Search Engine Optimization (SEO) kini sudah berevolusi dengan drastis.

Ranking bukan lagi satu-satunya hal yang perlu dikejar oleh para praktisi SEO, melainkan kita harus menambah KPI SEO baru, yaitu muncul di Google AI Overview dan dikutip oleh tools AI seperti ChatGPT, Perplexity, Gemini, Claude, dan lain-lain.

Perubahan yang signifikan ini menimbulkan beberapa istilah baru, salah satunya yaitu Answer Engine Optimization (AEO).

Adanya istilah tersebut membuat kita, khususnya para SEO Specialist di Indonesia sering kali mendengar kalimat “SEO is dead”.

Padahal, SEO sama sekali tidak mati.

Adanya istilah AEO justru membuat para praktisi SEO harus lebih kreatif dan inisiatif dalam mengatur strategi, termasuk strategi AEO. 

Kira-kira bagaimana strategi AEO yang efektif untuk meningkatkan visibilitas website? Simak artikel ini sampai selesai!

Apa Itu Answer Engine Optimization (AEO)?

Answer Engine Optimization (AEO) adalah strategi optimasi website supaya meningkatkan visibilitas di pencarian AI.

Jadi, ketika ada user melontarkan pertanyaan melalui tools AI seperti ChatGPT, Gemini, Claude, dll, website teman-teman dikutip oleh AI untuk dijadikan sebagai jawaban atas pertanyaan user tersebut.

Pada hakikatnya, AEO tidak jauh berbeda dengan SEO.

Hanya saja, pada AEO fokus kita jauh dari sekadar ranking semata, melainkan visibilitas website secara keseluruhan supaya dipandang baik oleh user dan juga AI search.

Jika saat ini teman-teman melakukan pencarian di Google, sudah pasti tampilan paling atas yaitu AI Overview alias jawaban yang telah diringkas oleh AI atas pencarian user.

Artinya, behaviour user kini lebih suka hanya membaca dari ringkasan AI saja, tidak menggulir lebih jauh untuk mencari website.

Answer Engine Optimization
Dok. Maulana Adieb

Ketika saya melakukan pencarian tentang “tips mengecilkan perut” AI Overview menjadi tampilan yang pertama diperlihatkan oleh user.

Di sampingnya, terdapat beberapa website yang dikutip oleh AI sebagai jawaban.

Secara garis besar, optimasi SEO tradisional (on page, off page, technical SEO) masih sangat membantu praktisi SEO untuk mengoptimasi AEO.

Akan tetapi, ada beberapa hal berbeda yang perlu dioptimasi lebih dalam lagi, yaitu:

  • Mendapatkan brand mention melalui review positif di media sosial, Google maps, artikel, hingga podcast dan media-media ternama
  • Membuat konten yang original dan bermanfaat untuk user

Ini tantangan yang harus dijawab oleh para praktisi SEO, di mana mereka harus mengatur strategi supaya website yang dioptimasi mampu muncul di AI Overview.

Apakah Answer Engine Optimization Penting untuk Website?

Jawabannya penting!

Sebab, AEO berfungsi sebagai strategi optimasi supaya konten Anda mudah ditemukan oleh AI search

Baca Juga:  Studi Kasus SEO: Traffic Client Naik 719.6% dalam 2 Bulan

Jadi, ketika ada user mencari sesuatu melalui tools AI, AI akan menampilkan konten-konten yang relevan dengan pertanyaan tersebut, di mana AI mengambil kontennya dari website-website yang sudah dioptimasi dengan baik secara SEO dan AEO.

Berikut beberapa alasan mengapa Anda harus optimasi AEO saat ini juga:

  • User lebih suka membaca ringkasan dari AI Overview dibandingkan mengklik website satu per satu. Artinya, traffic Anda berpotensi turun drastis kalau hanya mengandalkan SEO tradisional.
  • Menurut studi SEMrush, user yang melakukan pencarian lewat AI search rata-rata 4,4 lebih bernilai dibandingkan yang melakukan pencarian melalui search engine tradisional, setidaknya berdasarkan conversion rate.
  • Brand yang dikutip AI mempunyai nilai yang lebih tinggi karena dianggap lebih kredibel dibandingkan dengan brand yang tidak dikutip AI.

Dengan artian lain, AEO perlu dioptimasi dengan optimal supaya value brand meningkat dengan pesat sehingga berpotensi dilirik oleh user.

Sebagai contoh, ketika saya bertanya mengenai “Rekomendasi tempat belajar SEO untuk pemula di Indonesia” melalui ChatGPT, AI menyarankan salah satunya yaitu belajar SEO di DailySEO ID.

Strategi AEO
Dok. Maulana Adieb

Tidak hanya sekadar menyarankan, AI juga menyematkan tautan yang langsung mengarah ke website DailySEO ID. 

Artinya, dari pencarian tersebut user bisa langsung mengeksplorasi tentang DailySEO ID, belajar brand tersebut, hingga tidak menutup kemungkinan melakukan aksi (membeli kursus online atau hanya sekadar subscribe email).

Jika teman-teman tidak menerapkan strategi AEO, Anda akan kehilangan kesempatan seperti contoh di atas.

Apa Perbedaan antara AEO, GEO, dan SEO?

Semua istilah ini (AEO, GEO, dan SEO) mungkin masih sedikit membingungkan bagi sebagian praktisi SEO di Indonesia.

Akan tetapi, nyatanya ketiga istilah tersebut saling bersinergi untuk bisa membangun brand yang kuat dalam lingkup digital.

Hanya saja, ada beberapa letak perbedaan antara SEO, AEO dan GEO yang perlu teman-teman ketahui:

StrategiTargetTujuanArea Fokus
SEO (Search Engine Optimization)Ranking di Search Engine Result Page (SERP)Click, organic traffic, ranking, CTR, dllOn-page, off page, technical SEO
AEO (Answer Engine Optimization)AI Overview, dikutip oleh tools AI seperti ChatGPT, Gemini, Claude, dllVisibilitas konten di seluruh tools AIStructured data, konten yang bermanfaat dan berkualitas untuk user
GEO (Generative Engine Optimization)Semua tools AI dan chatbot Brand mention, brand trust, dan juga dikutip oleh AISentimen brand, kredibilitas brand

Masing-masing strategi di atas sama-sama memberikan kontribusi yang berarti bagi brand.

Jadi, tidak ada lagi istilah “SEO is dead” karena strategi ini masih akan terus dipakai dalam kegiatan marketing.

Bagi siapa saja yang berinvestasi terhadap ketiga strategi di atas, maka akan mendapatkan posisi brand yang terbaik di target market-nya dibandingkan dengan kompetitor yang tidak menerapkan ketiga strategi tersebut.

Tips Optimasi Konten untuk AEO agar Meningkatkan Visibilitas Brand

Supaya konten Anda dikutip oleh AI, teman-teman perlu memahami bagaimana cara LLM (Large Language Models) menemukan dan memilih konten mana yang akan ditampilkan pada AI search.

Untuk itu, Anda perlu beberapa strategi berikut:

Baca Juga:  6 Tips dari Google untuk Optimasi Website E-commerce

1. Optimalkan Brand Mention di Seluruh Platform

Fokus utama untuk optimasi AEO yaitu mendapatkan brand mention.

Apa maksudnya?

Brand teman-teman mendapatkan citation atau penyebutan dari berbagai website terpercaya seperti Wikipedia, website dengan authority tinggi atau bahkan media-media ternama di Indonesia.

Tidak hanya itu, brand mention juga bisa Anda dapatkan melalui berbagai platform media sosial.

Lalu, bagaimana cara untuk bisa mewujudkan hal tersebut?

Konsisten untuk membuat konten yang berkualitas untuk user. Hal ini akan memicu website-website lain menjadikan konten Anda sebagai referensi.

Otomatis, kredibilitas website Anda akan meningkat di mata AI, user dan juga search engine tradisional seperti Google.

Tidak hanya fokus pada pembuatan artikel website, Anda juga harus melebarkan sayap dengan membuat konten-konten berkualitas di berbagai platform.

Lambat laun, strategi ini akan berdampak besar terhadap performa AEO Anda.

2. Buat Konten Berdasarkan Experience dan Expertise

LLM cenderung menyukai konten yang dibuat berdasarkan pengalaman nyata, informasi dari penulisnya langsung atau bahkan penelitian orisinil.

Secara tidak langsung, ini mengacu pada pedoman Google dalam pembuatan konten, yaitu E-E-A-T (Experience, Expertise, Authoritativeness, dan Trustworthiness).

Jadi, dibandingkan hanya menyadur dari website lain, sebaiknya masukkan beberapa unsur yang datang dari pengalaman seorang writer-nya itu sendiri.

Sebagai contoh, ketika menulis soal SEO, mungkin bisa masukkan beberapa analisis yang dilakukan dalam strategi SEO untuk menambahkan experience dari si penulisnya.

Selain itu, jika mengambil referensi dari website, pastikan website itu kredibilitasnya kuat dan tidak diragukan lagi informasinya (utamanya bagi website YMYL).

Terakhir, hal paling penting yaitu sertakan biografi penulis artikel di dalamnya untuk menambahkan kesan kredibilitas penulis dan konten yang ia tuangkan.

3. Update Konten Anda Secara Berkala

Tidak hanya suka berdasarkan pengalaman nyata, LLM juga tertarik dengan konten-konten yang selalu update tentang informasi terkini.

Oleh karenanya, lakukan content audit, pilih konten mana yang sekiranya perlu di-update informasinya, entah itu data terkini, poin tertentu, atau menambahkan informasi yang relevan.

Jika diperlukan, tambahkan unsur angka yang menunjukkan bahwa konten Anda memang benar-benar paling update.

Contohnya, di tahun sebelumnya Anda suka mempublikasikan konten mengenai “5 Tren Content Marketing di 2025”.

Mungkin, Anda bisa menambahkan beberapa poin penting yang sekiranya lebih relevan diterapkan di 2026 dan mengganti judulnya menjadi “5 Tren Content Marketing di 2026”.

Answer Engine Optimization (AEO) Sama Pentingnya dengan Search Engine Optimization (SEO)

Mau itu AEO, SEO, atau bahkan GEO, semuanya sama-sama penting untuk strategi meningkatkan visibilitas website teman-teman.

Lakukan optimasi menyeluruh untuk semua strategi tersebut, khususnya untuk bagian AEO.

Pasalnya, AEO merupakan tantangan baru yang harus dihadapi dengan teliti oleh para praktisi SEO.

Tetap prioritaskan konten untuk manusia dan lakukan content audit secara berkala supaya konten-konten lama dapat dioptimasi dengan baik.

Apabila teman-teman mempunyai pertanyaan terkait, silakan tuliskan di kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.

Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!

Referensi:

https://www.semrush.com/blog/answer-engine-optimization

Author

SEO Content Specialist, Median Digital Indonesia | Former SEO Content at Zenius, Hipwee, and Glints | SEO Enthusiast

Write A Comment