Progressive Web App (PWA) memang terkenal cepat dan user-friendly, tapi apakah sudah SEO-friendly?

Di sinilah Search Engine Optimization untuk PWA berperan.

Tanpa optimasi yang tepat, PWA bisa sulit di-crawl dan diindeks oleh search engine.

Pada artikel ini, DailySEO ID akan membahas bagaimana PWA SEO bekerja dan langkah penting agar Progressive Web App tetap optimal di mata Google sekaligus nyaman digunakan oleh audiens Anda.

Apa Itu Progressive Web App (PWA)?

Secara sederhana, Progressive Web App adalah perpaduan antara website biasa dan aplikasi mobile native.

PWA merupakan website yang dibangun dengan teknologi web modern, tetapi memiliki kapabilitas seperti aplikasi, seperti kemampuan diakses offline, push notification, dan kemampuannya untuk ditambahkan ke home screen pada perangkat yang digunakan oleh user.

Manfaat Progressive Web App

Manfaat utama yang akan teman-teman dapatkan ketika menerapkan PWA adalah:

  • Reliable (dapat diandalkan): Bisa bekerja dan berfungsi bahkan dalam kondisi jaringan internet yang buruk atau tanpa internet sama sekali dikarenakan adanya service worker.
  • Fast (cepat): Memuat konten dengan sangat cepat dan responsif.
  • Engaging (menarik): Memberikan pengalaman pengguna yang imersif dan mirip aplikasi, memungkinkan adanya peningkatan interaksi lebih lanjut di dalam website.

Bagaimana PWA Mendukung SEO dan Sebaliknya?

Hubungan antara PWA dan SEO sangat erat karena benefit yang dihadirkan oleh PWA selaras dengan apa yang dibutuhkan oleh search engine seperti Google.

Kecepatan Loading dan Dampaknya pada Core Web Vitals

Google sangat menekankan kecepatan halaman sebagai salah satu faktor ranking di Google.

PWA, dengan kemampuannya untuk caching aset dan pemuatan instan, secara signifikan meningkatkan page speed, yang merupakan faktor kunci dalam metrik Core Web Vitals (CWV) seperti Largest Contentful Paint (LCP) dan First Input Delay (FID).

Peningkatan User Experience (UX) dan Ranking Signal

UX adalah salah satu prioritas utama PWA dan Google sendiri menggunakan sinyal pengalaman pengguna sebagai faktor peringkatnya.

PWA yang cepat, responsif, dan mudah digunakan mengirimkan sinyal positif ke search engine, yang berpotensi meningkatkan ranking website teman-teman di SERP (Search Engine Results Page).

PWA sebagai Solusi Terhadap Website yang Berfokus pada User

Google telah mengutamakan website yang memberikan pengalaman terbaik bagi penggunanya.

Baca Juga:  Mengenal Taksonomi Website, Dampaknya Bagi SEO, dan Cara Mengoptimasinya

PWA dengan prinsip desain mobile-first dan performanya yang tinggi adalah manifestasi sempurna dari filosofi ini.

Tips Strategi SEO untuk PWA yang Efektif

Untuk memastikan kinerja PWA teman-teman optimal, ada beberapa praktik SEO terbaik yang harus Anda terapkan, yaitu:

Struktur URL dan Navigasi yang Mudah Dimengerti dan Diakses

Teman-teman praktisi SEO perlu memastikan URL PWA mudah dibaca, deskriptif, dan konsisten.

Gunakan struktur URL yang bersih dan hierarki situs yang jelas.

Contoh struktur URL yang direkomendasikan:

https://www.dailyseo.id/education/seo-fundamental-course/

Contoh struktur URL yang tidak direkomendasikan:

https://www.domainanda.com/education/seo-fundamental-course/page=1234$

Struktur URL yang baik dan jelas memungkinkan bot crawler Google memahami konten Anda dan mengindeksnya dengan lebih baik dan juga efisien.

Navigasi juga harus jelas dan usahakan intuitif, hal ini dilakukan untuk meningkatkan user experience, yang secara tidak langsung mendukung performa SEO secara berkelanjutan.

Optimasi Konten untuk PWA

Teman-teman perlu catat, meskipun PWA punya keunggulan teknis, tapi istilah konten tetaplah raja masih berlaku.

Cobalah aplikasikan keyword yang relevan secara natural di dalam teks, judul, dan subjudul tanpa berlebihan dan dibuat-buat.

Pastikan juga setiap halaman memiliki meta tag seperti title dan meta description yang menarik dan unik.

Gunakan heading tags mulai dari H1, H2, H3, dst dengan benar untuk struktur konten yang logis, agar Google semakin mudah mengurai topik utama di dalam halaman Anda.

Konfigurasikan File Manifest dan Service Worker dengan Benar

File manifest.json adalah komponen vital PWA yang mendefinisikan tampilan PWA Anda saat ditambahkan ke home screen, termasuk nama, ikon, tema warna, dan URL awal.

Pastikan file ini valid dan terkonfigurasi dengan benar agar pengguna dapat dengan mudah “menginstal” PWA teman-teman.

Selanjutnya mengenai service worker yang berjalan di latar belakang, mengelola caching, push notification, dan fungsionalitas offline.

Konfigurasi service worker yang efektif sangat penting untuk speed dan reliability PWA Anda.

Jadi pastikan keduanya dikonfigurasi dengan baik dan benar, atau teman-teman bisa konsultasi dengan tim web developer.

Memastikan Penerapan Website Security (HTTPS) 

HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) adalah mutlak untuk PWA.

PWA tidak dapat berfungsi tanpa koneksi yang aman (HTTPS), dan Google sudah sedari lama menjadikan HTTPS sebagai sinyal ranking-nya.

Implementasikan sertifikat SSL/TLS untuk seluruh website yang teman-teman kelola guna melindungi data pengguna dan membangun kepercayaan terhadap mereka.

Karena SEO bukan hanya tentang ranking, tapi juga rasa trust yang dirasakan oleh audiens kita.

Menerapkan Server-Side Rendering (SSR) atau Prerendering

Googlebot mampu merender JavaScript, tetapi ini bisa memakan waktu dan resource (sumber daya) yang tinggi.

Untuk memastikan konten dinamis Anda terindeks dengan cepat dan benar, pertimbangkan untuk menerapkan server-side rendering atau prerendering.

Metode ini bisa mengubah konten JavaScript menjadi HTML statis sebelum disajikan ke crawler dan memastikan semua konten penting dapat terlihat dan terbaca sejak awal loading.

Gunakan Google Search Console untuk Memantau Performa PWA Anda

Google Search Console (GSC) adalah rekan terbaik dan gratis dari Google untuk para SEO Specialist.

Baca Juga:  Google Bakal Deindex Website yang Terlalu Downtime!

Teman-teman bisa menggunakan coverage report (laporan cakupan) pada PWA Anda untuk melihat halaman mana yang diindeks, mana yang memiliki masalah, beserta penyebab-penyebabnya.

Gunakan URL Inspection Tool (alat Inspeksi URL) untuk debugging masalah spesifik dari suatu halaman.

Hindari Masalah Indexing Umum pada PWA

Seperti yang telah dituliskan di sebelumnya, PWA ini memiliki fitur yang dibutuhkan oleh search engine dan para praktisi SEO.

Namun pengaplikasiannya tidak sesederhana kelihatannya, oleh karena itu silakan diskusikan hal-hal di bawah ini bersama tim web developer Anda.

  • Kesalahan Penanganan Rute: Pastikan setiap URL memiliki konten yang unik dan tidak ada infinite scroll yang “menyembunyikan” konten dari bot crawler.
  • Canonical URL: Gunakan canonical tag dengan benar untuk menghindari masalah duplicate content jika PWA Anda memiliki beberapa versi URL untuk halaman yang sama.
  • Crawler Accessibility: Pastikan tidak ada file robots.txt yang secara tidak sengaja memblokir akses crawler ke file JavaScript, CSS, atau resource penting lainnya.
  • Lakukan Mobile-Friendly Test: Gunakan tool seperti Pagespeed Insight atau Mobile-Friendly Test kesayangan Anda untuk memastikan PWA sepenuhnya responsif dan mudah digunakan di mobile device (perangkat seluler).

Implementasi Schema Markup

Implementasikan schema markup (structured data) untuk membantu Google memahami konteks konten Anda dengan lebih baik.

Selain itu, penerapan structured data juga berpotensi menghasilkan rich snippets di SERP Google, meningkatkan visibilitas dan click-through rate (CTR) website Anda.

Contoh implementasi pada PWA meliputi Schema Article untuk blog, Product untuk e-commerce, atau Local Business untuk bisnis lokal.

Teman-teman bisa mengenali macam jenis schema markup lebih dalam di artikel berikut:

Jenis Schema Markup dan Manfaatnya Untuk SEO

Penutup

Pada akhirnya, PWA dan SEO bukanlah dua hal yang saling bertentangan, tapi bisa saling menguatkan.

Dengan strategi SEO untuk PWA yang tepat, teman-teman bisa mendapatkan aplikasi yang cepat, ramah pengguna, sekaligus mudah ditemukan di search engine.

Penerapan PWA ini tidak hanya keren secara teknologi, tetapi juga kuat dari sisi visibilitas dan performa SEO website di hasil pencarian search engine.

Demikianlah tulisan mengenai SEO untuk Progressive Web App ini, jika teman-teman memiliki pertanyaan silakan tuliskan di kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.

Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!

Referensi:

https://developer.mozilla.org/en-US/docs/Web/Progressive_web_apps

https://developers.google.com/search/docs/appearance/structured-data/intro-structured-data?hl=id

https://www.shopify.com/blog/pwa-seo

https://www.mobiloud.com/blog/pwa-seo

Dapatkan berita terbaru seputar SEO Gratis!
Subscribe Sekarang!

Author

I began my SEO journey in 2017 and deepened my expertise in 2019. Since then, I’ve managed SEO for Farmaku.com, DokterSehat.com, and Impulse Digital Agency, while also contributing to DailySEO ID. Now, as a full-time freelancer, I focus on helping B2B companies improve their search visibility and achieve their goals.

Write A Comment