Guna meningkatkan visibilitas website, salah satu cara yang dipraktikkan oleh praktisi SEO Specialist yaitu membangun backlink.
Saat mendapatkan backlink yang berkualitas, otomatis website teman-teman mendapatkan kepercayaan yang tinggi dari Google dan user.
Namun, di balik proses backlink yang selama ini Anda jalankan, ada satu istilah yang mungkin cukup familiar di telinga teman-teman, yaitu referring domain.
Kalau mendengar istilahnya pertama kali, mungkin teman-teman beranggapan bahwa tidak ada bedanya antara backlink dan referring domain.
Benarkah demikian? Mari kita kupas tuntas dalam artikel ini!
Daftar Isi
Apa itu Referring Domain?
Sederhananya, backlink adalah link yang diterima oleh sebuah website dari situs web lain.
Sedangkan, referring domain adalah situs web yang memberikan backlink tersebut.
Jika dianalogikan, backlink merupakan ikan yang dikirim ke pasar-pasar dan referring domain merupakan nelayan yang memberikan ikan-ikan tersebut.
Contoh sederhananya, DailySEO ID merupakan website media yang berbicara mengenai SEO.
Dalam artikelnya, DailySEO ID membicarakan tentang “information gain” dan memberikan backlink yang mengarah ke beberapa situs web SEO seperti SEMrush dan Backlinko.
Alhasil, DailySEO ID merupakan referring domain yang memberikan backlink SEMrush dan Backlinko.
Dalam praktiknya, referring domain bisa memberikan satu atau lebih backlink ke situs web lain.
Kenapa Referring Domain Penting untuk SEO?
Referring domain mempunyai peranan penting dalam strategi SEO Anda karena membantu meningkatkan visibilitas organik website teman-teman di SERP (Search Engine Result Page).
Secara umum, Google menganggap referring domain sebagai sebuah indikator kualitas sebuah situs web.
Apabila situs web teman-teman mendapatkan backlink dari domain yang mempunyai kualitas tinggi, maka hal tersebut akan menjadi nilai plus di mata Google dan situs web Anda berpotensi mendapatkan peringkat terbaik di SERP Google.
Otomatis, hal tersebut akan membantu Anda mendapatkan organic traffic dalam jumlah yang besar.
Hal ini didukung dengan adanya riset dari SEMrush.
Menurut studinya, halaman yang menempati ranking 1 di Google rata-rata memiliki lebih dari 200 referring domain.
Sementara itu, halaman yang menempati ranking 10 rata-rata memiliki kurang dari dari 80 referring domain.
Ini menunjukkan bahwa referring domain mempunyai peranan penting dalam strategi SEO teman-teman.
Apa Indikasi Referring Domain yang Punya Kualitas Tinggi?
Membangun backlink sebanyak-banyaknya bukan berarti akan memberikan pengaruh yang bagus terhadap kinerja SEO teman-teman.
Oleh karena itu, ketika Anda mendapatkan backlink, pastikan Anda mulai melakukan pengecekan ulang perihal asal referring domain-nya.
Backlink yang berkualitas di mata Google yaitu backlink yang berasal dari nilai referring domain yang tinggi dan relevan dengan situs web Anda.
Lalu, seperti apa referring domain yang berkualitas?
Referring domain berkualitas yaitu domain yang mempunyai kredibilitas tinggi, populer, dan punya value yang tinggi dalam niche-nya.
Ketika teman-teman mendapatkan backlink dari referring domain berkualitas, maka hal tersebut akan memberikan pengaruh yang besar terhadap performa SEO Anda.
Lain cerita jika backlink yang Anda dapatkan datang dari referring domain dengan kualitas rendah.
Bisa jadi hal tersebut tidak berpengaruh apa-apa terhadap performa SEO Anda.
Lalu, bagaimana cara kita tahu kalau referring domain tersebut berkualitas? Teman-teman bisa mengecek authority score-nya melalui tools SEMrush.

Contohnya, Halodoc merupakan situs YMYL yang memegang niche di bidang kesehatan.
Jika kita lihat authority score-nya melalui SEMrush, website tersebut memiliki nilai yang sangat tinggi yaitu 91 dan memegang title Industry leader.
Langkah ini bisa teman-teman lakukan saat melakukan analisis backlink dengan melihat skor referring domain yang memberikan backlink ke website Anda.
Bagaimana Cara Cek Referring Domain?
Teman-teman penasaran website mana saja yang memberikan referring domain ke website yang Anda miliki/kelola?
Perihal ini, Anda bisa mengeceknya lewat dua opsi, yaitu Google Search Console (gratis) dan tools berbayar seperti Ahrefs, SEMrush, dan lain-lain.
Untuk kasus ini, saya akan memaparkannya lewat GSC dan SEMrush karena kebetulan saat ini saya memakai SEMrush.
1. Cek Referring Domain via Google Search Console (GSC)
- Buka akun Google Search Console Anda.
- Pada bagian dashboard kiri, klik “Links” kemudian pilih klik “More” pada “Top linking sites”.

- Setelah itu, Anda akan disajikan tampilan website mana saja yang menjadi referring domain ke website teman-teman.

- Untuk mengetahui halaman mana saja yang diberikan backlink, Anda tinggal klik pilihan website di bawahnya, lalu tampilannya akan seperti ini.

2. Cek Referring Domain via SEMrush
- Login akun SEMrush teman-teman.
- Klik “Backlinks” pada dashboard kiri, kemudian masukkan website teman-teman.
- Setelah itu klik “Referring Domain” dan nantinya akan ditampilkan daftar website referring domain.

Tips/Strategi untuk Meningkatkan Jumlah Referring Domain
Dalam hal ini, kuantitas saja tidak cukup, Anda juga perlu membangu kualitas supaya backlink yang datang relevan dengan niche Anda sehingga tidak dianggap toxic backlink oleh Google.
Oleh karena itu, berikut ada beberapa tips yang bisa teman-teman aplikasikan guna membangun kualitas dan meningkatkan jumlah referring domain:
Identifikasi Sumber Backlink yang Datang
Hal ini penting untuk membangun referring domain yang berkualitas. Identifikasi apa saja website yang memberikan backlink ke situs web Anda.
Jika ada yang relevan niche-nya, Anda bisa hubungi lagi untuk bangun kerja sama yang lebih lagi kedepannya.
Optimasi Link yang Tidak Relevan
Mulai luangkan waktu Anda untuk mengidentifikasi backlink yang tidak relevan dengan niche website Anda, kemudian ganti dengan situs web yang lebih relevan.
Buat Konten yang Berkualitas untuk User
Jadikan website Anda sumber informasi yang kredibel bagi user serta website lain, bisa dengan hasil studi, riset, atau hasil dari pengalaman sendiri.
Dengan begitu, website lain akan dengan sukarela memberikan backlink ke website Anda.
Identifikasi Referring Domain kompetitor
Mengetahui referring domain dari kompetitor akan membantu Anda dalam membuat strategi yang tepat dalam membangun backlink yang relevan dan berkelanjutan kedepannya.
Teman-teman bisa baca artikel Cara Mengecek Backlink Website Sendiri dan Kompetitor untuk mengetahui langkah-langkahnya.
Akhir kata, jika teman-teman memiliki pertanyaan silakan tuliskan di kolom komentar di bawah atau bisa gabung ke grup Telegram DailySEO ID di sini.
Teman-teman juga bisa ajukan topik selanjutnya untuk kami bahas! Jika ingin belajar SEO dari ahlinya, yuk belajar di course-nya DailySEO ID!
Sumber: