Ingin hasil SEO yang cepat tanpa harus merombak seluruh strategi? Solusinya adalah SEO quick win.
Ada beberapa SEO quick win yang bisa langsung teman-teman lakukan sekarang juga untuk melihat dampaknya lebih cepat.
Tanpa taktik yang rumit, waktu yang lama, atau biaya yang besar.
Langkah-langkah ini bisa membantu meningkatkan ranking, organic traffic, hingga performa SEO halaman website Anda secara menyeluruh.
Daftar Isi
- Apa itu SEOQuick Wins?
- Kriteria SEO Quick Win
- Daftar Praktik SEO Quick Wins Paling Mudah & Cepat Dilakukan
- Optimasi Title Tag dan Meta Description
- Update Konten Lama
- Perbarui Internal Linking
- Implementasi Breadcrumbs
- Implementasi Schema Markup Relevan
- Optimasi Page Speed Dasar (Resize/Compress Image, Convert Image to Webp, Cache)
- Perbaikan Eror Technical SEO Dasar (Fix Redirect, 404, Canonical)
- Hapus Iklan Pop-up yang Mengganggu
- Penutup
Apa itu SEOQuick Wins?
SEO quick win adalah tindakan optimasi yang relatif mudah dan cepat diterapkan namun memiliki potensi dampak positif yang signifikan.
Dengan menerapkan SEO quick wins ini, maka ranking dan performa website teman-teman berpotensi meningkat.
Kriteria SEO Quick Win
Karakteristik dari SEO quick wins antara lain:
- Dampak cepat (hitungan hari hingga minggu).
- Effort (upaya) yang minim hingga moderat.
- Hasil yang terukur (dengan dokumentasi yang rapi).
- Dan kemudahan eksekusi (tergantung skills masing-masing praktisi SEO).
Daftar Praktik SEO Quick Wins Paling Mudah & Cepat Dilakukan
Daftar praktik di bawah ini adalah bentuk dari pengalaman penulis dibarengi dengan referensi terpercaya lainnya.
Teman-teman bisa menyesuaikan berdasarkan pengalaman pribadi dan kondisi website saat ini.
Optimasi Title Tag dan Meta Description

Meta title tag dan description tag adalah salah satu faktor ranking yang penting.
Kedua elemen ini adalah hal pertama yang dilihat pengguna di SERP (Search Engine Results Page).
Jika judul yang teman-teman buat menarik dan relevan, maka CTR (Click-Through Rate) Anda akan meningkat.
Mulailah dengan memastikan meta title tidak lebih dari 60 karakter dan meta description tidak lebih dari 160 karakter.
Kemudian letakan target keyword di awal secara natural, dan cobalah untuk memasukkan elemen unik seperti angka, pertanyaan, atau karakter tertentu.
Gunakan alat SERP Simulator untuk melihat bagaimana tampilan judul halaman web Anda di Google.
Di WordPress, Anda sudah dapat fiturnya jika menggunakan plugin SEO gratis seperti Yoast, RankMath, atau AIOSEO.
Update Konten Lama
Konten punya life cycle (siklus hidup). Jika traffic sebuah artikel mulai turun, jangan biarkan saja.
Tambahkan informasi relevan terbaru, perbaiki visual, dan tautkan link ke artikel baru.
Google menyukai konten yang fresh dan relevan. Perkuat juga EEAT-nya dengan menambahkan pengalaman pribadi.
Penulis juga ingin mengingatkan teman-teman praktisi SEO untuk rutin membuka dan mengecek GSC (Google Search Console), GA (Google Analytics), atau SEO tools Anda, jangan dilakukan sebulan sekali saat mau membuat laporan.
Perbarui Internal Linking
Salah satu taktik yang sering dilupakan bahkan disepelekan oleh para praktisi SEO adalah internal linking.
Padahal jika dilakukan dengan benar, taktik ini berpotensi untuk meningkatkan performa dan authority (otoritas) dari halaman website Anda.
Cobalah untuk menghubungkan halaman tertentu yang performanya menurun atau stagnan dengan halaman relevan lama yang sudah punya otoritas tinggi.
Pastikan untuk menggunakan anchor text yang deskriptif, beritahu pengguna dan Google apa isi halaman yang Anda secara singkat, padat, jelas, dan tidak spam.
Selain dapat membantu proses found dan crawling, hal ini juga berpotensi meningkatkan PageRank halaman situs Anda.

Breadcrumbs membantu pengunjung (dan juga Google) memahami posisi sebuah halaman dalam struktur website Anda.
Selain membuat navigasi lebih nyaman, breadcrumbs juga bisa meningkatkan peluang munculnya featured snippet di hasil pencarian.
Implementasinya pun relatif mudah, tapi dampaknya cukup signifikan untuk pengalaman pengguna dan struktur SEO secara keseluruhan.
Di WordPress fitur breadcrumbs ini sudah built-in di Yoast, AIOSEO, atau RankMath.
Jika website dibuat dengan native programming (custom CMS), seperti biasa, teman-teman perlu bantuan tim developer web ya.
Implementasi Schema Markup Relevan

Google memiliki fitur rich results (hasil kaya).
Fitur rich results seperti rating bintang, harga, atau resep membuat hasil pencarian Anda lebih unik dan menarik di SERP Google.
Ini bukan hanya soal ranking, tapi soal visual authority di mata pengguna yang berpotensi meningkatkan CTR.
Langkah terbaik untuk membuat schema markup adalah:
- Gunakan format JSON-LD.
- Implementasikan pada halaman dengan performa terbaik terlebih dahulu.
- Pastikan schema relevan dengan konten halaman dan tidak eror.
Teman-teman bisa minta bantuan tim web developer untuk membuatnya.
Atau jika belum punya web developer sendiri, Anda bisa menggunakan tool gratis dari TechnicalSEO.com, Rank Ranger, hingga membuatnya secara manual di Schema.org.
Inti dari penerapan schema markup ini adalah untuk meningkatkan relevansi halaman web dan bukan hanya sekadar untuk memanipulasi SERP saja ya!
Optimasi Page Speed Dasar (Resize/Compress Image, Convert Image to Webp, Cache)
Tingkatkan kecepatan loading website dengan langkah praktis berikut:
- Gunakan plugin caching (LiteSpeed Cache, W3 Total Cache, WP Super Cache) untuk memberikan pengalaman browsing yang lebih cepat kepada pengguna.
- Konversi format gambar JPG/PNG Anda menjadi format Webp
- Kompres gambar sebelum diunggah ke website teman-teman.
- Jika menggunakan Elementor di WordPress, cobalah untuk mengkonversi Section dan Column menjadi Container Flex dan Grid.
- Minify JavaScript, CSS, dan HTML. Anda bisa menggunakan plugin Autoptimize.
Jika Anda bertanya “kenapa tidak memakai plugin optimasi gambar?”
Alasannya karena plugin yang terlalu banyak malah membebani performa website kita.
Penulis lebih suka melakukan convert dan kompres gambar secara manual, lagi pula effort-nya tidak sulit dan tidak lama.
Jika memungkinkan, hindari plugin all features seperti Jetpack, karena potensi conflict-nya cukup tinggi.
Perbaikan Eror Technical SEO Dasar (Fix Redirect, 404, Canonical)
Sebelum fixing masalah technical SEO yang lebih kompleks, ada baiknya teman-teman mengecek dulu fondasi teknis website.
Error seperti redirect yang salah, halaman 404 yang dibiarkan tanpa penanganan, atau tag canonical yang keliru sering kali luput dari perhatian, padahal dampaknya bisa langsung terasa pada performa website.
Coba bayangkan, Google ingin mengindeks halaman Anda, tapi justru “tersesat” karena dasar teknisnya bermasalah.
Dengan memperbaiki redirect yang tidak perlu, mengarahkan ulang halaman 404 ke halaman relevan yang bisa diakses, dan memastikan canonical sudah tepat, Anda sudah melakukan menerapkan SEO quick win yang sederhana tapi powerful.
Perbaiki juga redirect chain jika ada.
Gunakan bantuan GSC untuk mengeceknya, lihat di tab Indexing > pages.
Bisa juga menggunakan Ahrefs dan Semrush, atau alat SEO lainnya yang sedang Anda gunakan sekarang.
Hapus Iklan Pop-up yang Mengganggu
Sejak 2016, Google “menghukum” website yang memiliki iklan interstitial atau pop-up agresif di perangkat mobile.
Pastikan konten utama Anda (khususnya bagi blogger Adsense, dkk) mudah diakses tanpa harus menutup 3 ad windows ( jendela iklan) terlebih dahulu.
Penutup
SEO quick wins menawarkan dampak signifikan dengan upaya yang cukup rendah, tidak sulit untuk kebanyakan orang.
Oleh karena itu, teman-teman DailySEO ID bisa menjadikan ini sebagai komplemen strategi jangka panjang untuk memastikan website tidak hanya growth (tumbuh) secara agresif namun rentan terkena Google Penalty, melainkan performa yang lebih stabil, dan juga tetap mendapatkan “dorongan” yang diperlukan untuk mendominasi search engine.
Demikianlah tulisan mengenai apa itu SEO quick wins dan tips praktisnya ini, jika teman-teman memiliki pertanyaan silakan tuliskan di kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.
Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!
Referensi: