Dalam industri SEO (Search Engine Optimization) ada banyak hal yang terkesan mirip, bahkan sampai membuat kita bingung.

Begitu pula dengan yang namanya content di SEO.

Ada tiga hal yang penulis anggap berpotensi membingungkan, khususnya bagi kita yang baru terjun di SEO, yaitu:

  1. Content Strategy
  2. Content Planning
  3. Content Calendar

Ketiga hal di atas sering dicantumkan di job description pada lowongan kerja posisi SEO Specialist, Content Specialist, dan yang semisalnya.

Sering juga dibicarakan saat meeting pekerjaan maupun dengan client.

Lalu, apakah content strategy, planning, dan calendar ini sama? Ataukah berbeda? Silakan lanjutkan membaca agar kita memahami ketiga hal ini lebih dalam.

Content Strategy (strategi konten)

Apa itu content strategy ?

Content strategy adalah proses mengubah business goal (target bisnis) menjadi sebuah planning (rencana) yang jelas dan dapat diimplementasikan.

Lebih lanjut lagi, content strategy merupakan refleksi dari goal apa yang ingin Anda capai dari konten yang nanti akan Anda buat.

Dengan content strategy yang kuat, maka Anda dapat mengidentifikasi apa yang akan Anda capai dan tidak akan Anda capai dari pembuatan konten tersebut.

Contoh SEO Content Strategy

Berikut adalah beberapa contoh SEO content strategy sederhana yang penulis pilih agar teman-teman mudah memahaminya:

  • Meningkatkan traffic ke website dengan membuat konten baru
  • Mempertahankan performa konten (traffic, share, dll) dengan cara melakukan update (pembaruan) konten
  • Meningkatkan jumlah target audiens (leads) dengan membuat email newsletter

Content Planning (Perencanaan Konten)

Content planning adalah sebuah rencana pembuatan, pemilihan dan/atau penerapan langkah-langkah/cara/tindakan agar content strategy dapat berjalan dan business goal tercapai.

Baca Juga:   Apakah Author Authority Memengaruhi Ranking di Google Search?

Contoh Content Planning

  • Membuat konten baru 2 kali sehari dalam 1 pekan selama 6 bulan
  • Update konten 2 kali sehari dari konten berusia (yang dipublikasikan) 2 tahun lebih
  • Membuat pop-up form pendaftaran email newsletter ketika user sudah scroll lebih dari 50% panjang konten

Content Calendar (Kalender Konten)

Dari ketiga hal yang dibahas, content calendar merupakan poin yang paling mudah untuk kita pahami.

Content calendar adalah jadwal tertulis tentang kapan dan di mana Anda akan memublikasikan konten yang sudah dibuat.

Contoh Content Calendar

  • Konten yang dibuat 2 kali sehari diterbitkan pada jam makan siang dan jam 6 petang di blog website. Khusus weekend, diterbitkan pada jam sarapan dan makan siang.
  • Konten yang sudah di-update, diterbitkan langsung sesaat setelahnya

Perbedaan Content Strategy, Content Planning, dan Content Calendar

Content Strategy Plan Calendar
Sumber: McCarthy

Dari masing-masing penjelasan di atas, penulis cukup yakin jika teman-teman kini jauh lebih paham tentang content strategy, content planning, maupun calendar dan tahu letak perbedaannya.

Namun agar semakin mudah dan jelas, berikut adalah perbedaan di antara ketiga hal ini:

  • Content strategy adalah tentang target/tujuan dari konten yang akan Anda buat
  • Content planning adalah tentang bagaimana konten itu dibuat (topik, keyword, dst)
  • Content calendar adalah tentang kapan dan di mana konten tersebut diterbitkan

Penutup

Membedakan ketiga elemen di atas tampaknya ribet atau tidak praktis. Bahkan beberapa orang menganggap penjabaran hal ini sia-sia dan buang-buang waktu

Namun di sisi lain, memposisikan content strategy, content planning, dan content calendar sesuai pada tempatnya mampu mendukung para profesional SEO dan tim SEO content dalam bekerja.

Sehingga mereka dapat bekerja secara komprehensif berdasarkan data, tersusun rapi, dan terintegrasi.

Baca Juga:   Auto Generated Content (AGC) Melanggar Pedoman Google, Hati-hati Penalti!

Bagaimana? Apakah sekarang Anda semakin paham?

Jika belum dan ada pertanyaan, silakan beritahu kami dengan cara menuliskan komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram Daily SEO di sini. Jangan lupa untuk berperan aktif di dalam grup ya!

Sumber:

David McCarthy

Author

Touched SEO in 2014 and dive more deeply in 2019. Currently working at Farmaku & DokterSehat as an SEO Specialist.

Write A Comment