Saya mengenal dan menggunakan WordPress pada tahun 2014 saat bekerja di salah satu perusahaan. Sepanjang pengalaman saya menggunakan WordPress, saya banyak memanfaatkan plugin SEO gratisan yang tersedia.

Walaupun gratis, fitur yang ada pada plugin-plugin ini terbilang sudah cukup untuk membantu teman-teman dalam mengoptimasi SEO on page situs WordPress.

Berawal dari pengalaman pribadi ini, saya akan mencoba membagikan daftar plugin SEO WordPress gratis yang pernah saya gunakan beserta kelebihan dan kekurangannya.

Daripada penasaran, yuk simak daftar plugin SEO WordPress gratis di bawah ini:

1. RankMath

Plugin SEO WordPress gratis yang pertama dan pernah saya coba adalah Rank Math.

Rank Math adalah plugin Search Engine Optimization WordPress yang memudahkan kita untuk mengoptimalkan konten berdasarkan saran-saran dari praktik terbaik yang diterima secara luas.

Maksudnya diterima secara luas adalah kumpulan cara optimasi terbaik yang dipakai secara umum oleh para praktisi SEO.

Dengan Rank Math teman-teman bisa melakukan pengaturan SEO dengan mudah, memilih halaman mana yang dapat diindeks, membuat sitemap, local SEO, hingga pemilihan schema markup bawaan plugin.

Kita bisa menambahkan focus keyword, title & description tag, edit slug, hingga saran-saran optimasi SEO on page.

rank math seo
Rank Math SEO. Sumber: ps.w.org

Plugin ini terbentuk pada tahun 2018.

Saya sendiri mengetahui plugin SEO yang satu ini karena tidak sengaja menemukannya di halaman add new plugin di WordPress.

Setelah mencobanya, saya suka dan nyaman, penggunaanya mudah dan plugin SEO ini gratis.

Fitur-fitur Rank Math SEO Gratis:

  • Laporan SEO lewat email (terbatas)
  • Ketersediaan 18 schema markup
  • Integrasi dengan tema Divi
  • Integrasi dengan Elementor
  • Canonical URLs otomatis
  • Integrasi Google Search Console
  • Penempatan kode Google Analytics
  • Import data dari Yoast, AIO SEO, dan SEOPress
  • Tool analisis konten
  • Skor SEO
  • Laporan peringatan
  • Optimasi SEO on page
  • Edit meta title dan description
  • Kontrol robots meta
  • Sugesti Google keyword
  • XML sitemap generator
  • Role Manager
  • Kostumisasi open graph

Kelebihan Rank Math:

  • Setup awal sederhana
  • Tersedia versi gratis
  • Fitur cukup lengkap
  • Versi premium lebih murah (relatif)
  • Saran SEO on page yang baik
  • Dukungan 24x7x365

Kekurangan Rank Math:

  • Beberapa pengaturan rumit bagi pemula
  • Terdapat fitur yang tidak perlu digunakan

2. Yoast SEO

Mungkin teman-teman sudah tidak asing lagi dengan plugin SEO yang satu ini, karena pada saat artikel ini ditulis, setidaknya sudah ada 5 juta pengguna yang menggunakan plugin ini.

Yoast SEO adalah sebuah plugin WordPress besutan Joost de Valk yang akan membantu situs web tampil lebih baik di mesin pencari semisal Google, Bing, dst.

Mengapa begitu?

Karena Yoast ini menawarkan fitur-fitur yang lengkap untuk membantu teman-teman dalam mengoptimasi SEO.

Dengan Yoast, kita bisa mengoptimasi situs web kita mulai dari home page (halaman beranda), postingan tunggal, page (halaman), hingga memberikan saran terbaik untuk SEO on page.

Di setiap postingan atau halaman, kita dapat menambahkan title tag, description tag, edit slug hingga focus keyword.

Kita juga bisa melihat saran-saran yang ditampilkan oleh Yoast, dan menerapkannya pada postingan yang sedang kita buat.

Lihat gambar di bawah:

yoast seo
Yoast SEO. Sumber: your digital solution

Fitur-fitur Yoast:

  • URL kanonikal otomatis
  • Meta tags otomatis
  • Edit meta title & description
  • Penambahan Schema.org
  • Schema blocks untuk WordPress block editor
  • Breadcrumbs situs
  • Optimasi SEO on page
  • XML sitemap generator
  • Analisis SEO
  • Analisis keterbacaan konten
  • Google preview

Kelebihan Yoast:

  • Tersedia versi gratis
  • Saran SEO on page yang baik
  • Fitur cukup lengkap
  • Plugin SEO yang paling banyak digunakan
  • Mendukung banyak bahasa

Kekurangan Yoast:

  • Harga versi premium mahal (sifatnya relatif)
  • Tampilan kompleks dan membingungkan untuk pemula
  • Dukungan email hanya untuk versi premium

3. All in One SEO

All in One SEO (AIOSEO) adalah plugin SEO WordPress yang pertama kali saya pakai, yang pada saat itu pengaturannya lebih mudah digunakan ketimbang Yoast SEO.

Plugin AIOSEO ini hadir sejak tahun 2007 dan dibuat oleh tim Semper Plugins, LLC.

Fiturnya lengkap mulai dari Local SEO, WooCommerce SEO, SEO Optimizer, modul yang lengkap, sitemap generator, hingga schema markup.

Pada saat saya menggunakannya, plugin ini tidak memiliki saran SEO on page, namun kini mereka telah membuatnya dan menambahkan fitur saran-saran SEO on page ini yang pasti akan membantu teman-teman dalam mengoptimasi.

all in one seo
All in One SEO. Sumber: sitenerdy

Fitur-fitur All in One SEO:

  • Kostumisasi perang pengguna
  • Sitemaps generator
  • Google News sitemaps
  • Video sitemaps
  • SEO lokal
  • WooCommerce SEO
  • Editor robots.txt
  • Schema markup
  • Integrasi media sosial
  • Analisis SEO on page
  • Daftar cek audit SEO

Kelebihan AIO SEO:

  • Fitur lengkap yang diperbaharui
  • Pengaturan awal yang mudah
  • Plugin SEO nomor 2 paling banyak digunakan
  • Harga versi premium basic lebih murah (relatif)

Kekurangan AIO SEO:

  • Terdapat fitur premium yang kurang berguna
  • Tidak adanya dukungan di versi gratis
  • Navigasi yang rumit bagi pemula
  • Tidak tersedia import data dari Google Search Console

4. Slim SEO

Slim SEO merupakan plugin SEO yang saya gunakan karena saya ingin plugin tersebut tidak terlalu bloated atau menambahkan banyak file atau scripts.

File plugin ini tidak besar alias sangat ringan, dan hasil pengecekan di Google Page Insight, situs yang saya kelola tersebut mendapatkan skor yang sangat baik yakni di atas 90 semua.

Tentunya dengan kombinasi pemilihan hosting, tema, dan meminimalisir plugin lainnya yang tidak penting.

Dengan Slim SEO kita bisa mengoptimasi home page, halaman dan postingan tunggal, menambahkan meta judul, deskripsi,dan data open graph di setiap halaman dan postingan yang kita buat.

slim seo
Slim SEO. Sumber: imgur

Selebihnya, semua pengaturan dibuat otomatis oleh si plugin, jadi sangat mudah digunakan untuk pemula.

pengaturan slim seo
Pengaturan Slim SEO. Sumber: webtng

Fitur-fitur Slim SEO:

  • Optimasi meta tags
  • Schema markup otomatis
  • Meta robots otomatis
  • Rel links otomatis
  • Alt text otomatis jika kosong
  • XML sitemap generator
  • Breadcrumbs otomatis
  • Canonical URLs otomatis
  • Kolom penambah kode di header dan footer
  • Auto redirection

Kelebihan Slim SEO:

  • Konfigurasi otomatis
  • Sangat mudah untuk pemula
  • Plugin SEO yang super ringan dengan penulisan kode yang bersih dan modern

Kekurangan Slim SEO:

  • Tidak cocok untuk yang berpengalaman
  • Fitur kurang lengkap
  • Belum tersedia versi premium

Penutup

Sebenarnya masih ada beberapa plugin SEO gratis lainnya, namun pada postingan kali ini saya sengaja hanya membagikan plugin SEO yang pernah saya coba dan gunakan.

Setiap plugin yang saya bagikan di atas memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Apabila teman-teman adalah seorang praktisi SEO yang berpengalaman, mungkin akan memilih Yoast, Rank Math, dan All in One SEO.

Namun untuk teman-teman yang baru mengenal SEO, saya sarankan untuk menggunakan Slim SEO, karena pengaturannya mudah dan tidak bikin pusing.

Jadi, plugin SEO manakah yang akan teman-teman gunakan? Atau ada tambahan untuk daftar di atas? Silahkan beritahu saya melalui kolom komentar.

Author

SEO Learner | Jr. SEO Specialist at Farmaku & DokterSehat | SEO Freelancer | First time meet SEO in 2014 and diving more deeply in 2019.

3 Comments

    • Apriyanto Ramdhan Reply

      Yes, saya dulu awalnya pakai AIO SEO, baru kemudian pindah ke RankMath.

      Butuh penyesuaian juga waktu itu.

      Untuk web rekan, saya masih pakai Yoast SEO, dan Slim SEO.

  1. Pingback: Microsoft Bing Merilis Plugin IndexNow untuk WordPress - DailySEO ID

Write A Comment