Jika Anda mulai merasa biaya komisi naik dan aturan marketplace makin membatasi, itu tanda Anda perlu mulai membangun channel sendiri.
Bukan hanya untuk jualan, tapi untuk punya kontrol penuh atas bisnis Anda.
Pindah ke website sendiri adalah langkah yang tepat, tapi ada dua hal yang sering terlewat:
- Pelanggan lama hilang saat migrasi.
- Website sepi karena tidak ada traffic.
Artikel ini akan membantu Anda mengatasi dua hal tersebut sekaligus:
memindahkan pelanggan lama + mulai mendapatkan pengunjung dari Google (SEO).
Daftar Isi
- Kenapa Pelanggan Lama dan Traffic Google Harus Jalan Bersamaan?
- Kenapa Tidak Boleh Langsung Meninggalkan Marketplace?
- Peran Google Ads sebagai “Jembatan Traffic”
- Kenapa Google Ads Sebaiknya Hanya Digunakan di Awal?
- Berapa Lama Sebaiknya Menggunakan Google Ads?
- Cara Menggabungkan Marketplace, Google Ads, dan SEO
- Intinya
- Strategi Memindahkan Pelanggan + Mulai Bangun SEO
- 1. Pastikan Website Anda Siap dan Mudah Dipahami Google
- 2. Gunakan Packaging untuk Arahkan Pelanggan ke Website
- 3. Buat Artikel yang Menjawab Pertanyaan Pelanggan
- 4. Gunakan Nama Brand Secara Konsisten
- 5. Kumpulkan Data Pelanggan (Email)
- 6. Buat Alasan Kenapa Website Lebih Menarik
- 7. Gunakan Artikel untuk Mendukung Penjualan
- Kesalahan yang Sering Terjadi
- Hal Penting yang Perlu Anda Perhatikan
- Memindahkan Pelanggan dan Membangun Traffic Butuh Waktu
- Langkah Praktis yang Bisa Anda Mulai Hari Ini
Kenapa Pelanggan Lama dan Traffic Google Harus Jalan Bersamaan?
Banyak orang fokus hanya ke satu hal.
Padahal idealnya, Anda membangun dua hal sekaligus:
- Pelanggan lama → untuk menjaga penjualan tetap jalan
- Traffic dari Google → untuk mendatangkan pelanggan baru tanpa iklan terus-menerus
Kenapa ini penting?
Menurut Harvard Business Review, biaya mendapatkan pelanggan baru bisa 5 sampai 25 kali lebih mahal dibanding mempertahankan pelanggan lama.
Dan data dari BrightEdge menunjukkan bahwa organic search menyumbang sekitar 53% dari
total traffic website secara global.
Artinya:
Kalau Anda hanya mengandalkan marketplace, Anda tidak punya kontrol. Kalau Anda hanya mengandalkan iklan, biaya akan terus naik.
Website sendiri + SEO (Search Engine Optimization) adalah cara membangun aset jangka panjang.
Kenapa Tidak Boleh Langsung Meninggalkan Marketplace?
Banyak seller ingin langsung fokus ke website setelah website selesai dibuat.
Ini berisiko.
Lebih aman jika Anda menjalankan marketplace dan website secara bersamaan selama 3 sampai 6 bulan.
Kenapa?
- Alasannya karena marketplace masih menjadi sumber pembeli utama.
- Pelanggan butuh waktu untuk berpindah kebiasaan.
- SEO membutuhkan waktu untuk mulai menghasilkan pengunjung
SEO tidak instan.
Biasanya butuh sekitar 1 sampai 3 bulan untuk mulai terlihat hasil awal, dan bisa lebih lama untuk stabil, tergantung kompetisi dan konsistensi konten.
Artinya, jika Anda hanya mengandalkan SEO di awal, website Anda berisiko sepi tanpa traffic.
Peran Google Ads sebagai “Jembatan Traffic”
Selain marketplace, Anda juga bisa menggunakan Google Ads sebagai sumber pengunjung di awal.
Kenapa ini penting?
Karena berbeda dengan SEO yang butuh waktu, Google Ads bisa langsung mendatangkan pengunjung dalam hitungan jam setelah iklan aktif.
Menurut data dari Google Economic Impact Report, bisnis rata-rata mendapatkan sekitar $2 untuk setiap $1 yang dikeluarkan di Google Ads, tergantung industrinya.
Artinya, jika digunakan dengan benar, Google Ads bisa menjadi cara cepat untuk:
- Mendatangkan traffic ke website baru.
- Menguji apakah produk Anda sudah “laku” di luar marketplace.
- Mengumpulkan data perilaku pelanggan.
Kenapa Google Ads Sebaiknya Hanya Digunakan di Awal?
Meskipun efektif, Google Ads sebaiknya tidak menjadi satu-satunya andalan.
Gunakan sebagai jembatan, bukan fondasi utama.
Kenapa?
Alasannya karena biaya iklan akan terus berjalan selama Anda ingin mendapatkan traffic.
Berbeda dengan SEO yang bisa terus mendatangkan pengunjung tanpa biaya per klik
Menurut WordStream, rata-rata conversion rate Google Ads di e-commerce sekitar 2 sampai 4 persen.
Artinya, tidak semua klik akan menjadi pembeli, sehingga tetap perlu strategi yang matang.
Berapa Lama Sebaiknya Menggunakan Google Ads?
Idealnya, gunakan Google Ads di 3 sampai 6 bulan pertama saat website baru diluncurkan.
Fungsinya:
Bulan 1–2
Untuk mendapatkan traffic awal dan melihat respon pasar
Bulan 2–4
Untuk mengoptimalkan iklan dan halaman website
Bulan 3–6
Mulai mengurangi ketergantungan pada iklan dan beralih ke SEO
Setelah SEO mulai menghasilkan traffic, Anda bisa:
- Mengurangi budget iklan secara bertahap.
- Fokus pada organic traffic (gratis dari Google, Bing, atau search engine lainnya).
Cara Menggabungkan Marketplace, Google Ads, dan SEO
Di fase awal, strategi yang lebih stabil adalah:
- Marketplace → untuk menjaga penjualan tetap jalan.
- Google Ads → untuk traffic cepat ke website.
- SEO → untuk membangun traffic jangka panjang.
Dengan kombinasi ini, Anda tidak bergantung pada satu sumber saja.
Anda punya:
- Traffic cepat
- Traffic stabil
- Traffic jangka panjang
Intinya
Jangan terburu-buru meninggalkan marketplace.
Gunakan marketplace sebagai penopang, Google Ads sebagai pendorong awal, dan SEO sebagai fondasi jangka panjang.
Dengan cara ini, Anda tidak hanya pindah platform.
Anda sedang membangun sistem bisnis yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Strategi Memindahkan Pelanggan + Mulai Bangun SEO
1. Pastikan Website Anda Siap dan Mudah Dipahami Google
Website bukan hanya harus nyaman untuk manusia, tapi juga harus “terbaca” oleh Google.
Yang perlu Anda lakukan:
- Gunakan nama produk yang jelas (misalnya: “Sabun Wajah Acne” bukan “Series A1”).
- Tambahkan deskripsi produk yang lengkap.
- Gunakan judul halaman yang sesuai dengan apa yang orang cari.
Kenapa ini penting?
Karena Google menampilkan website berdasarkan kata yang dicari orang, istilahnya adalah search intent (maksud pencarian).
Jika bahasa Anda sama dengan yang dicari pelanggan, peluang muncul di Google akan lebih besar.
2. Gunakan Packaging untuk Arahkan Pelanggan ke Website
Seperti sebelumnya, setiap paket adalah media komunikasi.
Tambahkan:
- Link website
- QR code
- Kode diskon
Tapi tambahkan satu hal lagi, yaitu arahkan mereka ke halaman tertentu, bukan hanya homepage saja.
Contohnya bukan ke website-anda.com, tapi ke website-anda.com/diskon-pelanggan.
Kenapa?
Karena halaman khusus seperti ini lebih mudah mengarahkan pelanggan untuk langsung melakukan aksi.
3. Buat Artikel yang Menjawab Pertanyaan Pelanggan
Ini bagian penting dari SEO.
Daripada hanya jualan, Anda juga perlu membuat konten yang dicari orang.
Contoh:
Jika Anda jual skincare, buat artikel seperti:
- Cara mengatasi jerawat
- Urutan skincare yang benar
- Penyebab kulit berminyak
Kenapa ini penting?
Karena orang biasanya mencari solusi dulu di Google, baru membeli.
Dengan membuat artikel, Anda bisa:
- Mendatangkan pengunjung baru
- Membangun kepercayaan
- Mengarahkan mereka ke produk Anda
Ini yang disebut sebagai trafik organik dari Google tanpa iklan.
4. Gunakan Nama Brand Secara Konsisten
Pastikan nama brand Anda sama di:
- Marketplace
- Website
- TikTok
Kenapa ini penting?
Karena ketika pelanggan mencari nama brand Anda di Google, website Anda harus muncul.
Jika tidak muncul, Anda kehilangan peluang besar.
5. Kumpulkan Data Pelanggan (Email)
Marketplace tidak memberi Anda data pelanggan, sementara memiliki website sendiri memberikan Anda akses penuh.
Mulai kumpulkan email dengan cara:
- Diskon saat daftar
- Form di website
- QR code dari packaging
Menurut Direct Marketing Association, email marketing bisa menghasilkan hingga 4.200 persen ROI (Return on Investment).
Artinya, ini salah satu channel paling murah tapi efektif.
6. Buat Alasan Kenapa Website Lebih Menarik
Pelanggan tidak akan pindah tanpa alasan, Anda perlu memberikan manfaat yang jelas.
Contohnya:
- Diskon khusus website
- Produk lebih lengkap
- Bisa kumpulkan poin
- Bonus atau hadiah
Menurut G2 (2024), sekitar 44 persen pelanggan lebih tertarik pada penawaran yang relevan dan personal.
7. Gunakan Artikel untuk Mendukung Penjualan
Setiap artikel yang Anda buat harus punya tujuan.
Contohnya artikel “cara mengatasi jerawat”.
Di dalamnya Anda bisa menyebut produk Anda sebagai solusi. Ini membuat penawaran terasa lebih natural, bukan memaksa.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Beberapa kesalahan yang kerap terjadi dan perlu Anda hindari:
- Website belum siap
- Tidak membuat konten (SEO tidak jalan)
- Mengandalkan hanya marketplace
- Tidak mengumpulkan data pelanggan
- Tidak memberi alasan untuk pindah
Kesalahan ini membuat website tetap sepi, meskipun sudah dibuat.
Hal Penting yang Perlu Anda Perhatikan
Agar strategi Anda berjalan dengan baik, perhatikan hal-hal ini:
- Berapa banyak pelanggan yang kembali membeli
- Berapa banyak orang yang datang dari Google
- Berapa banyak yang daftar email
- Berapa banyak yang akhirnya membeli
Sebagai gambaran, menurut Opensend (2025), rata-rata sekitar 28,2 persen pelanggan e-commerce akan kembali membeli.
Memindahkan Pelanggan dan Membangun Traffic Butuh Waktu
Memindahkan pelanggan bukan proses cepat.
Begitu juga dengan SEO.
Keduanya membutuhkan waktu, tapi hasilnya bersifat jangka panjang.
Yang perlu Anda lakukan adalah konsisten:
- Membuat pengalaman yang lebih baik
- Memberikan alasan untuk kembali
- Membuat konten yang dicari pelanggan
Jika dilakukan dengan benar, Anda tidak hanya punya pelanggan, tapi Anda akan punya sistem yang terus mendatangkan pelanggan.
Langkah Praktis yang Bisa Anda Mulai Hari Ini
- Tambahkan kartu website di setiap paket
- Buat 1 artikel yang menjawab pertanyaan pelanggan
- Pasang form email di website
- Buat 1 halaman khusus untuk promo
- Pastikan nama brand Anda mudah dicari di Google
Kalau Anda sudah mulai berpikir untuk tidak hanya bergantung pada marketplace, berarti Anda sudah satu langkah lebih maju.
Mulailah dari hal yang sederhana dulu.
Sebagai penutup, jika teman-teman memiliki pertanyaan terkait, silakan tuliskan di kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.
Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!
Referensi:
https://hbr.org/2014/10/the-value-of-keeping-the-right-customers
https://www.brightedge.com/blog/organic-share-of-traffic-increases-to-53
https://www.wordstream.com/blog/ws/2016/02/29/google-adwords-industry-benchmarks
https://www.dma.org.uk/resources/report/investigating-email-getting-returns-on-email
https://learn.g2.com/lead-generation-statistics
https://www.opensend.com/post/repeat-purchase-rate-ecommerce