tahu dari mana Google menemukan halaman-halaman kita.

Dari situ, kita bisa mengatur strategi internal link dan backlink kita supaya halaman yang kita buat mampu menghasilkan referring page dari website lain.

Secara tidak langsung, referring page menjadi “gerbang utama” bagi Google dan user untuk mengeksplorasi halaman website kita.

Jika teman-teman memiliki pertanyaan terkait, silakan tuliskan pada kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.

Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!

Sumber:

https://sitechecker.pro/google-search-console-referring-page

https://www.seoptimer.com/blog/referring-pages

Author

SEO Content Specialist, Median Digital Indonesia | Former SEO Content at Zenius, Hipwee, and Glints | SEO Enthusiast

Write A Comment