Pemakaian generative AI (AI generatif) untuk pembuatan konten situs seperti blog post kian marak.
Hal ini karena dirasa praktis dan tidak memakan waktu lama.
Namun, pada prakteknya bisa saja tidak ada penyuntingan, sehingga kontennya tidak ada information gain (perkembangan informasi), karena konten buatan AI adalah saduran dari konten yang sudah ada di internet.
Daftar Isi
Berawal dari Pertanyaan di Reddit
Baru-baru ini, ada pertanyaan di Reddit terkait Apakah situs dengan konten buatan AI (berkualitas rendah) bisa pulih performanya jika kontennya ditulis ulang (termasuk ganti bahasa)?
Berikut hasil tangkapan layar tentang diskusinya di Reddit:

Inti dari pertanyaan pada diskusi tersebut adalah ada seseorang yang bereksperimen dengan situs kecil untuk melihat bagaimana performa SEO dari konten buatan Artificial Intelligence (AI).
Penanya tersebut menyatakan bahwa kualitas kontennya rendah dan memakai bahasa Inggris.
Ia bertanya apakah mungkin jika situsnya pulih jika seluruh kontennya (yang sebelumnya ditulis AI) ditulis ulang, bahasanya diubah, serta di antara pilihan membangun ulang atau mengembangkan lagi situs yang baru, mana yang lebih baik?
Dan beginilah tanggapan John Mueller selaku Search Advocate Google.
John Mueller: Hanya Rewrite Konten Buatan AI dengan Bantuan Manusia Tidak akan Membuat Kontennya Otentik
John Mueller terlihat cukup tegas memberikan pernyataan bahwa konten AI yang telah ditulis ulang oleh manusia itu bukanlah konten yang otentik atau original.
Jika situs memiliki banyak atau secara keseluruhan adalah konten buatan AI, daripada me-rewrite semua konten tersebut, lebih baik buat lagi situs baru atau dengan kata lain mengulanginya dari awal.
Ditambah dengan penegasan ulang bahwa memulai dari situs yang kondisinya sudah buruk akan lebih sulit dibandingkan dengan mengembangkan situs baru.
Ini kata John Mueller:
Memang situs baru akan makan waktu lebih lama, tetapi hasilnya akan sepadan.
Teguran untuk yang Memakai AI Generatif sebagai Jalan Pintas SEO
Google sebenarnya tidak melarang konten buatan AI, bahkan mereka memiliki panduannya sendiri tentang konten buatan AI di Google Search’s guidance about AI-generated content.
Teman-teman bisa belajar lebih lanjut di panduan tersebut.
Terlihat bahwa John Mueller, menegur keras bahwa orang yang sudah memakai jalan pintas untuk SEO mereka lewat AI generatif harus berpikir lebih panjang dan sustainable.
Menulis ulang konten saja tidak akan membuat konten tersebut otentik.
Jadi, pastikan bahwa konten buatan kita itu berkualitas dan terdapat information gain, tidak hanya pengulangan konten dari situs-situs lain.
Referensi:
https://www.seroundtable.com/rewriting-ai-content-to-human-google-seo-40514.html