Dulu, Google melakukan tes dengan menulis ulang headline di Google Discover.
Mereka mengklaim bahwa penulisan ulang tersebut hanya tes kecil, sebelum akhirnya mengumumkan bahwa penulisan ulang headline menjadi sebuah fitur.
Google baru saja mengonfirmasi ke media The Verge bahwa mereka sedang mengetes headline di SERP (Search Engine Results Page) tradisional akan ditulis ulang oleh AI.
Daftar Isi
Dampak Penulisan Ulang di Judul
Kita memang punya kontrol untuk menampilkan apa yang di SERP lewat meta title tag.
Namun, hal ini bisa berubah total karena adanya fitur penulisan ulang oleh AI.
Hal ini cukup berbahaya dari segi:
- CTR (Click-Through-Rate)
- Potensi organic traffic
- Branding
Pastinya, tim editorial punya strategi sendiri untuk menentukan judul apa yang cocok untuk halaman tertentu.
Apalagi jika secara spesifik strategi optimasi untuk meningkatkan CTR telah dilakukan.
Penulisan ulang oleh AI/Google bisa berdampak positif atau negatif pada tiga poin yang disebutkan.
Nomor tiga berdampak secara jangka panjang.
Apa yang Harus Dilakukan?
Anda bisa mengecek di SERP apakah judul pada halaman Anda benar-benar ditulis ulang di SERP atau tidak pada variasi kueri atau keyword (kata kunci).
Namun, belum ada cara manual untuk mengajukan komplain ke Google jika perubahan title tag-nya menimbulkan persepsi yang tidak sesuai ekspektasi.
Fitur ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua
Fitur ini bisa jadi pedang bermata dua bagi publisher karena setiap title tag pasti sudah dirundingkan oleh tim redaksi.
Meski ada manfaat tidak langsung seperti meningkatkan CTR atau organic traffic, ada potensi branding jadi kurang jelas dalam jangka panjang.
Jika teman-teman memiliki pertanyaan, silakan tuliskan di kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.
Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!
Referensi:
https://www.searchenginejournal.com/google-ai-headlines-in-search/570208