Brand authority atau otoritas brand saat ini menjadi salah satu strategi penting yang harus diimplementasikan oleh para praktisi SEO.

Bagaimana tidak, aspek yang satu ini mampu membantu menopang visibilitas website bisnis teman-teman, baik di search engine ataupun AI search.

Semakin bagus brand authority Anda, semakin banyak diperbincangkan oleh orang-orang.

Pada akhirnya, hal itu akan meningkatkan kepercayaan Google dan LLM atau AI search sehingga brand Anda di-mention di pencarian tersebut.

Lalu, bagaimana cara mengukur brand authority bisnis kita?

Jawabannya adalah dengan melakukan audit E-E-A-T halaman website.

Lantas, bagaimana cara auditnya? Mari kita kupas tuntas dalam artikel ini!

E-E-A-T Bersifat Abstrak, Tidak Bisa Diukur dengan Angka Pasti

Pada dasarnya, framework E-E-A-T muncul sebagai bagian dari penilaian Google terhadap kualitas halaman website yang dijelaskan dalam Quality Rater Guidelines.

Google E-E-A-T bukanlah faktor ranking Google atau algoritma yang bisa menjadi acuan teman-teman dalam mengoptimasi halaman website.

E-E-A-T cenderung bersifat abstrak atau konseptual yang membuat Google berpikir tentang apa yang membuat suatu konten itu berkualitas sehingga layak mendapatkan ranking tertinggi di search engine.

Secara singkat, Google menggunakan E-E-A-T untuk mengevaluasi situs web.

Kemudian, skor tersebut digunakan Google untuk meningkatkan dan melatih algoritmanya.

Meski begitu, Google tidak menjelaskan secara jelas bagaimana cara melakukan audit dengan baik dan benar. 

Terlepas dari semua itu, melansir dari Ahrefs, setidaknya ada ratusan tolak ukur yang digunakan Google untuk menentukan kualitas sebuah website.

Menurut riset dari Olaf Klopp, ada 80 lebih sinyal yang berkaitan dengan standar E-E-A-T yang ia kumpulkan dari berbagai paten dan pernyataan resmi Google:

Dok. Ahrefs

Langkah-langkah Audit E-E-A-T Halaman Website Anda

Mengutip perkataan dari Senior Search Analyst Google, John Mueller melalui Ahrefs bahwa E-E-A-T bukan hanya sekadar menambahkan tulisan berdasarkan pengalaman, keahlian, dan lain-lainnya ke dalam sebuah halaman.

Lebih dari itu, kita juga perlu membangun branding yang kuat, menunjukkan keahlian yang nyata, serta memupuk kepercayaan dan reputasi positif secara konsisten, baik melalui situs web atau berbagai platform digital lainnya.

Dalam artian lain, teman-teman perlu melakukan evaluasi dari segala aspek, mulai dari halaman utama situs web, ulasan pelanggan, profil penulis, hingga mention di berbagai media sosial.

Aspek apa saja yang berpotensi meningkatkan kredibilitas di mata audiens atau algoritma Google harus dipastikan kualitasnya dengan baik.

1. Audit Fondasi Brand dan Situs Web Teman-teman

Menurut Quality Rater Guidelines Google, sebuah situs web dianggap berkualitas kalau tujuannya jelas, identitas pemiliknya transparan serta mempunyai reputasi yang baik. 

Fondasi dasar tersebut berfungsi dalam membangun kredibilitas website Anda serta menjadi bagian penting dalam satu satu pilar framework E-E-A-T yaitu kepercayaan (trust).

Jika website Anda sudah tidak mempunyai fondasi-fondasi tersebut, bisa dipastikan halaman teman-teman kesulitan untuk menyentuh ranking tertinggi di Google, meski aspek lainnya mempunyai performa yang cukup bagus.

Ketika melakukan audit pondasi brand dan situs web, perhatikan beberapa elemen seperti:

  • Konsistensi brand: Apakah nama brand teman-teman sudah konsisten di situs web, media sosial, hingga direktori online?
  • Tentang & info kontak: Apakah Anda sudah menjelaskan dengan detail situs web Anda itu bergerak di bidang apa, keahliannya seperti apa, dan mencantumkan nomor yang bisa dihubungi?
  • Transparansi: Apakah halaman legal (seperti kebijakan privasi, syarat dan ketentuan, dan disclaimer) mudah ditemukan dan sudah di-update secara berkala?
  • Desain profesional: Apakah tampilan visual brand Anda terlihat meyakinkan dan dapat dipercaya oleh audiens?
Baca Juga:  YMYL (Your Money Your Life): Niche Website Seperti Apa yang Masuk di Dalamnya?

Sebagai catatan, apabila elemen-elemen di atas tidak terpenuhi, maka bisa dipastikan website Anda masih terlihat mencurigakan di mata audiens, meski Anda sudah mempunyai konten yang bagus dan jumlah backlink yang banyak.

2. Audit Brand Authority di Google Search

Performa brand Anda di Google Search memang bukan bagian langsung dari Quality Rater Guidelines.

Namun, hal tersebut bisa menjadi indikator sejauh mana sinyal E-E-A-T teman-teman bekerja secara efektif.

Jika Google menempatkan situs web teman-teman di peringkat teratas untuk keyword tertentu, itu artinya Google sudah mengakui bahwa situs web Anda terpercaya dan ahli di bidang tersebut.

Saat melakukan audit pada bagian ini, perhatikan elemen-elemen berikut:

  • Branded search: Apakah banyak orang yang mencari brand Anda langsung di Google?
  • Hasil pencarian brand: Apakah saat orang mencari brand Anda di Google, hasil yang muncul hanya menampilkan situs web resmi Anda?
  • Entitas teridentifikasi: Apakah brand Anda sudah masuk ke dalam Google Knowledge Graph sebagai entitas yang jelas dan resmi?
  • Jangkauan topik: Apakah konten Anda muncul di hasil pencarian Google saat orang mengetik istilah umum di bidang Anda atau hanya muncul saat orang mengetik nama brand Anda?
  • Fitur SERP: Apakah konten Anda muncul di AI Overview, People Also Ask, dan fitur SERP Google lainnya?

Secara keseluruhan, sinyal-sinyal di atas memperlihatkan sejauh mana Google mengakui brand Anda sebagai otoritas yang kredibel di industri teman-teman.

3. Audit Brand Authority di Fitur AI Google

Tidak hanya di search engine, teman-teman juga perlu melakukan audit brand di beberapa fitur AI Google seperti Gemini, AI Overview, dan Google AI Mode.

Tujuannya supaya Anda tahu seberapa besar visibilitas brand Anda di mata  fitur AI dari Google tersebut.

Seperti yang kita ketahui, AI mengutip konten-konten yang kredibel dan punya otoritas tinggi serta menampilkan konten yang bermanfaat bagi user.

Jika brand Anda salah satu yang dikutip oleh AI, bisa dipastikan strategi SEO brand yang teman-teman jalankan berjalan secara efektif.

Di sisi lain, sinyal-sinyal E-E-A-T yang sudah Anda kirimkan juga terbilang sangat kuat jika brand Anda dikutip saat user mencari sesuatu yang relevan dengan industri teman-teman.

Berikut beberapa elemen yang perlu teman-teman perhatikan:

  • AI citation: Apakah situs web Anda dijadikan sebagai sumber referensi di AI Overview atau hasil pencarian Google AI Mode?
  • Brand mention: Apakah brand Anda dikutip oleh AI walaupun tidak ada link website-nya?
  • Relevansi topik: Apa saja topik yang dianggap relevan dengan brand Anda oleh AI Google?
  • Analisis kompetitor: Siapa saja kompetitor yang sering dikutip oleh AI untuk topik utama brand Anda?
  • Akurasi: Apakah informasi yang disajikan oleh AI tentang brand Anda sudah benar atau ada informasi yang salah?

Sinyal-sinyal di atas menunjukkan apakah AI Google menganggap situs web Anda sebagai sumber referensi yang terpercaya dan layak ditampilkan saat user mencari sesuatu lewat AI search.

4. Audit Off-site Brand (Selain Website)

Meski tidak tertulis secara langsung dalam bagian E-E-A-T, tetapi reputasi brand di berbagai platform digital sangat memengaruhi tingkat kepercayaan audiens (trustworthiness).

Quality rater dari Google menilai brand Anda dari apa saja yang telah dikatakan oleh user terhadap brand Anda.

Semakin bagus reputasi brand teman-teman di mata audiens, maka hal tersebut akan menjadi nilai positif di mata Google.

Oleh karena itu, teman-teman juga perlu melakukan audit untuk elemen-elemen di bawah ini:

  • Backlink dan media: Apakah brand Anda pernah di-mention media ternama atau mendapatkan backlink yang berkualitas dari situs web yang relevan?
  • Testimoni/ulasan: Apa yang dikatakan oleh audiens melalui Google, Facebook, atau platform lainnya mengenai brand Anda?
  • Direktori dan profil: Apakah informasi profil brand Anda sudah diisi dengan lengkap?
  • Kehadiran di komunitas: Apakah brand Anda aktif di komunitas sehingga kehadiran Anda diakui oleh orang-orang?
  • Sentimen: Bagaimana brand Anda di-mention oleh orang? Positif, netral, atau justru negatif?
Baca Juga:  Mengenal Content Pruning, Manfaat, dan Tips Melakukannya

Secara keseluruhan, faktor-faktor di atas akan semakin memperkuat validasi kalau brand Anda mempunyai reputasi bagus, baik di mata audiens dan search engine.

Jika reputasi bagus, hal ini akan mendorong pertumbuhan bisnis brand teman-teman dengan baik.

5. Audit Sinyal Technical

Meskipun brand teman-teman sudah memenuhi semua aspek di atas, tetapi akan percuma jika dari aspek technical SEO-nya tidak dioptimasi dengan baik.

Oleh karena itu, ada baiknya Anda juga perlu melakukan beberapa audit technical di bawah ini yang berkaitan dengan E-E-A-T:

  • Schema markup: Sudahkah Anda menerapkan schema markup pada website Anda?
  • Keamanan: Apakah situs web teman-teman sudah menggunakan protokol HTTPS? Untuk e-commerce, apakah proses pembayarannya sudah menggunakan payment gateway yang aman?
  • Kesehatan situs web: Broken link, crawl error, dan spam backlink dapat menurunkan kepercayaan audiens

6. Audit On-page pada Konten Website

Seiring dengan adanya Google Helpful Content Update pada tahun 2022 lalu, search engine lebih mengutamakan konten yang dibuat dengan prioritas manusia.

Dalam artian lain, konten tersebut memberikan informasi yang bermanfaat bagi para pembacanya.

Dengan demikian, maka hal tersebut tentu saja menuntut kita sebagai praktisi SEO untuk membuat konten yang bermanfaat dan sesuai dengan kaidah E-E-A-T yang diberikan oleh Google.

Oleh karena itu, dalam melakukan audit E-E-A-T teman-teman perlu memastikan bahwa konten yang didistribusikan tidak hanya sekadar menulis ulang dari konten yang ada, tetapi juga menambahkan informasi penting bagi user.

Anda perlu memerhatikan beberapa elemen on-page SEO di bawah ini:

  • Kualitas: Apakah konten yang kita buat menyajikan informasi yang bermanfaat serta original?
  • Akurasi: Apakah konten yang kita buat mencantumkan sumber yang terpercaya?
  • Transparansi: Apakah artikel menampilkan biografi penulis?
  • Tanda bukti: Mencantumkan studi kasus, data, atau testimoni dari user
  • Pembaruan konten: Apakah kontennya diperbarui secara berkala jika ada hal yang perlu diperbarui?

Konten yang berkualitas berisi informasi yang bermanfaat, bukti yang nyata serta mampu memberikan inspirasi bagi user.

7. Audit Orang-orang di Balik Brand

Google tidak hanya melihat dari value brand-nya saja, melainkan siapa orang-orang di belakangnya, mulai dari owner brand hingga penulis artikel.

Semakin terkenal kredibilitasnya orang-orang di balik brand melalui digital, maka semakin besar konten Anda disukai oleh Google dan juga user

Ada beberapa hal yang perlu Anda audit pada bagian ini:

  • Atribusi penulis: Apakah artikel mencantumkan nama penulis dan terdapat link yang mengarah ke profil profesional si penulis? (LinkedIn, website pribadi, dll)
  • Knowledge panel: Apakah orang-orang di balik brand muncul di Google Knowledge Panel saat dicari melalui search engine?
  • Konsistensi: Apakah nama-nama di balik brand dijelaskan secara konsisten di berbagai platform online? (media sosial, Google, dll)

Menulis dengan Kaidah E-E-A-T, Kemudian Lakukan Audit 360°

E-E-A-T menjadi pedoman penting bagi praktisi SEO dan juga writer dalam memproduksi konten.

Namun, itu saja tidak cukup.

Selebihnya, Anda juga perlu memperhatikan elemen-elemen di atas supaya brand bisnis bisa lebih unggul dibandingkan dengan kompetitor.

Jika teman-teman memiliki pertanyaan, silakan tuliskan di kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.

Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!

Referensi:

https://ahrefs.com/blog/eeat-audit

Author

SEO Content Specialist, Median Digital Indonesia | Former SEO Content at Zenius, Hipwee, and Glints | SEO Enthusiast

Write A Comment