Pernah menulis artikel yang dirasa sudah super bagus tapi tetap sepi? Baik dari sisi visibilitas maupun organic traffic-nya?
Terkadang letak masalahnya bukan pada isi konten, melainkan pada cara artikel tersebut dioptimalkan agar mudah ditemukan di search engine (mesin pencari).
Jadi sebagus apapun artikel dibuat, jika tanpa sentuhan SEO (Search Engine Optimization), maka artikel tersebut akan tetap “hilang ditelan bumi”.
Nah, di tulisan kali ini, DailySEO ID akan menjelaskan pengertian dari artikel SEO beserta tips untuk membuatnya agar performanya berpotensi semakin baik dari sisi audiens dan juga search engine.
Daftar Isi
- Apa itu Artikel SEO?
- Panduan Cara Menulis Artikel SEO Friendly dan Bermanfaat untuk Audiens
- 0. Mulailah dengan Niat dan Teknik Menulis untuk Membantu Audiens, Bukan Demi Traffic SEO Semata
- 1. Lakukan Keyword Research (Riset Kata Kunci) dan Memahami Intent-nya
- 2. Optimasi Metadata dengan Tepat dan Bijak
- 3. Buatlah Meta Title yang Menarik
- 4. Optimasi Meta Description
- 5. Gunakan Heading Tags
- 6. Menerapkan Struktur Konten
- 7. Gunakan Paragraf yang Tidak Terlalu Panjang
- 8. Mengoptimasi Gambar
- 9. Menambahkan Schema Markup
- 10. Membuat Slug URL yang Sederhana
- 11. Penerapan Internal Link dan Ekstenal Link
- Penutup
Apa itu Artikel SEO?
Untuk memahaminya dengan lebih baik, kita harus ketahui dulu dua hal di bawah ini:
SEO: Singkatan dari Search Engine Optimization, merupakan serangkaian proses optimasi situs web agar mudah ditemukan di search engine.
Artikel: Sebuah karya tulis yang dibuat lengkap dengan panjang tertentu untuk menyampaikan informasi dan dipublikasikan di media cetak maupun media daring (internet).
Dari kedua hal di atas, maka bisa kita simpulkan bahwa artikel SEO adalah sebuah konten berbentuk tulisan yang dibuat dengan tujuan untuk mendatangkan trafik dari search engine dan menjawab apa yang ditanyakan/dicari oleh pengguna.
Seperti tulisan yang sedang teman-teman baca ini.
Tulisan ini dibuat untuk memberikan informasi kepada audiens sekaligus bertujuan untuk mendatangkan user dari SERP Google, Bing, dan search engine yang lainnya.
Untuk membuat artikel yang SEO friendly dan tentunya user friendly, teman-teman bisa ikuti langkah-langkah di berikut ini:
Ini serius.
Penulis sering kali menemukan “artikel SEO” yang ranking tinggi di SERP (Search Engine Resuls Page), tapi sayangnya sama sekali tidak enak dibaca.
Umumnya tulisan dibuat karena terlalu fokus di aspek “SEO”-nya, sehingga aspek “artikel”-nya sangat kurang dan lemah.
Hal paling pertama yang perlu teman-teman lakukan adalah dengan menulis dengan niat membantu, sehingga artikel tersebut bisa membuat pembaca mendapatkan inti informasi yang sedang mereka butuhkan.
Teknik menulis artikel yang menarik pembaca bukanlah fokus artikel ini.
Jadi teman-teman bisa lanjutkan baca beberapa tips menulis konten blog di sini dan di sini, yang memberikan tips dari menentukan audiens, mencari topik, serta penulisannya.
1. Lakukan Keyword Research (Riset Kata Kunci) dan Memahami Intent-nya
Tips menulis artikel agar SEO friendly yang pertama adalah dengan melakukan keyword research terlebih dahulu.
Keyword research merupakan kegiatan yang tidak mungkin dilewatkan ketika teman-teman ingin membuat halaman web hingga penulisan artikel.
Karena tanpa keyword research, bisa jadi topik artikel yang Anda tulis tidak ada yang mencari di Internet.
Setelah capek-capek menulis, itu hanya menjadi tumpukan pakaian usang dan tertutup debu, maksudnya artikel tersebut tidak ada yang mencarinya di situs pencari dan tidak mendatangkan trafik bagi situs Anda.
Sia-sia bukan?
Untuk melakukan keyword research yang Anda perlukan adalah SEO tools baik yang gratis maupun yang berbayar.
Tools keyword research berbayar antara lain:
Anda juga bisa melakukan keyword research menggunakan produk Google seperti:
- Google Search Console (gratis).
- Google Keyword Planner (gratis dengan data terbatas).
- Google Search Suggestion (gratis).
- Google Search Related Search (gratis).

Selengkapnya tentang keyword research, silahkan baca panduan keyword research ini.
Selain melakuan keyword research, teman-teman juga perlu memahami search intent (maksud pencarian) dari kueri tersebut.
Apakah itu navigational, informational, commercial, atau transactional.
Mengapa perlu tahu?
Hal ini dilakukan agar konten Anda mengarah ke sasaran yang tepat.
Jika kurang tepat atau salah total, maka dapat dipastikan artikel Anda tidak akan mendapatkan performa yang sesuai dengan harapan.
2. Optimasi Metadata dengan Tepat dan Bijak
Setelah Anda menemukan keyword yang ditargetkan, pastikan keyword tersebut dimasukkan ke dalam metadata seperti di title tag, meta description, URL, hingga heading tags.
Detail masing-masing ini ada di poin-poin selanjutnya, tapi intinya usahakan jangan terpaku pada keyword atau over optimized.
Pasalnya hal itu hanya akan membuat tulisan kita terkesan kaku.
Lagipula kita bukan membuat tulisan untuk mesin melainkan untuk audiens kita, yaitu manusia.
Contoh title tag yang over optimized (kaku karena terpaku pada keyword):
“Apa itu Pengertian Foto Adalah? Jenis Foto, Cara Memfoto yang Bagus”.
Akan lebih baik jika menuliskannya seperti:
“Foto: Pengertian, Jenis, dan Cara Teknik Memfoto yang Baik”.
Selain keyword-nya tetap dimasukkan, title tag-nya pun mudah dimengerti, tetap masuk akal dan mengalir untuk dibaca.
3. Buatlah Meta Title yang Menarik
Meta title bukan hanya menjadi elemen penting untuk SEO, namun juga penting untuk users.
Title yang menarik dan deskriptif dapat menjadi senjata ampuh agar user mengunjungi artikel Anda ketimbang kompetitor.
Selanjutnya, meskipun tidak angka pasti dari Google, namun usahakan panjang meta title Anda antara 50-60 karakter.
Jangan juga terlalu berlebihan menempatkan keyword seperti yang sudah dijelaskan pada poin kedua.
4. Optimasi Meta Description

Setelah meta title, yang harus Anda perhatikan untuk membuat artikel SEO friendly adalah meta description.
Karena dengan meta description yang dioptimasi dengan baik mampu meningkatkan click-through rate (CTR) halaman artikel Anda.
Meta description sendiri memiliki peran yang cukup signifikan dalam optimasi artikel SEO, karena ia merupakan rangkuman dari keseluruhan artikel.
Anda bisa memasukan keyword dan kalimat deskriptif yang mengajak user untuk mengeklik artikel Anda.
Untuk jumlah kata meta description yang direkomendasikan adalah 160 karakter, dan kembali penulis ingatkan untuk tidak terlalu over optimized dengan menumpuk keyword di sini.
Tips kelima agar artikel Anda semakin SEO friendly adalah dengan menambahkan heading tags ke dalam artikel.
Heading tags atau juga dikenal dengan header tags digunakan untuk memisahkan headings dengan subheadings.
Daftar heading tags antara lain: H1, H2, H3, H4, H5, dan terakhir H6.
Di mana H1 biasanya otomatis menjadi judul artikel ketika kita menggunakan CMS WordPress.
Heading tags yang relevan tidak hanya membantu search engine memahami konten Anda lebih dalam, namun juga membantu user mengerti apa yang sedang mereka baca, di posisi mana, dan tentang apa, sehingga menghasilkan engagement dan user experiences yang baik.
6. Menerapkan Struktur Konten
Apabila heading tags telah digunakan dan diterapkan secara cermat dan tepat, maka terciptalah struktur konten yang baik.
Struktur konten yang baik tidak hanya menjadikan artikel Anda mudah untuk dibaca, tetapi juga membantu Anda ketika melakukan pembaruan tulisan.
Tentunya hal ini akan menghemat waktu teman-teman tanpa perlu pusing mencari bagian mana yang harus diedit atau dihapus.
Contoh sederhana dari struktur konten artikel adalah:
- Paragraf Pembuka
- Isi
- Paragraf Penutup
Sederhana tapi berguna bukan?
7. Gunakan Paragraf yang Tidak Terlalu Panjang
Short sentences (kalimat pendek) bukan sekedar saran notifikasi ketika Anda menggunakan plugin SEO di WordPress, karena penggunaan kalimat pendek ini membuat tulisan Anda lebih mudah dibaca.
Dan readability (keterbacaan) adalah salah satu hal penting untuk engagement di dalam artikel.
Google sangat suka menampilkan konten berkualitas, begitupun orang-orang suka untuk membaca dan membagikan artikel berkualitas.
Kalimat yang terlalu panjang lebih sulit untuk dicerna otak.
Dan jika kalimat panjang ini dibuat berurutan, mungkin para pembaca akan semakin sulit memahami maksud dari tulisan tersebut.
Dan tentun hal tersebut bukanlah hal yang kita harapkan.
Jadi, coba mulailah menulis artikel dengan panjang kalimat yang singkat, padat, dan jelas.
Tidak terlalu pendek maupun terlalu panjang, apalagi sampai mengulang-ngulang kata yang tidak perlu.
8. Mengoptimasi Gambar

Agar artikel yang teman-teman tulis semakin kaya informasi, maka sangat disarankan untuk menambahkan gambar di dalamnya.
Tapi Anda perlu tahu bahwa search engine tidak dapat melihat gambar yang Anda lampirkan.
Search engine menggunakan alt text untuk memahami konteks dari sebuah gambar.
Oleh karena itu teman-teman perlu memasukkan alt text ke dalam gambar, menuliskan nama file gambar yang sesuai, menambahkan title dan juga caption.
Alt text sendiri tidak akan terlihat oleh user kecuali gambar tersebut gagal ditampilkan.
Contoh kode alt text di HTML:
<img src=”mawar-merah.jpg” alt=”bunga mawar merah”/>
9. Menambahkan Schema Markup
Langkah selanjutnya agar artikel Anda semakin SEO friendly adalah dengan menambahkan schema markup.
Google sendiri mengatakan bahwa menambahkan schema markup (structured data) ke dalam halaman artikel dapat memperbesar peluang situs Anda tampil di Google Search Results.
Contoh kode JSON schema markup:
<script type="application/ld+json">
{
"@context": "https://schema.org",
"@type": "Article",
"mainEntityOfPage": {
"@type": "WebPage",
"@id": "https://www.dailyseo.id/berita/memperkenalkan-daily-seo-id/"
},
"headline": "Memperkenalkan DailySEO ID",
"description": "DailySEO ID resmi lahir! Kenapa blog ini dibuat, dan apa yang bisa teman-teman harapkan dari blog ini?",
"image": "https://i0.wp.com/www.dailyseo.id/wp-content/uploads/2021/11/pexels-photo-67112.jpeg?fit=1880%2C1250&ssl=1",
"author": {
"@type": "Person",
"name": "Ilman Akbar",
"url": "https://www.dailyseo.id/author/ilmanakbar/"
},
"publisher": {
"@type": "Organization",
"name": "DailySEO.ID",
"logo": {
"@type": "ImageObject",
"url": "https://www.dailyseo.id/wp-content/uploads/2021/11/Logo-DailySEO-small.png"
}
},
"datePublished": "2021-11-22",
"dateModified": "2021-11-22"
}
</script>
Jika Anda bingung tentang jenis-jenis schema markup dan cara membuatnya, silahkan kunjungi halaman schema markup generator di sini.
10. Membuat Slug URL yang Sederhana

Mungkin banyak dari para praktisi SEO atau beberapa SEO specialist pemula yang mengabaikan struktur URL, namun tidak ada salahnya Anda mencoba membuat slug URL yang sederhana.
Mengutip Moz, URL yang simple, relevan, dan dibuat seakurat mungkin adalah salah satu cara untuk membuat user dan search engine memahami halaman artikel dengan lebih baik.
Gunakan kata-kata yang mudah dibaca, meskipun URL bisa saja mengandung kode dan nomor ID.
Seperti yang sudah saya jelaskan di tulisan DailySEO ID yang lainnya, semakin baik search engine memahami halaman web Anda, maka akan semakin baik pula potensi performa SEO website yang teman-teman kelola.
11. Penerapan Internal Link dan Ekstenal Link
Penerapan internal link dan external link merupakan salah satu elemen penting dalam penulisan artikel yang SEO dan user friendly.
Internal link berfungsi untuk menghubungkan satu halaman dengan halaman lain dalam satu website.
Ini dapat meningkatkan UX dengan membantu user menemukan informasi terkait, mengoptimalkan struktur navigasi website, sekaligus meningkatkan engagement.
Di sisi lain, external link mengarah user ke sumber lain yang relevan dan kredibel, yang dapat memperkuat kepercayaan user terhadap konten yang teman-teman sajikan.
Dengan penerapan kedua jenis tautan ini secara tepat dan natural, artikel Anda tidak hanya menjadi lebih informatif, tetapi juga berpotensi mendapatkan performa yang lebih baik di search engine.
Penutup
Mungkin ada dari teman-teman SEO yang bertanya:
Apakah artikel yang tidak menerapkan cara-cara di atas bisa mendapatkan trafik yang tinggi di search engine?
Jawabannya, bisa saja.
Karena faktor SEO itu bukan cuma dari sisi artikel saja, tetapi masih ada aspek-aspek lainnya seperti site speed, mobile friendly, security (SSL) site, dan yang lainnya.
Intinya terbagi menjadi 3 aspek utama ini:
Ketika aspek-aspek lainnya dioptimasi, maka penulisan artikel dengan tips di atas akan semakin berpotensi untuk mendatangkan trafik dan performa SEO yang lebih baik.
Bukan hanya dari Google Search Engine saja, tapi juga bisa dari Bing, hingga Yandex.
Harap diingat, SEO itu bukan matematika, tapi probabilitas.
Teman-teman hanya perlu memahami bagaimana cara kerja Google Search Engine, Bing, dan yang semisalnya, kemudian menerapkan panduan SEO yang sudah disediakan oleh masing-masing platform serta dipadukan dengan pengalaman pribadi atau orang lain selama praktiknya benar dan tidak spam.
Jika ada yang bilang “rahasia SEO oleh master”, besar kemungkinan itu hanya bualan belaka!
Bagaimana?
Apakah teman-teman sudah mulai menerapkan tips di atas?
Apabila Anda memiliki pertanyaan, silakan tuliskan di kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.
Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!
Referensi:
https://moz.com/learn/seo/title-tag
https://www.wordstream.com/meta-description
https://yoast.com/the-sentence-length-check
https://developers.google.com/search/docs/appearance/google-images
https://developers.google.com/search/docs/appearance/structured-data/article
17 Comments
Terima kasih atas panduannya. Boleh saya tau untuk metadescription itu apakah otomatis? Dan bisa saya edit dimana?
Have a nice day!
Pingback: 6 Langkah Awal Belajar SEO Bagi Pemula yang Segera Bisa Dipraktikkan - DailySEO ID
Pingback: Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Menulis Artikel SEO
Pingback: Mengenal "Technical SEO", Dasar-dasar dan Best Practices-nya - DailySEO ID
Makasih min infonya
Pingback: Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Menulis Artikel SEO
Menulis artikel Seo adalah kunci dalam utama, belajar dasar-dasar Seo sangatlah penting
Menulis artikel SEO dapat juga dilakukan dengan menulis konten yang original, memberikan kata kunci dan juga membuat hedding 1, 2, 3, dst, mksh kk tulisannya sangat informatif.
Membuat artikel SEO memang sangatlah penting daam membangun blog yang berkualitas dan design yang sederhana.
artikel yang sangat baik sekali untuk saya memulai belajar SEO, dan dalam artikel ini dapat menjadi panduan untuk saya membuat konten SEO yang dapat.
Hello! Would you mind if I share your blog with my facebook group?
There’s a lot of people that I think would really enjoy your content.
Please let me know. Many Big Thanks DELIMA88!
Thank you very much for this great article! I really enjoyed the discussion you provided here. Here we will also share interesting information, if you like playing games especially online FUN games, you must know more about this game, in order to add more sensation and victory, if you are interested you can visit the website HALTE135 See You There, Best Regards!
Pingback: Secondary Keyword: Bukan yang Utama, Tetapi Penting untuk Konten - DailySEO ID
Pingback: Apa Itu Artikel SEO? Pengertian, Struktur, dan Strategi Penulisan - Pena Penulis
Bahkan tadi aku search di google “contoh struktur seo pada artikel blog” dia memakai H3 yang seharusnya H2, wkwk..
Artikel SEO bukan hanya soal keyword, tapi bagaimana kita bisa menghubungkan informasi berkualitas dengan apa yang dicari oleh audiens di mesin pencari. Artikel yang sangat relevan dan penting!
Artikel yang sangat bermanfaat! Penjelasan tentang Artikel SEO dan tips SEO Friendly di sini sangat insightful, terutama bagi blogger pemula. Memang, on-page SEO adalah kunci yang sering terlewat. Terima kasih sudah berbagi panduan lengkap ini!